Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Suzuki Burgman 2026 Lebih Mewah, Tapi Fitur Ini Masih Kurang?

    4 April 2026

    Gabungkan Puasa Syawal dan Qadha, Perbanyak Pahala dengan Niat dan Cara yang Benar

    4 April 2026

    Kekuasaan listrik ibu kota Iran terputus setelah serangan AS-Israel

    4 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sabtu, 4 April 2026
    Trending
    • Suzuki Burgman 2026 Lebih Mewah, Tapi Fitur Ini Masih Kurang?
    • Gabungkan Puasa Syawal dan Qadha, Perbanyak Pahala dengan Niat dan Cara yang Benar
    • Kekuasaan listrik ibu kota Iran terputus setelah serangan AS-Israel
    • UKSW dan Gereja Toraja Rayakan HUT ke-79, Kembangkan Pendidikan untuk Generasi Muda
    • Megawati Berduka Atas Kematian Prajurit RI di Lebanon, Ajak Kekuatan Politik Bersatu
    • AWK Minta Maaf Atas Penyebaran Konten Hoax
    • Puncak arus balik 2026 belum berlalu, kemacetan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi memanjang
    • PP Tunas Berlaku, Ini Cara Alihkan Anak ke Aktivitas Produktif
    • Opini: Bebaskan Timor Barat dari Malaria, Kuncinya Surveilans Migrasi
    • 7 manfaat minum alpukat untuk ibu hamil, jangan sampai terlewat
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Daerah»Tradisi Ziarah Wali di Surabaya Dukungan Dewan, Jadi Magnet Wisata Religi Jawa Timur

    Tradisi Ziarah Wali di Surabaya Dukungan Dewan, Jadi Magnet Wisata Religi Jawa Timur

    adm_imradm_imr25 Januari 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Dukungan DPRD Surabaya untuk Tradisi Ziarah Wali di Gununganyar Lor

    Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, menunjukkan dukungan penuh terhadap tradisi ziarah wali yang dilakukan oleh masyarakat Gununganyar Lor menjelang Ramadhan. Ia menilai kegiatan ini tidak hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga menjadi upaya melestarikan budaya lokal di tengah arus modernisasi. Tradisi ini dinilai penting dalam memperkuat identitas dan kebersamaan antar generasi.

    Kegiatan ziarah wali lima yang digelar oleh warga Gununganyar Lor Surabaya mendapatkan perhatian luas karena mampu menciptakan semangat kebersamaan lintas generasi. Arif Fathoni yang turut serta dalam rombongan menyatakan bahwa tradisi ini bukan sekadar ritual religi, melainkan momen refleksi atas perjuangan para wali sekaligus doa bagi Kota Surabaya agar tetap aman dan tenteram. Ia juga mengucapkan doa khusus untuk Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi agar diberi kekuatan dalam memimpin kota.

    Tradisi ziarah wali lima sudah lama dikenal sebagai bentuk penghormatan terhadap para penyebar Islam di Jawa Timur. Dari Sunan Ampel hingga Sunan Giri, makam para wali menjadi tujuan ribuan peziarah setiap tahun. Menurut para tokoh masyarakat, kegiatan ini bukan hanya ritual, tetapi juga sarana pendidikan rohani bagi generasi muda agar tidak kehilangan akar budaya mereka.

    Koordinator kegiatan, Maskur Nasrulloh, menekankan bahwa ziarah menjelang Ramadhan menjadi ruang muhasabah diri. Ia berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan kecintaan kepada para wali, meneladani akhlak mereka, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. Hal senada disampaikan oleh tokoh masyarakat Abdul Muhith yang menilai tradisi ini harus terus dilestarikan sebagai media pembelajaran spiritual.

    Fenomena ziarah wali juga memiliki dampak sosial-ekonomi. Beberapa penelitian mencatat bahwa wisata religi di Jawa Timur, termasuk ziarah wali, berkontribusi pada perputaran ekonomi lokal. Pedagang kecil, penyedia transportasi, hingga pengelola penginapan turut merasakan manfaat dari ramainya kunjungan jamaah. Pemerintah daerah pun sering menjadikan wisata religi sebagai bagian dari strategi pariwisata berbasis budaya.

    Di sisi lain, tradisi ini menjadi benteng identitas di tengah gempuran budaya global. Akademisi dari Universitas Airlangga menilai bahwa pelestarian tradisi keagamaan seperti ziarah wali mampu menjaga kohesi sosial. Dengan adanya dukungan dari pejabat publik, masyarakat merasa lebih percaya diri untuk terus melaksanakan kegiatan yang diwariskan turun-temurun.

    Arif Fathoni menegaskan bahwa sebagai wakil rakyat, ia berkewajiban mendukung setiap upaya warga dalam menjaga tradisi. Menurutnya, nilai spiritual yang terkandung dalam ziarah wali dapat menjadi penyeimbang di tengah kehidupan kota yang serba cepat. “Kegiatan wisata religi ini diikuti berbagai unsur masyarakat, mulai dari takmir dan remaja masjid, termasuk warga RW 01 Gununganyar Lor,” ujarnya.

    Tradisi ziarah wali lima juga sejalan dengan tren meningkatnya minat wisata religi di Indonesia. Data Kementerian Pariwisata menunjukkan bahwa destinasi berbasis spiritual mengalami kenaikan kunjungan dalam lima tahun terakhir. Hal ini menandakan bahwa masyarakat semakin mencari pengalaman yang bukan hanya rekreasi, tetapi juga memberi ketenangan batin.

    Dengan dukungan DPRD Surabaya, diharapkan tradisi ziarah wali tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang sebagai bagian dari identitas kota. Surabaya yang dikenal sebagai kota metropolitan tetap memiliki ruang bagi warganya untuk merawat nilai-nilai spiritual. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa modernitas dan tradisi bisa berjalan beriringan.

    Ke depan, masyarakat berharap pemerintah kota dapat memberikan fasilitas lebih baik bagi kegiatan ziarah, seperti transportasi dan sarana pendukung. Dengan begitu, tradisi ini tidak hanya lestari, tetapi juga memberi manfaat lebih luas bagi warga Surabaya dan Jawa Timur. Dukungan publik dan pemerintah menjadi kunci agar tradisi ziarah wali tetap hidup di tengah perubahan zaman.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Puncak arus balik 2026 belum berlalu, kemacetan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi memanjang

    By adm_imr4 April 20263 Views

    Sehari Pasca Lebaran 2026, Antrean Kendaraan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Masih Panjang

    By adm_imr4 April 20263 Views

    Pemkot Kediri tingkatkan pembangunan, pendidikan dan kesehatan jadi prioritas utama

    By adm_imr4 April 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Suzuki Burgman 2026 Lebih Mewah, Tapi Fitur Ini Masih Kurang?

    4 April 2026

    Gabungkan Puasa Syawal dan Qadha, Perbanyak Pahala dengan Niat dan Cara yang Benar

    4 April 2026

    Kekuasaan listrik ibu kota Iran terputus setelah serangan AS-Israel

    4 April 2026

    UKSW dan Gereja Toraja Rayakan HUT ke-79, Kembangkan Pendidikan untuk Generasi Muda

    4 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?