Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    5 Bisnis Online Sederhana yang Cepat Dimulai

    5 April 2026

    Risiko Portofolio Leasing Saat Pasar Mobil Listrik Menjangkau Pengguna Baru, Ini Analisis Ahli

    5 April 2026

    Berita Terkini: Dua Prajurit TNI Gugur dalam Ledakan di Lebanon

    5 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 5 April 2026
    Trending
    • 5 Bisnis Online Sederhana yang Cepat Dimulai
    • Risiko Portofolio Leasing Saat Pasar Mobil Listrik Menjangkau Pengguna Baru, Ini Analisis Ahli
    • Berita Terkini: Dua Prajurit TNI Gugur dalam Ledakan di Lebanon
    • Revisi UU Sisdiknas 20 Tahun, Apa yang Harus Berubah?
    • 13 Pemain PSM Makassar Kehilangan Kontrak, 2 Nama Dipastikan Bertahan Musim Depan
    • Macet Panjang di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Meski Arus Balik Sudah Berakhir
    • 5 Aksi Berani Bang Tae Seob yang Mengguncang Puncak
    • Efek Samping Vitamin C Berlebihan: Bahaya Batu Ginjal yang Perlu Diwaspadai
    • Ramalan Zodiak Sagitarius dan Capricorn 31 Maret 2026: Cinta, Keuangan, Karier, Kesehatan
    • Balik Mudik Lewat Pantura, 5 Sate Kerbau Kudus yang Wajib Dicoba
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»Tegang, Iran Setuju Negosiasi Nuklir dengan AS Tapi Tolak Tekanan Militer

    Tegang, Iran Setuju Negosiasi Nuklir dengan AS Tapi Tolak Tekanan Militer

    adm_imradm_imr12 Februari 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Iran Kembali Berdialog dengan AS, Tapi Menolak Kehadiran Militer AS di Teluk

    Iran akhirnya menunjukkan sikap terbuka untuk kembali melakukan negosiasi nuklir dengan Amerika Serikat (AS), meskipun masih mempertahankan prinsip-prinsip utamanya dalam proses diplomasi. Pernyataan ini muncul setelah sebelumnya terjadi ketegangan antara kedua negara, terutama terkait kebijakan “tekanan maksimum” yang diterapkan oleh pemerintahan lalu.

    Dalam pernyataannya, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menekankan bahwa diplomasi hanya bisa berjalan jika dilakukan dalam suasana saling menghormati dan tanpa ancaman senjata. Ia menyebutkan bahwa Iran bersedia membahas kerangka kerja teknis terkait program nuklir mereka, dengan tujuan memberikan jaminan internasional tentang sifat damai aktivitas nuklir tersebut. Namun, ia juga menuntut pencabutan sanksi ekonomi yang telah melumpuhkan ekonomi Iran.

    • Iran bersedia membahas kerangka kerja teknis terkait program nuklir.
    • Tujuan dari pembicaraan adalah memberikan jaminan internasional tentang sifat damai aktivitas nuklir.
    • Iran menuntut pencabutan sanksi ekonomi yang telah melumpuhkan negara tersebut.

    Meski membuka pintu dialog, Iran tetap menunjukkan sikap keras terhadap kehadiran armada militer AS di kawasan Teluk. Mereka memandang kehadiran kapal induk dan aset militer AS sebagai bentuk intimidasi dan provokasi. Baghaei menyatakan bahwa tindakan tersebut justru merusak upaya mediator dari negara-negara tetangga seperti Qatar dan Oman. Iran menegaskan bahwa mereka tidak akan memberikan konsesi apa pun selama moncong senjata AS masih diarahkan ke wilayah kedaulatan mereka.

    Fokus pada Isu Nuklir, Bukan Masalah Regional

    Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa hak Teheran untuk memperkaya uranium di wilayah sendiri harus diakui agar pembicaraan nuklir dengan AS berhasil. Ia menegaskan bahwa pengayaan nol tidak akan pernah bisa diterima oleh Iran. Pembicaraan harus fokus pada pengaturan yang memungkinkan pengayaan uranium di dalam Iran, sambil membangun kepercayaan bahwa pengayaan tersebut dilakukan dan akan tetap dilakukan untuk tujuan damai.

    • Pengayaan nol tidak akan pernah bisa diterima oleh Iran.
    • Pembicaraan harus fokus pada pengaturan yang memungkinkan pengayaan uranium di dalam Iran.
    • Perlu dibangun kepercayaan bahwa pengayaan dilakukan untuk tujuan damai.

    Araghchi juga menyampaikan bahwa hasil putaran Muscat sedang ditinjau, dan kedua belah pihak sedang menunggu keputusan apakah akan melanjutkan atau tidak. Putaran berikutnya diperkirakan akan tetap tidak langsung dan berpotensi diadakan di luar Oman.

    • Hasil pembicaraan sedang ditinjau.
    • Pendekatan keseluruhan kedua negara adalah untuk melanjutkan pembicaraan.
    • Putaran berikutnya diperkirakan akan tetap tidak langsung.

    Iran Tidak Akan Menegosiasikan Program Rudal atau Kebijakan Regional

    Araghchi menegaskan bahwa Iran tidak akan menegosiasikan program rudalnya atau kebijakan regionalnya, menolak seruan AS untuk memperluas agenda tersebut. Ia menyatakan bahwa masalah rudal dan masalah regional belum dan tidak ada dalam agenda pembicaraan.

    • Iran tidak akan menegosiasikan program rudalnya.
    • Kebijakan regional juga tidak akan dibahas dalam pembicaraan nuklir.
    • Seruan AS untuk memperluas agenda ditolak.

    Perspektif Analis: Pekan Depan akan Menentukan Nasib Diplomasi

    Para analis menilai bahwa pekan depan akan menjadi periode krusial bagi proses diplomasi antara Iran dan AS. Keberhasilan dialog sangat bergantung pada apakah Washington bersedia memberikan pelonggaran sanksi atau menarik mundur armadanya sebagai bentuk itikad baik sebelum pertemuan puncak dilakukan.

    Kesimpulan

    Dengan membuka pintu dialog, Iran menunjukkan komitmen untuk mencari solusi damai, namun tetap mempertahankan prinsip-prinsip intinya. Pihak Iran menekankan bahwa diplomasi harus dilakukan dalam atmosfer saling menghormati, bukan di bawah ancaman senjata. Di sisi lain, AS tetap menuntut pelucutan total program nuklir dan penghentian dukungan terhadap kelompok proksi di kawasan. Kedua belah pihak kini menunggu langkah-langkah lebih lanjut dari masing-masing pihak untuk menentukan arah hubungan diplomatik yang akan datang.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Berita Terkini: Dua Prajurit TNI Gugur dalam Ledakan di Lebanon

    By adm_imr5 April 20260 Views

    Suporter Timnas Indonesia Serbu Stadion Usai Kalah di FIFA Series 2026, Ucap Ini Secara Kompak

    By adm_imr5 April 20267 Views

    Tanggal 26 Juni 2026 Jatuh Pada Hari Apa? Daftar Peringatan Nasional dan Internasional

    By adm_imr4 April 20263 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    5 Bisnis Online Sederhana yang Cepat Dimulai

    5 April 2026

    Risiko Portofolio Leasing Saat Pasar Mobil Listrik Menjangkau Pengguna Baru, Ini Analisis Ahli

    5 April 2026

    Berita Terkini: Dua Prajurit TNI Gugur dalam Ledakan di Lebanon

    5 April 2026

    Revisi UU Sisdiknas 20 Tahun, Apa yang Harus Berubah?

    5 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?