Persebaya Surabaya Kembali Terpuruk, Kekalahan 1-5 dari Borneo FC
Persebaya Surabaya kembali menunjukkan performa yang tidak memuaskan dalam laga pekan ke-25 Super League 2025/2026. Tim berjuluk Bajul Ijo harus menerima kekalahan telak dengan skor 1-5 dari tuan rumah Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (7/3/2026) malam. Hasil ini menjadi pukulan berat bagi Persebaya yang sebelumnya berada di posisi lima klasemen sementara.
Dominasi Borneo FC dalam Laga
Statistik pertandingan menunjukkan bahwa Borneo FC tampil sangat dominan sejak menit awal hingga akhir. Mereka berhasil menguasai bola hingga 67 persen dan mencatatkan total 19 tendangan, dengan 10 di antaranya tepat sasaran. Sementara itu, Persebaya hanya mampu mencatatkan penguasaan bola sebesar 33 persen, serta 13 tendangan yang hanya empat di antaranya mengarah ke gawang.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengakui bahwa timnya kalah kualitas dalam pertandingan ini. Menurutnya, Borneo FC tampil lebih agresif dan mampu memberikan solusi permainan yang efektif selama pertandingan.
“Hari ini, Borneo menunjukkan permainan tanpa bola yang baik. Mereka mencoba untuk agresif, intens, memenangkan duel, memberikan banyak umpan, dan solusi kepada para pemain,” ujar Bernardo Tavares setelah pertandingan.
Rincian Gol dalam Pertandingan
Borneo FC mampu mencetak lima gol dalam pertandingan ini, sementara Persebaya hanya mampu merobek gawang lawan sekali. Berikut rincian pencetak gol:
- Juan Villa: Menit 15 dan menit 59 (Borneo FC)
- Mariano Peralta: Menit 62 (Borneo FC)
- Koldo Obieta: Menit 68 (Borneo FC)
- Leo Lelis: Menit 72 (Persebaya)
- Marcos Astina: Menit 90+4 (Borneo FC)
Meski telah melakukan analisis melalui rekaman video, Bernardo Tavares mengakui bahwa timnya gagal menjalankan strategi yang telah dipersiapkan.
“Kami melihat video pertandingan mereka. Kami coba untuk berlatih, tetapi hari ini sayangnya kami tidak dapat memberikan yang terbaik,” tambahnya.
Evaluasi dan Harapan dari Kapten Tim
Kekecewaan juga disampaikan oleh kapten Persebaya, Bruno Moreira. Ia menyebut hasil ini di luar ekspektasi tim. “Pertandingan yang sangat tidak biasa dari Persebaya. Kami datang ke sini untuk mendapatkan tiga poin dan tentu saja kami tidak menyangka akan kebobolan lima gol dan hanya mencetak satu gol,” ujarnya.
Moreira berharap hasil buruk ini bisa segera dievaluasi agar tim bisa tampil lebih solid pada laga-laga berikutnya. “Yang bisa kami lakukan sekarang adalah menganalisis kesalahan kami selama pertandingan, dan mencoba memperbaikinya dan menjadi lebih baik di masa depan,” pungkasnya.
Perubahan Posisi di Klasemen
Akibat kegagalan meraih poin dalam pertandingan ini, Persebaya harus rela turun ke posisi keenam klasemen sementara dengan koleksi 39 poin. Mereka digeser oleh Persita Tangerang yang kini mengantongi 41 poin setelah menang 4-1 atas Madura United.
Persebaya kini harus segera bangkit dan memperbaiki performa mereka jika ingin kembali bersaing di papan atas klasemen. Dengan laga-laga berikutnya yang semakin ketat, tim asal Surabaya ini membutuhkan evaluasi menyeluruh dan peningkatan konsistensi dalam berbagai aspek.







