Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Elon Musk Gabungkan SpaceX dan xAI untuk Bangun Infrastruktur AI Antariksa Global

    7 Februari 2026

    10 bakso Malang lezat di Jabodetabek yang wajib dicoba penggemar masakan berkuah

    7 Februari 2026

    Pekan Perdana TikTok di Bawah Kendali AS Diwarnai Krisis Data dan Kontrol Digital

    7 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sabtu, 7 Februari 2026
    Trending
    • Elon Musk Gabungkan SpaceX dan xAI untuk Bangun Infrastruktur AI Antariksa Global
    • 10 bakso Malang lezat di Jabodetabek yang wajib dicoba penggemar masakan berkuah
    • Pekan Perdana TikTok di Bawah Kendali AS Diwarnai Krisis Data dan Kontrol Digital
    • Kartu SIM Biometrik Wajib: Mengapa NIK Harus Sesuai Wajah?
    • Jaksa Turki Selidiki Dokumen Epstein Usai Klaim Perdagangan Anak di Bawah Umur Terungkap
    • Profil Nurul Fatimah: Pesilat Taurus yang Menjemput Mimpi Jadi Guru
    • Harga Toyota Veloz 2024 Bekas yang Terjangkau di Pasaran Mobkas
    • Arsenal Belum Bisa Raih Quadruple, Masih Ada 27 Laga Lagi
    • 10 Bakso Paling Populer di Bogor: Legenda Hingga Viral yang Selalu Ramai
    • Terapi oral jadi solusi obesitas yang diminati
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kesehatan»Terapi oral jadi solusi obesitas yang diminati

    Terapi oral jadi solusi obesitas yang diminati

    adm_imradm_imr7 Februari 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Penurunan Berat Badan dalam Bentuk Pil Menjadi Tren Baru

    Terapi obesitas dalam bentuk pil mulai menarik perhatian luas seiring meningkatnya kebutuhan pengobatan yang lebih praktis dan mudah diterima pasien. Minat terhadap obat oral dinilai sebagai respons atas keterbatasan terapi suntikan yang selama ini masih menimbulkan kendala psikologis dan kepatuhan pengobatan, terutama untuk penggunaan jangka panjang.

    Masalah obesitas sendiri kian menguat sebagai isu kesehatan publik di Indonesia. Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan prevalensi obesitas pada penduduk usia 18 tahun ke atas mencapai 23,4 persen, naik dari 21,8 persen pada 2018. Sementara itu, obesitas sentral pada penduduk usia 15 tahun ke atas tercatat sebesar 36,8 persen, menandakan tingginya risiko penyakit kronis akibat penumpukan lemak di perut.

    Obesitas kerap menjadi pintu masuk berbagai penyakit tidak menular, seperti diabetes melitus tipe 2, hipertensi, hingga penyakit jantung. Dampaknya tidak hanya dirasakan individu, tetapi juga membebani keluarga dan sistem layanan kesehatan akibat meningkatnya biaya pengobatan dan menurunnya produktivitas.

    Dalam praktik medis, kepatuhan pasien menjalani terapi jangka panjang masih menjadi tantangan. Salah satu faktor yang sering dikeluhkan adalah ketidaknyamanan metode suntikan. Rasa takut terhadap jarum suntik membuat sebagian pasien menghentikan pengobatan sebelum mencapai hasil optimal.

    Kondisi ini mendorong meningkatnya minat terhadap terapi oral. Obat berbentuk pil dinilai lebih ramah bagi pasien karena mudah dikonsumsi dan lebih menyatu dengan rutinitas harian. Preferensi ini juga tercermin dalam tren global, khususnya di Amerika Serikat.

    Awal 2026 menjadi momentum penting dengan diperkenalkannya terapi penurun berat badan berbentuk pil sebagai alternatif obat suntik. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Wegovy versi oral, produk dari perusahaan farmasi Novo Nordisk.

    Berdasarkan data IQVIA yang dikutip Reuters pada 23 Januari 2026, Wegovy versi tablet mencatat 18.410 resep pada pekan penuh pertama yang berakhir 16 Januari 2026. Bahkan, dalam empat hari awal sejak peluncuran pada 5 Januari, tercatat 3.071 resep. Angka tersebut menunjukkan tingginya antusiasme pasien terhadap terapi obesitas berbentuk pil.

