Peringatan Dini Cuaca di Sulawesi Utara, 9 Maret 2026
BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) memberikan informasi peringatan dini cuaca untuk beberapa wilayah di Sulawesi Utara pada hari Senin, 9 Maret 2026. Berdasarkan data terbaru, potensi hujan sedang hingga lebat akan menghiasi sejumlah daerah di wilayah tersebut.
Pada pukul 17:49 WITA, kondisi cuaca di Manado, khususnya di jalan A A Maramis, Kairagi Dua, Mapanget, terlihat berawan. Informasi ini menjadi bagian dari upaya BMKG dalam memberikan peringatan dini kepada masyarakat agar dapat mempersiapkan diri menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu.
BMKG adalah lembaga pemerintah non-kementerian (LPNK) Indonesia yang bertugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika. Tugas utamanya mencakup pengumpulan data, analisis, serta penyampaian informasi mengenai kondisi cuaca dan bencana alam.
Dalam laporan terbaru, BMKG Sulut membagi wilayah-wilayah yang terdampak menjadi tiga kategori, yaitu waspada, siaga, dan awas. Wilayah Sulawesi Utara masuk dalam kategori waspada karena potensi hujan sedang hingga lebat.
Berikut adalah daftar daerah yang masuk dalam kategori waspada:
- Level Waspada
- Bolaang Mongondow
- Bolaang Mongondow Timur
- Bolaang Mongondow Utara
Bolaang Mongondow Selatan
Level Siaga
Tidak Ada
Level Awas
Tidak Ada
Peringatan Dini Angin Kencang
- Tidak Ada
Potensi Dampak dari Peringatan Dini
Setiap level memiliki risiko dan dampak yang berbeda. Berikut penjelasannya:
Level Waspada
Dampak yang mungkin terjadi termasuk genangan air, luapan sungai, dan longsor yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.Level Siaga
Potensi banjir, banjir bandang, dan longsor yang lebih besar dapat memengaruhi aktivitas masyarakat, layanan publik, dan infrastruktur.Level Awas
Dampak yang lebih parah seperti banjir dan longsor bisa menyebabkan gangguan signifikan terhadap layanan publik, kerusakan infrastruktur, serta risiko terhadap keselamatan masyarakat.
Tugas dan Fungsi BMKG
BMKG memiliki status sebagai Lembaga Pemerintah Non Departemen (LPND) yang dipimpin oleh seorang Kepala Badan. Tugas utama BMKG adalah melaksanakan tugas pemerintahan di bidang meteorologi, klimatologi, kualitas udara, dan geofisika sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Fungsi-fungsi BMKG mencakup:
- Perumusan kebijakan nasional dan kebijakan umum di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika.
- Perumusan kebijakan teknis di bidang tersebut.
- Koordinasi kebijakan, perencanaan, dan program di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika.
- Pelaksanaan, pembinaan, dan pengendalian observasi, pengolahan data, dan informasi.
- Pelayanan data dan informasi di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika.
- Penyampaian informasi dan peringatan dini kepada instansi dan masyarakat terkait bencana alam.
- Pelaksanaan kerja sama internasional di bidang tersebut.
- Pelaksanaan penelitian, pengkajian, dan pengembangan di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika.
- Pengelolaan instrumen, kalibrasi, dan jaringan komunikasi.
- Pelaksanaan pendidikan dan pelatihan di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika.
- Pengelolaan data dan administrasi di lingkungan BMKG.
- Pengelolaan barang milik negara yang menjadi tanggung jawab BMKG.
- Pengawasan atas pelaksanaan tugas di lingkungan BMKG.
- Penyampaian laporan, saran, dan pertimbangan di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika.
BMKG dikoordinasikan oleh Menteri yang bertanggung jawab di bidang perhubungan.
Informasi Lebih Lanjut
Untuk mendapatkan update terbaru tentang berita dan informasi cuaca, masyarakat dapat mengikuti saluran WhatsApp Tribun Manado atau mengakses Google News Tribun Manado.







