Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Universitas Jember Siapkan UTBK SNBT 2026

    4 April 2026

    IHSG Mungkin Konsolidasi, BBNI, BUMI, DEWA Jadi Favorit Analis

    4 April 2026

    5 Tips Pilih Sepatu Lari Nyaman untuk Hindari Cedera Kaki

    4 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sabtu, 4 April 2026
    Trending
    • Universitas Jember Siapkan UTBK SNBT 2026
    • IHSG Mungkin Konsolidasi, BBNI, BUMI, DEWA Jadi Favorit Analis
    • 5 Tips Pilih Sepatu Lari Nyaman untuk Hindari Cedera Kaki
    • Tanggal 26 Juni 2026 Jatuh Pada Hari Apa? Daftar Peringatan Nasional dan Internasional
    • Kejagung Akui Videografer Amsal Jadi Tersangka Korupsi Proyek
    • Tamu Pernikahan Viral Bawa Banner Besar Buktikan Transfer Hadiah
    • Petunjuk Menteri Keuangan Purbaya, Bea Cukai Amankan Kapal Mewah yang Melanggar Aturan di Teluk Jakarta
    • Doa Kesembuhan Saat Sakit dalam Islam, Ikhtiar Spiritual yang Diajarkan Nabi Muhammad SAW
    • Dapur Flobamorata SMK Kusuma Atambua Sajikan Kuliner Lokal Nusantara
    • Mantan Bintang Arema FC Yosep Iyai Meninggal, Dunia Sepak Bola Papua Berduka
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»TNI Belum Tetapkan Perwira Pengganti Komandan ISF Gaza

    TNI Belum Tetapkan Perwira Pengganti Komandan ISF Gaza

    adm_imradm_imr25 Februari 20267 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Penunjukan Indonesia sebagai Wakil Komandan Pasukan di International Stabilization Force (ISF)

    Salah satu hasil penting dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Board of Peace (BoP) yang digelar pada Kamis (19/2/2026) di Washington DC, Amerika Serikat (AS) adalah penunjukkan Indonesia sebagai Wakil Komandan pasukan di International Stabilization Force (ISF). Penunjukkan ini disambut positif oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia mengaku siap mengirimkan 8.000 pasukan ke wilayah Gaza, Palestina. Bahkan bila diperlukan, Indonesia siap menambah jumlah pasukan tersebut.

    Namun, Menteri Luar Negeri Sugiono menyebut bahwa belum ada penunjukkan wakil komandan ISF. Hal tersebut akan ditentukan oleh TNI. “Belum kelihatan (ada yang ditunjuk). Itu nanti dari TNI lah yang memilih,” ujar Sugiono ketika memberikan keterangan di Washington DC, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (21/2/2026).

    Respons serupa juga disampaikan oleh Mabes TNI melalui pesan pendek pada hari ini. “Belum ditentukan (wakil komandan ISF). Mohon waktu, semuanya masih dalam proses,” ujar Wakil Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Brigjen Osmar Silalahi, kepada IDN Times.

    Kementerian Pertahanan pun mengaku belum bisa berkomentar banyak. Mereka memilih untuk menunggu instruksi dari Prabowo. “Kami masih menunggu arahan dari Presiden,” kata Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan Brigjen TNI Rico Sirait kepada IDN Times melalui pesan pendek pada Jumat kemarin.

    Penentuan Sosok Wakil Komandan Menunggu Pertemuan Jenderal Bintang Empat

    Sementara itu, Kepala Centre for Intermestic and Diplomatic Engagement (CIDE), Anton Aliabbas mengatakan, pembicaraan mengenai pengiriman pasukan ISF tidak berakhir pada Kamis kemarin di Washington DC. Berdasarkan informasi yang ia miliki, masih akan ada pertemuan lanjutan yang akan dihadiri oleh jenderal bintang empat dari negara-negara yang sudah sepakat mengirimkan pasukan ke ISF.

    Komandan ISF di Gaza, Mayor Jenderal Jasper Jeffers mengatakan, selain Indonesia ada pula empat negara lainnya yang siap mengirimkan pasukan ke Gaza yakni Kosovo, Albania, Kazakhstan, dan Maroko. Sementara Mesir dan Yordania siap untuk melatih personel polisi asal Palestina. Namun, Indonesia menjadi negara yang mengirimkan pasukan paling banyak di antara lima negara tersebut.

    “Setelah pertemuan yang ada di Washington DC, akan dilanjutkan dengan pertemuan four star general meeting. Di sana akan dibahas lebih detail mengenai level operasional hingga pembagian wilayah operasi pasukan ISF asal Indonesia,” ujar Anton melalui telepon kepada IDN Times pada Jumat malam kemarin.

