Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    5 Hal Penting dalam Merencanakan Dana Pensiun

    5 April 2026

    Sholawat Fatih: Arab, Latin, Arti dan Keutamaannya

    5 April 2026

    Striker Malut United David da Silva Kembali Panas, Siap Cetak Banyak Gol Lawan Arema FC

    5 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 5 April 2026
    Trending
    • 5 Hal Penting dalam Merencanakan Dana Pensiun
    • Sholawat Fatih: Arab, Latin, Arti dan Keutamaannya
    • Striker Malut United David da Silva Kembali Panas, Siap Cetak Banyak Gol Lawan Arema FC
    • Bahasa Inggris 1 Kumpulkan Dana Rp 100 Juta untuk Bantu Anak Terdampak Banjir Sumatra
    • Profil Praka Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI Gugur dalam Tugas UNIFIL
    • Berita Terkini Sulut: Kebijakan WFH Dua Hari Minggu untuk ASN Mulai Berlaku
    • Puter Kayun: Ritual Warga Banyuwangi Menepati Janji kepada Leluhur yang Membuka Jalan
    • Warga Gelar Ritual “Buk-buk Teng” Cari Bocah Hilang di DAM Colo Karanganyar
    • Garis waktu gejala campak harian
    • Stok Elpiji 3 kg di Bangkalan Aman, Harga Sesuai HET Tapi Distribusi Tersendat
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Ekonomi»Rupiah Dianggap Murah, Purbaya Percaya Bisa Capai Rp15 Juta

    Rupiah Dianggap Murah, Purbaya Percaya Bisa Capai Rp15 Juta

    adm_imradm_imr7 Februari 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Menteri Keuangan Menilai Rupiah Masih Tertinggal dari Fundamental Ekonomi

    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa nilai tukar rupiah saat ini belum mencerminkan kondisi fundamental ekonomi Indonesia. Ia menilai rupiah sedang dalam kondisi undervalued atau terlalu rendah, dan memiliki potensi untuk menguat secara signifikan.

    Purbaya bahkan yakin bahwa rupiah bisa menguat hingga Rp15.000 per dolar AS. Menurutnya, hal tersebut bukanlah sesuatu yang sulit dicapai jika pengelolaan nilai tukar dilakukan secara optimal oleh otoritas moneter. Ia menegaskan bahwa nilai wajar rupiah seharusnya berada di kisaran asumsi APBN 2026, yakni sekitar Rp16.500 per dolar AS, dengan potensi penguatan lebih lanjut.

    “Saya pikir saat ini rupiah menuju Rp15.000 per dolar AS itu tidak akan terlalu sulit. Saya memang tidak bisa berbicara mewakili bank sentral, tetapi jika saya berada di posisi mereka, level itu bukan sesuatu yang sulit dicapai, mengingat mata uang regional juga sedang menguat,” ujar Purbaya dalam Indonesia Economic Summit (IES) 2026 di Shangri-La Jakarta, Selasa (3/2/2026).

    Stabilisasi Rupiah adalah Tugas Bank Indonesia

    Purbaya menyoroti pergerakan mata uang kawasan Asia yang justru menguat terhadap dolar AS. Baht Thailand, ringgit Malaysia, dolar Singapura, hingga dong Vietnam mencatat penguatan, sementara rupiah bergerak melemah. Kondisi tersebut dinilainya janggal, mengingat fundamental ekonomi domestik masih solid. Meski demikian, Purbaya menegaskan stabilisasi nilai tukar bukan menjadi kewenangan pemerintah, tapi di tangan Bank Indonesia (BI), bukan pemerintah.

    “Saat ini kita seperti menjadi pengecualian. Menurut saya, ini agak aneh, tetapi ini bukan tugas saya. Ini adalah tugas bank sentral untuk memastikan rupiah bergerak sejalan dengan mata uang negara-negara di kawasan,” katanya.

    KSSK Terus Merespons Perubahan Nilai Tukar

    Purbaya menjelaskan, pemerintah tidak tinggal diam menghadapi tekanan nilai tukar. Bersama Bank Indonesia dan otoritas terkait, pemerintah memiliki mekanisme koordinasi melalui Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Ketika rupiah sempat mendekati Rp17.000 per dolar AS, KSSK langsung menggelar rapat untuk meredam tekanan tersebut.

    “Tentu saja, ketika rupiah bergerak mendekati level Rp17.000 per dolar AS, kami menggelar rapat dengan bank sentral dan membahas cara terbaik agar rupiah tidak menembus level tersebut,” ujarnya.

    Ia menambahkan, pelemahan rupiah yang terlalu dalam berpotensi menimbulkan dampak psikologis di masyarakat. “Karena bagi Indonesia, meskipun secara ekonomi rupiah di level Rp17.000 belum tentu menimbulkan krisis, kami khawatir masyarakat—terutama sebagian besar penduduk akan merasa takut. Jika rupiah melemah terlalu jauh, mereka akan kembali mengingat krisis 1997–1998. Hal itu bisa menimbulkan dampak psikologis bagi masyarakat,” beber Purbaya.

    Masih Ada Aliran Modal Asing Masuk

    Purbaya juga membantah anggapan bahwa pelemahan rupiah mencerminkan turunnya kepercayaan investor terhadap pemerintah. Ia menegaskan arus modal asing masih masuk ke Indonesia. Bank Indonesia, menurutnya, memiliki ruang yang cukup luas untuk memperkuat rupiah. Hal itu didukung data arus masuk modal bersih sejak Oktober 2025 hingga Januari 2026.

    “Secara teori, dengan net capital inflow, rupiah seharusnya menguat. Namun, faktanya justru melemah. Anda sebaiknya menanyakan hal ini kepada bank sentral. Mungkin memang ada kebijakan tertentu untuk sedikit melemahkannya,” ujar Purbaya.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    5 Hal Penting dalam Merencanakan Dana Pensiun

    By adm_imr5 April 20261 Views

    5 Bisnis Online Sederhana yang Cepat Dimulai

    By adm_imr5 April 20261 Views

    Prabowo Hadiri Kesepakatan Rp401 Triliun RI-Jepang, Dorong Ekonomi Berkelanjutan

    By adm_imr5 April 20263 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    5 Hal Penting dalam Merencanakan Dana Pensiun

    5 April 2026

    Sholawat Fatih: Arab, Latin, Arti dan Keutamaannya

    5 April 2026

    Striker Malut United David da Silva Kembali Panas, Siap Cetak Banyak Gol Lawan Arema FC

    5 April 2026

    Bahasa Inggris 1 Kumpulkan Dana Rp 100 Juta untuk Bantu Anak Terdampak Banjir Sumatra

    5 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?