Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Proyek Listrik Kereta Api Malaysia Selesai Lebih Cepat

    11 Maret 2026

    Kecelakaan Maut di Surabaya, Mobil HR-V Terbalik 2 Meter Dekat Masjid Al Akbar

    11 Maret 2026

    Kronologi pemuda Makassar tewas ditembak polisi saat pembubaran pertandingan Omega

    11 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Rabu, 11 Maret 2026
    Trending
    • Proyek Listrik Kereta Api Malaysia Selesai Lebih Cepat
    • Kecelakaan Maut di Surabaya, Mobil HR-V Terbalik 2 Meter Dekat Masjid Al Akbar
    • Kronologi pemuda Makassar tewas ditembak polisi saat pembubaran pertandingan Omega
    • Arcfox Listrik Siap Jadi Pemain Utama, Target Naik 200% untuk BAIC Indonesia
    • APBN Defisit Rp135,7 Triliun Meski Pajak Naik 30,4 Persen
    • Dana Abadi, Disiplin Fiskal, dan Masa Depan Wakaf Indonesia: Inspirasi dari Harvard Endowment
    • Pekerja Migran Kehilangan Rp1,7 Miliar, Bos Restoran Jepang di Sydney Diperiksa
    • Khutbah Jumat Ramadhan: Bahaya Membatalkan Puasa
    • 7 penyebab kulit kering selama kehamilan, perhatikan pilihan sabun
    • Jadwal Imsak dan Buka Puasa Ramadan Hari Ini di Nunukan
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»Trump Ancam Tarif 100 Persen, Ini Tanggapan Kanada

    Trump Ancam Tarif 100 Persen, Ini Tanggapan Kanada

    adm_imradm_imr5 Februari 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Peran Kanada dalam Dinamika Hubungan Dagang Global

    Perdana Menteri (PM) Kanada, Mark Carney, menyatakan bahwa negaranya tidak berniat menjalin kesepakatan perdagangan bebas dengan China. Pernyataan ini muncul setelah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengancam akan mengenakan tarif hukuman sebesar 100 persen jika Ottawa membuat kesepakatan dengan Beijing. Hal ini menunjukkan ketegangan yang semakin memburuk antara Kanada dan AS.

    Pada Minggu (25/1/2026), Carney mengungkapkan bahwa Kanada menghormati kewajibannya berdasarkan perjanjian perdagangan Kanada-AS-Meksiko (CUSMA). Pihaknya tidak akan membuat perjanjian perdagangan bebas tanpa memberi tahu kedua mitra dagang lainnya. Pernyataan ini diperkuat oleh laporan dari CNBC.

    Ketegangan antara Trump dan Kanada meningkat setelah pidato Carney di Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss. Carney menyentil hegemoni AS dan kekuatan besar yang menggunakan integrasi ekonomi sebagai senjata. Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, juga menyampaikan protes terhadap perjanjian Ottawa-Beijing. Ia menyebut Washington tidak dapat membiarkan tetangga di utara AS itu menjadi celah yang memungkinkan China membanjiri Negeri Paman Sam dengan barang-barang murah.

    Kesepakatan Kanada-China yang Konsisten dengan CUSMA

    Pada 16 Januari, Kanada dan China menyetujui kesepakatan pendahuluan untuk saling menurunkan tarif barang-barang tertentu. Carney menyatakan bahwa kesepakatan tersebut bertujuan memperbaiki beberapa masalah yang meningkat dalam beberapa tahun terakhir dan sepenuhnya konsisten dengan CUSMA.

    Berdasarkan kesepakatan tersebut, Ottawa akan mengizinkan 49 ribu kendaraan listrik (EV) China masuk ke pasarnya dengan tarif yang lebih rendah sebesar 6,1 persen. Carney mengatakan bahwa batasan awal impor EV ditetapkan sekitar 3 persen dari 1,8 juta kendaraan yang dijual di Kanada setiap tahunnya. Informasi ini dilansir oleh The Guardian.

