BANDUNG – Persib Bandung secara resmi mengumumkan kedatangan Layvin Kurzawa sebagai pemain baru dalam bursa transfer BRI Super League 2025/26. Pengumuman ini dilakukan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) setelah pertandingan melawan PSBS Biak, dan dihadiri oleh ribuan Bobotoh, julukan suporter Persib.
Setelah laga selesai, panitia memadamkan lampu stadion. Para penonton yang masih berada di bangku langsung bersorak antusias. Dengan menggunakan videotron, pengumuman pemain baru Persib dimulai. Tampil dalam tayangan video, Layvin Kurzawa muncul sebagai anggota baru dari skuad Maung Bandung. Setelah tayangan selesai, Kurzawa langsung hadir di tengah stadion dan menyapa ribuan Bobotoh dengan senyuman.
“Sampurasun, halo Bobotoh,” ujar Kurzawa sambil melambaikan tangannya. “Hatur nuhun,” tambahnya.
Layvin Kurzawa menjadi rekrutan pertama yang diumumkan oleh Persib di putaran kedua BRI Super League. Sebagai bek asal Prancis, ia dikenal sebagai pemain multi-posisi. Bek kiri adalah posisi utamanya, tetapi juga bisa bermain sebagai sayap kiri maupun bek tengah. Fleksibilitas ini memberi banyak opsi bagi pelatih, terutama dalam situasi rotasi pemain atau perubahan skema permainan.
Secara karakter bermain, Kurzawa memiliki beberapa atribut yang cocok dengan kebutuhan Persib saat ini. Kemampuan crossing akurat dari sisi kiri, kemampuan sweeping ball yang rapi, serta keberanian naik membantu serangan menjadi nilai tambah yang sangat dibutuhkan. Ia tidak hanya bertahan, tetapi juga aktif dalam transisi permainan.
Adhitia Putra Herawan, Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, menjelaskan bahwa perekrutan Kurzawa merupakan rekomendasi langsung dari tim pelatih. “Tim pelatih merekomendasikan perekrutannya untuk menambah kedalaman skuad di posisi yang biasa ditempatinya, yaitu bek kiri, sayap kiri, dan bek tengah. Kontrak diberikan hingga akhir musim dengan opsi perpanjangan sesuai evaluasi performa dan kebutuhan tim,” jelas Adhitia.
Rekam jejak Layvin Kurzawa juga menjadi pertimbangan penting. Ia pernah bermain bersama AS Monaco, Paris Saint-Germain (PSG), Fulham, hingga Boavista, serta membela Tim Nasional Prancis pada periode 2014–2019. Pengalaman panjang di level tertinggi Eropa inilah yang diharapkan membawa dampak langsung, bukan hanya di lapangan, tetapi juga di ruang ganti.
Persib saat ini tengah menatap fase krusial babak 16 besar AFC Champions League Two. Kompetisi ini menuntut kedalaman skuad, ketenangan dalam pengambilan keputusan, serta pemain yang terbiasa bermain di laga besar. Dalam konteks itu, Kurzawa diproyeksikan sebagai bagian dari kesiapan tim untuk melangkah lebih jauh di Asia.
Selain itu, manajemen juga menegaskan bahwa seluruh proses perekrutan telah melalui evaluasi menyeluruh, termasuk kondisi fisik dan kebutuhan tim secara keseluruhan. Persib melihat Kurzawa sebagai solusi yang relevan dengan situasi saat ini, bukan sekadar melihat masa lalu, tetapi bagaimana kontribusinya ke depan dalam sistem dan rencana tim.
“Kami berharap pemain bersangkutan dapat berkontribusi sesuai ekspektasi klub, baik di Super League maupun di AFC Champions League Two,” tutupnya.







