Mobil listrik yang baru saja diluncurkan oleh produsen asal Tiongkok, Geely EX2, langsung diuji dalam perjalanan jauh.
Media drive kali ini mengajak Geely EX2 ke Kebun Raya Cibodas, Cianjur, Jawa Barat, pada Senin dan Selasa (2/3). Perjalanan dimulai dari dealer Geely Fatmawati, Jakarta Selatan, lalu melalui jalan tol menuju Cibodas via jalur Puncak.
Dengan mode mengemudi yang tersedia yaitu sport, membuat respons mobil dengan penggerak roda belakang (RWD) ini semakin cepat. Kapasitas baterai mencapai 40,8 kWh dengan jenis LFP, yang klaimnya mampu menempuh jarak hingga 395 kilometer (NEDC).

“Dengan tiga mode berkendara Eco, Comfort, dan Sport, memberikan fleksibilitas untuk menyesuaikan performa sesuai gaya berkendara dan kondisi jalan,” ujar Constantinus Herlijoso, Sales & Channel Development Director Geely Auto Indonesia.

Perjalanan dimulai dengan baterai terisi penuh, total jarak yang ditempuh sekitar 88,3 kilometer. Kecepatan rata-rata saat mengemudi Geely EX2 ini adalah 39 kilometer per jam. Konsumsi listrik selama perjalanan mencapai sekitar 17,5 kWh atau 43 persen, sementara 57 persen sisanya ditampilkan di MID mobil.
Jika dikonversikan ke biaya, hanya sekitar Rp 43.155 jika harga pengisian baterai di SPKLU sebesar Rp 2.466 per kWh.

Mobil yang digunakan selama perjalanan adalah Geely EX2 tipe Max. Geely EX2 Max ini juga sudah dilengkapi dengan 12 fungsi ADAS. Transparent chassis view memungkinkan pengemudi melihat area di sekitar kendaraan hingga ke bawah bodi, memberikan kemudahan ekstra saat parkir atau melintas di jalan sempit.
Soal baterai, baik Geely EX2 Pro maupun Max sama-sama menggunakan kapasitas baterai yang disebutkan di atas.
Selama berada di dalam area Cibodas, Geely EX2 ini juga diajak melewati jalan yang terendam air, jalan zigzag, dan speed bump.
Oh iya, semua Geely EX2 yang dijual di Indonesia sudah dirakit lokal di PT Handal Indonesia Motor (HIM) Purwakarta, Jawa Barat.