    Sebagai imbalan, Beijing diperkirakan mulai berinvestasi di industri otomotif Kanada dalam waktu tiga tahun. China juga akan memangkas bea masuk ekspor pertanian Kanada, termasuk minyak biji canola, yang tarifnya diturunkan menjadi 15 persen per 1 Maret. Ekspor lainnya, seperti lobster, kepiting, dan kacang polong juga tidak akan dikenakan tarif setidaknya hingga akhir 2026.

    Pada 2024, Kanada meniru AS untuk mengenakan tarif 100 persen pada EV China, serta tarif 25 persen pada baja dan aluminium. Beijing membalasnya dengan mengenakan pajak impor 100 persen pada minyak dan tepung canola Kanada, serta 25 persen pada daging babi dan makanan laut.

    Ajakan untuk Mendukung Produk Dalam Negeri

    Carney mengajak warganya untuk mendukung bisnis dan pekerja dalam negeri di bawah kebijakan baru bernama Beli Produk Kanada, sebagai respons terhadap tekanan ekonomi yang meningkat. Carney mengatakan, pemerintah juga akan memprioritaskan pengadaan dalam negeri untuk berbagai proyek nasional utama, termasuk perumahan, infrastruktur, dan pertahanan.

    “Dengan ekonomi kita yang terancam dari luar negeri, warga Kanada telah membuat pilihan, untuk fokus pada apa yang dapat kita kendalikan. Anda memilih untuk menginvestasikan uang hasil jerih payah Anda untuk bisnis Kanada, dan pekerja Kanada,” kata Carney.

    “Pemerintah baru Kanada melakukan hal yang sama dengan kebijakan Beli Produk Kanada yang baru. Beli Produk Kanada, bangun Kanada, dan bersama-sama kita akan membangun Kanada yang kuat,” sambungnya.

    Gerakan Negara-Negara Kekuatan Menengah

    Carney memimpin gerakan negara-negara kekuatan menengah untuk menemukan cara bersatu dan melawan AS di bawah Trump. Pemimpin Kanada itu mengatakan bahwa kekuatan menengah harus bertindak bersama jika tidak ingin menjadi santapan. Meski tidak menyebut Trump secara langsung, Carney memperingatkan tentang paksaan oleh kekuatan besar.

    Trump telah berulang kali menyuarakan gagasannya untuk menjadikan Kanada sebagai negara bagian ke-51 AS. Pada pekan ini, Trump memposting gambar yang diedit di media sosialnya yang menunjukkan peta AS yang mencakup Kanada, Venezuela, Greenland, dan Kuba sebagai bagian dari wilayahnya.

    “Kita perlu melindungi dan memperkuat ekonomi Kanada, dan diversifikasi perdagangan sangat penting untuk itu. Itulah mengapa kita pergi ke China, itulah mengapa kita akan pergi ke India. Dan itulah mengapa kita tidak akan menaruh semua telur kita dalam satu keranjang,” kata Anand, dikutip dari CBC.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Dialektika “Mirror Dimension” dalam Perang AS-Israel vs Iran

    By adm_imr11 Maret 20261 Views

    All England Open 2026 – Taufik Hidayat Beri Nasihat, Semua Wakil Indonesia Gugur di Babak 8 Besar

    By adm_imr10 Maret 20261 Views

    Jalur udara lumpuh, penerbangan repatriasi Timur Tengah dipercepat

    By adm_imr10 Maret 20263 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Proyek Listrik Kereta Api Malaysia Selesai Lebih Cepat

    11 Maret 2026

    Kecelakaan Maut di Surabaya, Mobil HR-V Terbalik 2 Meter Dekat Masjid Al Akbar

    11 Maret 2026

    Kronologi pemuda Makassar tewas ditembak polisi saat pembubaran pertandingan Omega

    11 Maret 2026

    Arcfox Listrik Siap Jadi Pemain Utama, Target Naik 200% untuk BAIC Indonesia

    11 Maret 2026
    Berita Populer

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    Kabupaten Malang 28 Februari 2026

    Malang – Aparat dari Polres Malang mengungkap dugaan tindak pidana membuat dan menguasai bahan peledak…

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    6 Februari 2026

    Jadwal MotoGP Thailand 2026 Live Trans7, Bagnaia Tunjukkan Tanda Bertahan

    1 Maret 2026

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?