Persija Jakarta Kembali Tumbang di Kandang
Pertandingan antara Persija Jakarta melawan Arema FC dalam laga match day ke-20 Super League 2025/2026 berakhir dengan skor 0-2 untuk kemenangan Arema FC. Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Minggu, 8 Februari 2026, menjadi momen pahit bagi The Jakmania, pendukung setia Persija Jakarta.
Dua gol kemenangan Arema FC dicetak oleh Gabi alias Gabriel Silva. Gol pertama tercipta pada menit ke-82 setelah ia melakukan solo run dan berhasil menjebol gawang Persija Jakarta. Gol kedua terjadi di akhir pertandingan setelah wasit mengesahkan gol tersebut setelah mengecek ulang via VAR.
Kritik dari The Jakmania
Setelah kekalahan ini, The Jakmania langsung menyampaikan kritik terhadap performa Persija Jakarta. Mereka menyoroti aktivitas transfer klub di bursa putaran kedua musim 2025/2026. Meskipun Persija Jakarta mendatangkan beberapa pemain anyar seperti Shayne Pattynama, Jean Mota, hingga Mauro Zijlstra, para pemain tersebut justru tidak dimainkan dalam laga ini.
Beberapa komentar dari penggemar Persija Jakarta antara lain:
- “Pemain padahal banyak yang bagus-bagus, udah dibeli, tapi gak dipakai di momen kayak tadi,”
- “Lu beli pemain cuma lu gak percaya, yah itu marcio sosa,”
- “Terus terang Ja beda maennya kaya putaran pertama. Kebanyak ganti pemain jadi adaptasi lagi dari 0,”
- “#MAURICIOSOUZAOUTTTT,”
- “Harus diakui 2 pertandingan terakhir mainnya kureng, temponya turun ngga kayak sebelumnya. bangkit can!!!,”
- “Beli mauro buat apa si? ngandelin gustavo mulu ni?,”
- “Main sama pemain yang dimainin itu aja? Guna pelatih dipinggir lapangan apa ja? Sama sekalian pemain baru kenapa ga dimainin?,”
Jalannya Laga
Babak Pertama
Arema FC memberikan ancaman di menit-menit awal lewat serangan balik yang diinisiasi Dalberto. Dalberto menusuk dari sisi sayap dan masuk ke dalam kotak penalti Persija Jakarta serta menendang bola ke gawang Tim Macan Kemayoran. Namun sepakan Dalberto tersebut berhasil ditepis Carlos Eduardo.
Pada menit ke-9, Hansamu Yama memiliki peluang emas setelah menanduk bola setelah memanfaatkan second ball. Beruntung ada Rizky Ridho yang tampil sigap dan membuang peluang emas milik Hansamu Yama tersebut.
Gabriel Silva mencoba melepaskan tendangan cut inside di dalam kotak penalti Persija Jakarta pada menit ke-18. Tendangannya on target tetapi berhasil diamankan oleh Carlos Eduardo.
Pada menit ke-20, Gustavo Almeida mendapat peluang emas di depan gawang Arema FC setelah menerima umpan dari rekannya. Saat berhadapan satu lawan satu dengan kiper, Gustavo Almeida melesatkan tendangan keras tapi mampu ditepis Adi Satryo.
Persija Jakarta mendapat peluang emas dari tendangan bebas di sisi kiri pertahanan Arema FC setelah Maxwell Souza dilanggar Iksan Lestaluhu pada menit ke-27. Sayang, Witan Sulaeman yang menjadi eksekutor melesatkan tendangan terlampau tinggi dan gagal diterima rekan-rekannya.
Babak Kedua
Pada menit ke-47, Joel Vincius memiliki peluang emas saat berhadapan satu lawan satu dengan Carlos Eduardo. Joel Vincius melesatkan tendangan keras tetapi berhasil ditepis Carlos Eduardo.
Persija Jakarta mendapat peluang emas pertamanya di babak kedua ketika laga memasuki menit ke-50. Fabio Calonego melesatkan tendangan keras dari situasi free kick tetapi melambung tipis di atas mistar gawang Carlos Eduardo.
