Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Cara Menghilangkan Bopeng Jerawat dengan Madu

    12 April 2026

    Hasil SPAN-PTKIN 2026 Diumumkan, 82 Ribu Peserta Lulus, UIN Saizu Terima 1.564 Mahasiswa

    12 April 2026

    Nasib Hubungan Inara Rusli dan Insanul Fahmi: Dulu Pernikahan Siri, Kini Tak Kenal

    11 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 12 April 2026
    Trending
    • Cara Menghilangkan Bopeng Jerawat dengan Madu
    • Hasil SPAN-PTKIN 2026 Diumumkan, 82 Ribu Peserta Lulus, UIN Saizu Terima 1.564 Mahasiswa
    • Nasib Hubungan Inara Rusli dan Insanul Fahmi: Dulu Pernikahan Siri, Kini Tak Kenal
    • 9 destinasi wisata Bangkok yang menarik untuk liburan keluarga
    • Prediksi Skor Sheffield Wednesday vs Leicester City: Head-to-Head dan Statistik EFL Championship
    • 36 Blok WPR di Bangka Belitung, Penambang Dilarang Masuk IUP PT Timah
    • 5 Sekuel Drakor Paling Dinantikan 2026, Termasuk Musim 2 Bloodhounds!
    • Komdigi Sebut Ada Miskomunikasi, Steam Belum Terhubung IGRS
    • Iran Ancam Serang Pusat Data AI Nilai Rp509 Triliun Milik Nvidia dan Cisco
    • Pengadilan Eks Dirut PUDAM Gorontalo Utara Digelar Senin Ini
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Malang Raya»Respons Kepala Diskopindag Kota Malang Soal Impor Pikap India untuk KMP: Belum Ada Sosialisasi

    Respons Kepala Diskopindag Kota Malang Soal Impor Pikap India untuk KMP: Belum Ada Sosialisasi

    adm_imradm_imr2 Maret 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Respons Pemerintah Kota Malang terhadap Rencana Pengadaan Pikap untuk Koperasi Merah Putih

    Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi memberikan respons terkait rencana pengadaan pikap bagi Koperasi Merah Putih (KMP). Menurutnya, hingga saat ini belum ada sosialisasi yang dilakukan mengenai pengadaan kendaraan tersebut. Ia juga menyatakan bahwa pemerintah daerah belum menerima instruksi teknis terkait hal ini.

    Eko menjelaskan bahwa kendaraan pikap memang diperlukan untuk menunjang operasional koperasi, terutama dalam kegiatan distribusi barang. Namun, ia menepis anggapan bahwa Pemkot Malang mengalokasikan dana sebesar Rp 1 miliar untuk modal koperasi atau pembelian sarana tersebut. Menurutnya, pendanaan yang dimaksud berasal dari perbankan.

    “Katanya siapa dari pemerintah kota? Itu tidak ada. Dana Rp 1 miliar itu dari perbankan,” ujarnya. Selain itu, Eko juga menyebut adanya alokasi pendanaan sebesar Rp 3 miliar yang selama ini disebut-sebut akan diterima koperasi. Ia menegaskan bahwa sumber dana tersebut juga bukan dari Pemkot Malang, melainkan berasal dari perbankan dan diberikan berdasarkan proposal bisnis masing-masing koperasi.

    “Yang Rp 3 miliar itu dari perbankan juga, berbasis proposal bisnis. Jadi harus ada business plan dari setiap koperasi,” tambahnya.

    Terkait aktivitas kelembagaan Koperasi Merah Putih, Eko menyatakan bahwa seluruh koperasi kelurahan sebenarnya sudah aktif. Namun, ia mengakui bahwa beberapa kantor koperasi di sejumlah wilayah masih menghadapi keterbatasan fasilitas.

    “Semuanya sudah aktif, tapi kantornya memang masih ada yang kurang,” ucapnya. Eko mendorong para pengurus koperasi agar menjalankan fungsi organisasi secara maksimal. Ia mengaku telah melakukan sosialisasi dan pembinaan perkoperasian untuk mengaktifkan kembali pengurus dan anggota yang sebelumnya dinilai pasif.

    “Pengurusnya kita jalankan terus. Kita sosialisasi terus soal perkoperasian supaya semuanya bisa berjalan,” katanya. Eko meminta seluruh pengurus koperasi untuk tetap menjaga konsistensi dan menunggu proses pembentukan sarana pendukung seperti perkantoran, gerai, dan pelatihan.

    “Koperasi keberadaannya tetap diaktifkan. Nanti koperasi akan dibentuk bertahap sambil menunggu perkantoran dan koordinasi ke depan,” jelasnya.

    Penolakan KMP terhadap Impor Pikap India

    Sebelumnya, Ketua Koperasi Merah Putih Kelurahan Karangbesuki, Susy Kurnia menolak impor pikap India. Ia merespons wacana pikap India untuk mendukung operasional koperasi kelurahan. Hal ini disampaikan Susy pada Kamis (26/2/2026), menanggapi rencana pengadaan sarana angkutan untuk menunjang distribusi barang.

    Menurutnya, keberadaan pikap justru berpotensi menjadi beban baru karena menurut informasi yang ia terima, pikap itu harus dibeli, sementara koperasi masih kesulitan dana. “Kami tidak butuh pikap. Saya dengar pikap itu nanti harus dibayar, sedangkan kami kesulitan dana. Mending uangnya saya putar untuk usaha koperasi,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).

    Susy menjelaskan bahwa koperasi yang ia pimpin tergolong baru, sehingga masih membutuhkan waktu untuk berkembang secara finansial. Ia menegaskan, jika pemerintah tetap ingin menyalurkan kendaraan tersebut, maka koperasi meminta agar diberikan secara cuma-cuma. “Kalau ada pikap, kami minta free, jangan membebani anggaran koperasi,” katanya.

    Ia juga mengaku tidak pernah mendapat sosialisasi terkait pengadaan pikap itu. Bahkan sebelumnya muncul informasi bahwa koperasi akan menerima dana Rp 3 miliar, namun realisasinya tak pernah ada.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Jadwal Kapal Pelni KM Kelimutu 7-28 April: Jakarta-Pontianak, Semarang-Kumai, Batulicin-Surabaya

    By adm_imr11 April 20262 Views

    Koperasi Desa Merah Putih Beli 4 Kuintal Jeruk Petani Dau Malang untuk Program MBG

    By adm_imr11 April 20261 Views

    SMPN 24 Kota Malang Larang HP Saat Belajar, Cegah Penyalahgunaan Gawai

    By adm_imr11 April 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Cara Menghilangkan Bopeng Jerawat dengan Madu

    12 April 2026

    Hasil SPAN-PTKIN 2026 Diumumkan, 82 Ribu Peserta Lulus, UIN Saizu Terima 1.564 Mahasiswa

    12 April 2026

    Nasib Hubungan Inara Rusli dan Insanul Fahmi: Dulu Pernikahan Siri, Kini Tak Kenal

    11 April 2026

    9 destinasi wisata Bangkok yang menarik untuk liburan keluarga

    11 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Karcis Masuk Pantai Pasir Panjang Disorot, Transparansi Retribusi Dipertanyakan

    7 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?