Persik Kediri Kembali Berlatih Setelah Libur Lebaran
Setelah meliburkan pemain selama 10 hari, yaitu dari 13 hingga 22 Maret 2026, Persik Kediri kembali menggelar latihan di Stadion Brawijaya. Latihan ini dilakukan sebagai persiapan menjelang laga-laga penting yang akan datang. Manajer Persik, Syahid Nur Ichsan, menyatakan bahwa masa libur memberikan dampak positif terhadap kondisi fisik dan mental para pemain.
Kehadiran Pemain Asing Memperkuat Optimisme Tim
Dalam sesi latihan perdana, sejumlah pemain asing seperti Adrian Luna, Jon Toral, Jose Enrique, dan Leonardo Navacchio turut hadir. Keberadaan mereka memberikan semangat baru bagi tim dan memperkuat optimisme untuk memaksimalkan sisa pertandingan musim ini.
Saat ini, Persik Kediri berada di peringkat ke-12 dengan raihan 29 poin. Dengan jarak poin yang tipis antara tim-tim di bawahnya, setiap pertandingan menjadi sangat krusial dalam upaya merangkak naik ke papan tengah klasemen.
Fokus pada Kondisi Mental Pemain
Syahid Nur Ichsan menegaskan bahwa para pemain telah diberi kesempatan untuk merayakan hari raya bersama keluarga. Hal ini membuat kondisi mereka lebih baik secara fisik maupun mental. Ia berharap kondisi tersebut dapat berdampak positif terhadap performa tim dalam menghadapi laga-laga tersisa.
“Kita berharap dengan kondisi positif tersebut pemain dapat lebih fokus untuk menjalani pertandingan sisa yang ada dan memberikan hasil terbaik untuk tim,” ujarnya.
Misi Mengamankan Poin Kandang
Persik Kediri dijadwalkan menjalani laga kandang melawan Persijap Jepara pada 6 April mendatang. Pertandingan ini dinilai penting sebagai momentum untuk meraih poin penuh sekaligus memperbaiki posisi di klasemen.
Syahid menegaskan bahwa peluang timnya untuk memperbaiki posisi masih terbuka lebar. “Jarak poin saat ini sangat berdekatan, jadi peluang untuk memperbaiki posisi di klasemen masih terbuka. Kami berharap tim bisa memaksimalkan sisa pertandingan, terutama saat bermain di kandang,” tegasnya.
Program Pemulihan Fisik dan Internal Game
Selama masa persiapan, tim pelatih akan memfokuskan program pada pemulihan kondisi fisik pemain. Selain itu, agenda internal game juga disiapkan sebagai bagian dari simulasi pertandingan sebelum laga resmi.
“Fokus kami saat ini mengembalikan kondisi kebugaran pemain. Akhir pekan ini kemungkinan diisi dengan internal game sebagai simulasi, karena pekan berikutnya sudah masuk ke pertandingan,” jelas Syahid.
Sementara itu, Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, mengungkapkan bahwa kondisi pemainnya relatif baik usai libur. “Kondisi mereka cukup baik. Namun memang mereka belum berada di level seperti sebelum liburan, tapi kondisinya baik,” terangnya.
Menurut Marcos, masa libur justru memberikan dampak positif terhadap kebugaran dan mental pemain. “Liburan bagus untuk mengisi ulang energi. Sekarang mereka kembali dengan energi baru. Memang latihan pertama terasa berat, tapi saya melihat mereka dalam kondisi yang baik, lebih rileks dan fokus,” katanya.
Strategi Persiapan Dua Tahap Jelang Hadapi Jepara
Dalam dua pekan ke depan, tim pelatih akan memaksimalkan waktu untuk membenahi berbagai aspek permainan. Marcos mengatakan, memiliki waktu dua minggu penuh untuk persiapan menghadapi Jepara.
Pada pekan pertama latihan akan difokuskan pada pembenahan internal tim. “Minggu pertama ini fokus pada diri kami sendiri, memperbaiki hal-hal yang masih kurang dan mengembangkan apa yang sudah berjalan baik,” jelasnya.
Selain itu, peningkatan koordinasi lini pertahanan juga menjadi perhatian utama. “Kami harus lebih kompak sebagai satu tim. Tentu pertahanan menjadi fokus utama kami, dan kami terus berusaha untuk membuat lini pertahanan semakin baik,” tegas Marcos.
Memasuki pekan berikutnya, fokus latihan akan diarahkan pada persiapan teknis menghadapi lawan. “Minggu depan kami akan mulai fokus ke Jepara, menyusun rencana permainan dan detail lainnya,” pungkasnya.







