Persiapan Pengamanan untuk Peringatan Harlah 1 Abad NU di Stadion Gajayana Malang
Pada tanggal 7-8 Februari 2026, Stadion Gajayana Malang akan menjadi pusat perayaan penutupan Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU). Kegiatan ini diprediksi akan menarik antusiasme yang sangat besar dari masyarakat, dengan jumlah peserta diperkirakan mencapai antara 80.000 hingga 100.000 orang. Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan seluruh peserta, pihak kepolisian telah menyiapkan skema pengamanan yang cukup lengkap.
Penempatan 8 Pos Penjagaan di Titik Strategis
Polresta Malang Kota akan membangun delapan pos penjagaan di sejumlah titik penting. Tujuan dari penempatan tersebut adalah untuk memastikan pengawasan yang maksimal serta memberikan pelayanan kepada para jemaah. Dari delapan pos tersebut, tujuh di antaranya berfungsi sebagai pos pengamanan, sementara satu pos sisanya berfungsi sebagai pelayanan yang terletak di pintu masuk Stadion Gajayana Malang.
Berikut lokasi penempatan delapan pos penjagaan tersebut:
- Depan Perpustakaan Kota Malang Jalan Ijen
- Simpang Balapan
- Depan Kantor DPRD Kota Malang
- Simpang Talun Jalan Kawi
- Pertigaan Jalan Bromo dan Jalan Semeru
- Pintu Timur Stadion Gajayana Malang
- Depan Malang Creative Center (MCC)
Setiap pos akan diisi oleh petugas gabungan dari beberapa instansi seperti TNI/Polri, Dinas Perhubungan Kota Malang, Satpol PP, Pagar Nusa hingga Banser. Masing-masing pos akan memiliki penanggung jawab agar dapat berfungsi secara optimal. Di setiap pos juga akan disiapkan tim medis dan mobil ambulans untuk menangani keadaan darurat.
Kerja Sama dengan Instansi Lain
Kabag Ops Polresta Malang Kota, Wiwin Rusli, menyampaikan bahwa dalam satu pos akan ada sekitar 30 personel gabungan yang ditugaskan. Selain itu, pihaknya juga meminta bantuan personel Brimob dan Samapta Polda Jatim untuk berjaga-jaga, khususnya jika Presiden Prabowo hadir dalam acara tersebut.
Pembelajaran dari Kegiatan Sebelumnya
Kapolresta Malang Kota, Kombes Putu Kholis Aryana, mengingatkan jajarannya untuk melayani masyarakat dengan maksimal. Ia mengatakan bahwa keselamatan rakyat dan jemaah adalah prioritas utama. Dalam kegiatan Harlah NU di Sidoarjo pada 2023 silam, Stadion Gelora Delta dipenuhi sesak oleh para jemaah, sehingga banyak yang kelelahan dan bahkan mengalami drop atau sakit.
Untuk menghindari hal serupa, pihak kepolisian akan menyiapkan 4.000 personel gabungan yang akan bertugas mengamankan peringatan Harlah 1 Abad NU. Seluruh personel akan bekerja sama untuk memastikan keamanan, ketertiban, serta kenyamanan para jemaah.
Imbauan bagi Masyarakat
Putu memprediksi bahwa peserta akan datang dari berbagai penjuru, termasuk Lawang, Batu, Kabupaten Malang, Madyapuro, dan sejumlah titik lainnya. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan stadion pada hari pelaksanaan kegiatan, khususnya pada tanggal 7 dan 8 Februari.
“Kalau dari perkiraan kami nanti akan ada 80 ribu orang yang datang ke Stadion Gajayana,” ujarnya. “Mereka akan datang dari berbagai daerah menuju Kota Malang.”
Putu berharap, peringatan Harlah 1 Abad NU di Kota Malang dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif, serta menjadi momentum kebersamaan bagi seluruh elemen masyarakat.