    Ia menambahkan, jenderal bintang empat yang akan mewakili Indonesia kemungkinan adalah Panglima TNI atau Wakil Panglima TNI. Pertemuan tersebut rencananya akan diadakan di Timur Tengah 10 hari usai KTT BoP di Washington DC.

    Kualifikasi Wakil Komandan ISF dari TNI

    Anton pun menyebutkan, Indonesia memang ingin menjadi Wakil Komandan dalam pengiriman pasukan ISF. Selain karena mengirimkan pasukan dalam jumlah paling besar, dengan menjadi pimpinan ISF maka bisa memengaruhi secara langsung operasional ISF di Jalur Gaza.

    “Posisi wakil komandan ISF ini dapat diartikan sebagai bentuk penghargaan internasional terhadap jejak peran dan kontribusi Indonesia dalam misi perdamaian,” ujar Anton.

    Ia memperkirakan, posisi wakil komandan ISF akan diisi oleh jenderal bintang dua dari TNI. Sebab, yang memimpin brigade idealnya merupakan jenderal bintang satu. Maka, dalam pandangan Anton, sosok yang disiapkan untuk mengisi pos Wakil Komandan ISF harus diseleksi secara serius.

    “Kemampuan dan kompetensi dari perwira yang ditunjuk akan menentukan kesuksesan dari realisasi tujuan, kepentingan dan ekspektasi publik terkait keterlibatan Indonesia di BoP (Board of Peace) dan ISF,” katanya.

    Maka, kualifikasi yang harus dimiliki oleh calon wakil komandan ISF yakni perwira tinggi di TNI yang memiliki jejak pengalaman tugas (tour of duty) yang bervariasi mulai dari level staf hingga komandan. Kedua, perwira tinggi TNI itu juga harus memiliki pengalaman pernah terlibat dalam misi perdamaian PBB.

    “Pengalaman dinas dalam pasukan akan sangat membantu dalam beradaptasi di lingkungan kerja baru yang multinasional. Maka, tentu kemampuan bahasa asing yang sangat memadai akan ikut menunjang dalam pelaksanaan tugas,” tutur dia.

    Belum Ada Keputusan di Mana Wilayah Operasi Pasukan ISF Indonesia

    Ketika ditanyakan wilayah operasi pasukan ISF asal Indonesia, Menteri Luar Negeri Sugiono menyebut, hal itu belum ditentukan. Sebab, dalam pemaparan di Gedung Putih, Mayor Jenderal Jasper Jeffers hanya memaparkan wilayah operasional pasukan ISF terbagi ke dalam lima sektor yakni Rafah, Khan Yunis, Deir el Balah, Kota Gaza, dan Gaza Utara.

    “Mulai (penempatan pasukan ISF) dari Rafah, begitu kemarin yang disampaikan. Tapi detail operasinya seperti apa, tactical game seperti apa, itu masih akan dibahas lebih lanjut,” kata Sugiono.

    Pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal itu tak menampik risiko pengiriman pasukan Indonesia ke ISF tergolong tinggi. Itu sebabnya dibutuhkan mandat yang jelas sebelum pasukan TNI dikirim ke lapangan.

    “Kita juga tidak mau prajurit kita jadi korban di luar misi yang sedang dilaksanakan. Itu pentingnya peran Indonesia ada di Board of Peace dan menjadi wakil komandan ISF. Saya kira itu akan memperbesar keyakinan bahwa keamanan prajurit tetap bisa jadi yang utama,” tutur dia.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Tanggal 26 Juni 2026 Jatuh Pada Hari Apa? Daftar Peringatan Nasional dan Internasional

    By adm_imr4 April 20263 Views

    Megawati Berduka Atas Kematian Prajurit RI di Lebanon, Ajak Kekuatan Politik Bersatu

    By adm_imr4 April 20263 Views

    Profil Praka Farizal, Prajurit TNI Gugur dalam Tugas UNIFIL di Lebanon

    By adm_imr4 April 20267 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Universitas Jember Siapkan UTBK SNBT 2026

    4 April 2026

    IHSG Mungkin Konsolidasi, BBNI, BUMI, DEWA Jadi Favorit Analis

    4 April 2026

    5 Tips Pilih Sepatu Lari Nyaman untuk Hindari Cedera Kaki

    4 April 2026

    Tanggal 26 Juni 2026 Jatuh Pada Hari Apa? Daftar Peringatan Nasional dan Internasional

    4 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?