Witan Sulaeman mendapat ruang sangat terbuka di dalam kotak penalti Persija Jakarta setelah menerima umpan lambung dari Alaaeddine Ajaraie pada menit ke-55. Sayang, Witan Sulaeman membuang peluang emas karena tendangannya melambung tinggi di atas mistar.
Persija Jakarta punya momentum untuk membuka keunggulan di menit ke-59. Gustavo Almeida punya celah untuk memberikan assist kepada rekannya, namun ia terlalu lama memainkan bola sehingga peluangnya berhasil dihentikan oleh pemain belakang Arema FC.
Dony Tri Pamungkas melesatkan tendangan roket dari luar kotak penalti Arema FC pada menit ke-60. Tendangannya on target dan kencang tetapi berhasil ditepis oleh Adi Satryo.
Satu menit kemudian, Adi Satryo kembali membuat penyelamatan gemilang dengan menepis tandukan keras dari Thales Lira. Maxwell Souza mendapat peluang emas setelah menerima umpan terobosan dari Gustavo Almeida pada menit ke-69. Dari sudut sempit, ia melesatkan tendangan keras mendatar yang menyasar tiang jauh tetapi bola malah keluar lapangan.
Pada menit ke-77, Persija Jakarta akhirnya membuka keunggulan lewat aksi Gustavo Almeida. Namun, wasit mengecek ulang proses gol tersebut via VAR dan memutuskan untuk menganulir gol tersebut karena Maxwell Souza berada di posisi offside.
Pada menit ke-82, Gabriel Silva melakukan solo run dan berhasil menjebol gawang Persija Jakarta. Pada menit ke-90, Gustavo Almeida punya momentum saat terjadi kemelut di dalam kotak penalti Arema FC. Ia beberapa kali mampu mencuri bola dari kaki lawan tetapi peluangnya gagal membuahkan gol.
Gabi hampir mencetak brace ketika laga memasuki menit-menit akhir babak kedua. Ia punya ruang terbuka di pertahanan Persija Jakarta setelah menerima umpan terobosoan dari Dalberto. Sayang, tendangan Gabi berhasil di-block oleh Rizky Ridho.
Jelang laga berakhir, Gabi membuat kejutan dengan berdiri bebas di pertahanan Persija Jakarta. Hal itu terjadi setelah ia memanfaatkan umpan terobosan dari rekannya dan lengahnya lini belakang Persija Jakarta. Gabi kemudian berhasil mencetak gol tetapi dianulir wasit karena berada di posisi offside. Wasit kemudian mengecek ulang proses gol tersebut via VAR sebelum membuat keputusan. Akan tetapi, wasit mengesahkan gol tersebut dan Arema FC unggul 2-0.
Susunan Pemain
Persija Jakarta
Starter: Carlos Eduardo, Dony Tri Pamungkas, Fajar Fathurrahman, Rizky Ridho (C), Thales Lira, Aditya Warman, Maxwell Souza, Fabio Calonego, Witan Sulaeman, Alaaeddine Ajaraie, dan Gustavo Almeida.
Cadangan: Andritany Ardhiyasa, Muhammad Hafizh Rizkianur, Arlyansyah Abdulmanan, Van Basty Sosa, Mauro Zijlstra, Paulo Ricardo, Shayne Pattynama, Eksel Runtukahu.
Pelatih: Mauricio Souza
Arema FC
Starter: Adi Satryo, Hansamu Yama (C), Ilham Rio Fahmi, Iksan Lestaluhu, Walisson Moreira, Gustavo Franca, Matheus Nascimento, Betinho, Dalberto, Gabriel Silva, dan Joel Vincius.
Cadangan: Johan Alfarizi, Dendy Santoso, Leo Guntara, Dedik Setiawan, Bayu Setiawan, Arkhan Fikri, Salim Akbar Tuharea, Valdeci Morira, Gianluca Pandeynuwu, Jayus Hariono, Samuel Gideon Balinsa, dan Dwiki Mardiyanto.
Pelatih: Marcos Santos







