Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Berita Terkini: Dua Prajurit TNI Gugur dalam Ledakan di Lebanon

    5 April 2026

    Revisi UU Sisdiknas 20 Tahun, Apa yang Harus Berubah?

    5 April 2026

    13 Pemain PSM Makassar Kehilangan Kontrak, 2 Nama Dipastikan Bertahan Musim Depan

    5 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 5 April 2026
    Trending
    • Berita Terkini: Dua Prajurit TNI Gugur dalam Ledakan di Lebanon
    • Revisi UU Sisdiknas 20 Tahun, Apa yang Harus Berubah?
    • 13 Pemain PSM Makassar Kehilangan Kontrak, 2 Nama Dipastikan Bertahan Musim Depan
    • Macet Panjang di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Meski Arus Balik Sudah Berakhir
    • 5 Aksi Berani Bang Tae Seob yang Mengguncang Puncak
    • Efek Samping Vitamin C Berlebihan: Bahaya Batu Ginjal yang Perlu Diwaspadai
    • Ramalan Zodiak Sagitarius dan Capricorn 31 Maret 2026: Cinta, Keuangan, Karier, Kesehatan
    • Balik Mudik Lewat Pantura, 5 Sate Kerbau Kudus yang Wajib Dicoba
    • Veda Ega dan Mario Aji Gagal Finis di GP Amerika
    • Itinerary liburan ke Saloka Theme Park, cukup Rp 190 ribu!
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Ekonomi»Siapa Pemilik Tiffany & Co? Ini Cerita Lengkapnya

    Siapa Pemilik Tiffany & Co? Ini Cerita Lengkapnya

    adm_imradm_imr16 Februari 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Sejarah dan Perkembangan Tiffany & Co.

    Tiffany & Co. adalah salah satu merek perhiasan paling ikonik di dunia, dikenal dengan kemewahan dan keahlian dalam memproduksi berlian serta perhiasan sejak abad ke-19. Pendirinya, Charles Lewis Tiffany, adalah seorang pengusaha visioner yang ingin menyediakan permata langka dan luar biasa. Pada 1837, ia membuka toko barang mewah dan alat tulis di New York, yang menjadi awal dari perusahaan ini.

    Pada 1840-an, pembelian permata dari bangsawan Prancis menandai kemunculan batu besar di Amerika Serikat, sehingga membuat pers menobatkan Tiffany sebagai “The Diamond Kings”, sebuah julukan yang masih dipertahankan hingga kini.

    Era Awal dan Perkembangan Tiffany

    Pada tahun 1848, Tiffany menjadi tujuan utama untuk berlian ketika Charles Lewis Tiffany membawa permata Eropa ke Amerika, memungkinkan elit negara untuk membeli perhiasan besar secara lokal. Tiga tahun kemudian, Tiffany menjadi perusahaan AS pertama yang menetapkan standar perak sterling .925.

    Lima tahun setelahnya, Charles Lewis Tiffany memperkenalkan jam Atlas setinggi sembilan kaki di atas tokonya, yang hingga kini masih berdiri di The Landmark, 57th Street dan Fifth Avenue, menjadi jam publik tertua di New York. Pada 1862, Presiden Abraham Lincoln membeli kalung dan anting mutiara benih Tiffany untuk istrinya yang dipakai pada pesta pelantikan.

    Pada tahun 1868, Tiffany & Co. mulai memproduksi desain perhiasan emas, membuka akses kemewahan bagi masyarakat Amerika. Pada 1877, Charles Lewis Tiffany membeli berlian kuning seberat 287,42 karat yang kemudian dipotong menjadi 128,54 karat dan dikenal sebagai Tiffany Diamond, salah satu berlian kuning terbaik dunia.

    Tiffany juga mendesain ulang Great Seal Amerika pada 1885, yang masih tercetak di uang dolar. Pada 1887, perusahaan membeli French Crown Jewels untuk kemudian ditempatkan dalam desain Tiffany dan dijual ke kalangan elit Amerika.

    Di awal abad ke-20, Louis Comfort Tiffany, putra Charles, menjadi Direktur Desain pertama perusahaan, membawa estetika Art Nouveau yang kini menjadi inspirasi para desainer Tiffany. Toko utama Tiffany kemudian dibuka di sudut 57th Street dan Fifth Avenue pada 1940, menjadikan kawasan tersebut tujuan belanja utama New York.

    Pada 1955, Gene Moore mengubah jendela toko utama menjadi mini-teater kreatif, diikuti oleh desainer legendaris Jean Schlumberger pada 1956 yang membawa inovasi baru dalam desain perhiasan.

    Tahun 1974, Elsa Peretti bergabung dan merevolusi perhiasan dengan estetika modern, diikuti John Loring sebagai Direktur Desain pada 1979 yang membentuk warisan desain Tiffany selama empat dekade.

    Akuisisi oleh LVMH pada 2019

    Pada 2019, LVMH Moet Hennessy Louis Vuitton SE (LVMH), grup mewah terbesar di dunia, resmi mengumumkan akuisisi Tiffany & Co. dengan harga 135 per saham secara tunai. Transaksi tersebut menempatkan nilai ekuitas Tiffany sekitar 14,7 miliar euro atau setara 16,2 miliar dolar AS. LVMH merupakan brand milik Bernard Arnault.

    Akuisisi tersebut diharapkan memperkuat posisi LVMH di bisnis perhiasan sekaligus meningkatkan kehadirannya di Amerika Serikat. Tiffany menjadi bagian dari divisi Watches & Jewelry LVMH dan melengkapi 75 brand ternama yang dimiliki perusahaan.

    Sikap terhadap Sosial dan Lingkungan

    Tiffany & Co. Foundation didirikan pada 2000 untuk mendukung konservasi laut dan daratan, dengan hibah lebih dari 100 juta dolar AS. Pada 2015, Tiffany bergabung dengan perusahaan lain untuk menargetkan emisi gas rumah kaca net-zero pada 2050.

    Pada 2021, lelang jam Patek Philippe Ref. 5711 Nautilus dengan dial Tiffany Blue® menghasilkan lebih dari 6,5 juta dolar AS untuk The Nature Conservancy.

    Tiffany & Co. membuka kembali The Landmark di 57th Street dan Fifth Avenue pada 2023, menampilkan 10 lantai berisi karya baru, berlian, batu permata, dan desain custom oleh seniman dunia.

    Rekomendasi Jam Tangan Cowok Dial Tiffany Blue, Warnanya Kece!

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Prabowo Hadiri Kesepakatan Rp401 Triliun RI-Jepang, Dorong Ekonomi Berkelanjutan

    By adm_imr5 April 20262 Views

    IHSG Mungkin Konsolidasi, BBNI, BUMI, DEWA Jadi Favorit Analis

    By adm_imr4 April 20267 Views

    Suzuki Burgman 2026 Lebih Mewah, Tapi Fitur Ini Masih Kurang?

    By adm_imr4 April 20263 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Berita Terkini: Dua Prajurit TNI Gugur dalam Ledakan di Lebanon

    5 April 2026

    Revisi UU Sisdiknas 20 Tahun, Apa yang Harus Berubah?

    5 April 2026

    13 Pemain PSM Makassar Kehilangan Kontrak, 2 Nama Dipastikan Bertahan Musim Depan

    5 April 2026

    Macet Panjang di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Meski Arus Balik Sudah Berakhir

    5 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?