    “Wegovy oral dipasarkan di Amerika Serikat dengan skema pembiayaan mandiri atau self-pay, mengingat sebagian besar asuransi belum menanggung obat penurun berat badan,” tulis laporan data dari IQVIA tersebut, dikutip Rabu (4/2).

    Harga dosis awal 1,5 mg dan 4 mg dipatok sebesar USD 149 per bulan, sedangkan dosis pemeliharaan 9 mg dan 25 mg dijual sekitar USD 299 per bulan. Perusahaan juga merencanakan penyesuaian harga dosis 4 mg menjadi USD 199 per bulan setelah pertengahan April.

    Distribusi obat ini dilakukan melalui jaringan apotek besar seperti CVS dan Costco, serta platform layanan kesehatan digital seperti Ro, LifeMD, WeightWatchers, dan GoodRx. Pola ini mencerminkan perubahan layanan kesehatan yang semakin mengutamakan kemudahan akses bagi pasien.

    “Respons positif juga terlihat di pasar modal. Saham Novo Nordisk di Denmark tercatat naik sekitar 6,5 persen pada 16 Januari 2026, mencapai level tertinggi sejak September. Investor menilai capaian awal resep sebagai sinyal kuat besarnya potensi pasar terapi obesitas oral,” lapor data tersebut.

    Kedepan, persaingan di pasar obat obesitas diperkirakan semakin ketat. Sejumlah perusahaan farmasi lain tengah mengembangkan obat sejenis dalam bentuk pil yang masih menunggu persetujuan regulator, dengan salah satu keputusan dijadwalkan pada April 2026.

    Bagi Indonesia, tren global ini memiliki relevansi tinggi. Dengan angka obesitas yang terus meningkat, terapi oral dinilai lebih sesuai dengan kebiasaan masyarakat yang telah lama akrab dengan obat berbentuk pil. Selain itu, obat oral lebih mudah didistribusikan karena tidak memerlukan penyimpanan rantai dingin, sehingga lebih cocok untuk wilayah dengan kondisi geografis yang beragam.

    Meski demikian, para pengamat menegaskan bahwa inovasi obat bukan solusi tunggal. Pengendalian obesitas tetap membutuhkan pendekatan menyeluruh, termasuk perubahan pola makan, peningkatan aktivitas fisik, dan edukasi kesehatan yang berkelanjutan.

    Aspek keterjangkauan juga menjadi catatan penting. Jika terapi oral obesitas tersedia di Indonesia, diperlukan kajian mendalam terkait regulasi, harga, dan potensi integrasinya ke dalam sistem layanan kesehatan nasional. Dengan strategi yang tepat, terapi oral dapat menjadi bagian dari upaya jangka panjang menekan laju penyakit tidak menular di Tanah Air.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Ramalan Zodiak Scorpio Besok Kamis 5 Februari 2026: Lengkap Segala Aspek

    By adm_imr7 Februari 20260 Views

    Cairkan bansos PKH dan BPNT 2026 via situs Kemensos

    By adm_imr7 Februari 20261 Views

    Program SIGAP Capai 80 Ribu Anak, Tingkatkan Layanan Kesehatan Primer

    By adm_imr7 Februari 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Putin Says Western Sanctions are Akin to Declaration of War

    9 Januari 2020

    Investors Jump into Commodities While Keeping Eye on Recession Risk

    8 Januari 2020

    Marquez Explains Lack of Confidence During Qatar GP Race

    7 Januari 2020

    There’s No Bigger Prospect in World Football Than Pedri

    6 Januari 2020
    Berita Populer

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    Kabupaten Malang 6 Februari 2026

    Kabupaten Malang– Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang menggeledah Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten…

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026

    Oknum Satpam Memang Beda! Diduga Berawal Dari Teman Kantor Hingga Berduaan di Hotel

    7 Februari 2026

    Dengan tren positif, PSMS Medan incar poin di kandang Garudayaksa FC

    1 Februari 2026
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?