Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Ribu Guru Honorer Kaltim Tak Punya Status, Sekolah Bergantung Dana BOSP

    9 Februari 2026

    Ramalan Shio Ayam Hari Ini: Ide, Keuangan, Karier, Kehidupan Pribadi, Pesan

    9 Februari 2026

    Kasus Suap Jerat Kepala PN Depok dan Wakilnya

    9 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 9 Februari 2026
    Trending
    • Ribu Guru Honorer Kaltim Tak Punya Status, Sekolah Bergantung Dana BOSP
    • Ramalan Shio Ayam Hari Ini: Ide, Keuangan, Karier, Kehidupan Pribadi, Pesan
    • Kasus Suap Jerat Kepala PN Depok dan Wakilnya
    • Tantangan kredit digital menguji OJK, ini tanggapannya
    • Kemiskinan Sumbar turun, tapi jumlah penduduk miskin di desa meningkat
    • Rincian Kalender 2026: Tanggal Merah dan Cuti Bersama Sesuai SKB 3 Menteri
    • Batas Investasi Saham Naik Jadi 20%, OJK Dorong Dana Pensiun dan Asuransi Masuk LQ45
    • Pandji Pragiwaksono Diperiksa, Ini Alasan Pilih Judul Mens Rea
    • Penilaian Terbaru Moody’s dan S&P Soroti Kebijakan RI dan Defisit APBN
    • Banyak Peserta BPJS Kesehatan PBI JK Dinonaktifkan, Ini Penjelasan Pemkot Depok Jawa Barat
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Ekonomi»Penilaian Terbaru Moody’s dan S&P Soroti Kebijakan RI dan Defisit APBN

    Penilaian Terbaru Moody’s dan S&P Soroti Kebijakan RI dan Defisit APBN

    adm_imradm_imr9 Februari 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Perubahan Outlook Kredit Indonesia oleh Moody’s dan S&P

    Pada awal tahun 2026, dua lembaga pemeringkat kredit internasional yaitu Moody’s Ratings dan S&P Global Ratings mengeluarkan outlook terbaru terhadap Indonesia. Peringatan ini muncul sebagai respons terhadap kebijakan makroekonomi dan fiskal di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang memicu kekhawatiran terkait stabilitas ekonomi.

    Moody’s Mengubah Outlook dari ‘Stable’ ke ‘Negative’

    Moody’s Ratings mengumumkan perubahan outlook terhadap rating Indonesia dari kategori ‘stable’ menjadi ‘negative’. Meskipun demikian, peringkat Indonesia tetap dipertahankan di level Baa2, yang berarti surat utang jangka panjang pemerintah masih termasuk dalam kategori investment grade.

    Perubahan ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:
    * Kebijakan Pemerintah yang Tidak Prediktabilitas: Moody’s menilai bahwa kebijakan pemerintah semakin sulit diprediksi, sehingga dapat mengurangi efektivitas kebijakan dan melemahkan tata kelola.
    * Komunikasi Kebijakan yang Kurang Efektif: Ketidakjelasan komunikasi kebijakan meningkatkan risiko kredibilitas di kalangan investor, yang juga tercermin dalam volatilitas pasar keuangan dan valuta asing.
    * Risiko Fiskal: Moody’s mengkritik penggunaan belanja pemerintah untuk mendorong pertumbuhan, yang dibarengi dengan basis penerimaan yang rendah. APBN 2025 ditutup dengan defisit sebesar 2,92% terhadap PDB, lebih tinggi dari target yang ditetapkan di UU yakni 2,53%.

    Selain itu, Moody’s juga menyampaikan kekhawatiran terhadap arah pembiayaan, tata kelola, dan investasi sovereign wealth fund (SWF) baru, yaitu Danantara. Meski Danantara baru saja didirikan, agenda ambisiusnya memberikan tekanan pada tata kelola dan operasi superholding BUMN tersebut.

    Outlook Stabil dari S&P

    Di sisi lain, S&P Global Ratings menyatakan bahwa prospek peringkat utang Indonesia tetap stabil. Namun, lembaga ini memberikan peringatan keras terkait risiko pelemahan posisi fiskal.

    • Indikator Risiko Fiskal: S&P merinci bahwa indikator risiko fiskal bisa dilihat dari dua hal utama:
    • Jika utang pemerintah secara umum meningkat lebih dari 3% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) setiap tahunnya.
    • Jika beban pembayaran bunga utang melampaui 15% dari total pendapatan negara secara konsisten.

    Meski begitu, S&P tidak memperkirakan dampak negatif signifikan terhadap kinerja ekonomi dan fiskal Indonesia selama pemerintah mampu merespons situasi dan memitigasi dampak terhadap kepercayaan investor.

    Kondisi Ekonomi dan Kebijakan Moneter

    Moody’s menilai bahwa ketahanan ekonomi domestik tetap menjadi fondasi utama dalam mempertahankan peringkat Baa2. Pertumbuhan ekonomi diperkirakan tetap stabil sekitar 5% dalam jangka pendek maupun menengah, dengan defisit fiskal di bawah 3% terhadap PDB.

    Selain itu, kebijakan moneter diharapkan tetap mendukung stabilitas harga, sementara kehati-hatian pengelolaan fiskal diyakini dapat mempertahankan beban rasio utang pemerintah terhadap PDB.

    Kesimpulan

    Baik Moody’s maupun S&P memberikan peringatan terkait tantangan yang dihadapi Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi dan fiskal. Meskipun ada penurunan outlook dari Moody’s, keduanya tetap melihat potensi pertumbuhan ekonomi yang kuat, meskipun dengan basis ekspor dan pendapatan fiskal yang relatif sempit. Pemerintah akan diuji dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan stabilitas fiskal.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Ramalan Shio Ayam Hari Ini: Ide, Keuangan, Karier, Kehidupan Pribadi, Pesan

    By adm_imr9 Februari 20260 Views

    Tantangan kredit digital menguji OJK, ini tanggapannya

    By adm_imr9 Februari 20260 Views

    Batas Investasi Saham Naik Jadi 20%, OJK Dorong Dana Pensiun dan Asuransi Masuk LQ45

    By adm_imr9 Februari 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Ribu Guru Honorer Kaltim Tak Punya Status, Sekolah Bergantung Dana BOSP

    9 Februari 2026

    Ramalan Shio Ayam Hari Ini: Ide, Keuangan, Karier, Kehidupan Pribadi, Pesan

    9 Februari 2026

    Kasus Suap Jerat Kepala PN Depok dan Wakilnya

    9 Februari 2026

    Tantangan kredit digital menguji OJK, ini tanggapannya

    9 Februari 2026
    Berita Populer

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    Kabupaten Malang 6 Februari 2026

    Kabupaten Malang– Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang menggeledah Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten…

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026

    Kabar Transfer: AC Milan Beralih dari Vlahovic ke Striker Nomor 9

    9 Februari 2026

    Dengan tren positif, PSMS Medan incar poin di kandang Garudayaksa FC

    1 Februari 2026
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?