Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Daftar saham paling terkonsentrasi di BEI: BREN, RLCO, DSSA, AGII

    6 April 2026

    Niat Sholat Tabah: Tulisan Arab, Latin, dan Artinya Lengkap

    6 April 2026

    Mengintip Prospek Saham Kendaraan Listrik ASII, VKTR, dan IMAS di Tengah Isu BBM

    6 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 6 April 2026
    Trending
    • Daftar saham paling terkonsentrasi di BEI: BREN, RLCO, DSSA, AGII
    • Niat Sholat Tabah: Tulisan Arab, Latin, dan Artinya Lengkap
    • Mengintip Prospek Saham Kendaraan Listrik ASII, VKTR, dan IMAS di Tengah Isu BBM
    • Kru Kapal Nazila 05 yang Tenggelam di Perairan Utara Taliabu
    • Tekan BBM Tanpa WFH, DPRD Sidoarjo Dorong Transportasi Umum untuk ASN
    • Pencarian Bocah Hilang di DAM Colo Karanganyar, Relawan Sisir 4 Titik Air
    • Mensos Sosialisasi Digitalisasi Bansos di Kabupaten Malang untuk Data yang Lebih Akurat
    • 7 cara meningkatkan kesehatan usus, jangan lewatkan
    • Drama Ikan Lele Mentah MBG
    • Klasemen dan Top Skor Final Empat Proliga: Petrokimia dan Popsivo Incar JEP, Voronkova Meledak
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Politik»Wabup Kritik Keterlambatan Penanganan Dua Bulan Pasca Banjir

    Wabup Kritik Keterlambatan Penanganan Dua Bulan Pasca Banjir

    adm_imradm_imr1 Februari 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kondisi Pascabanjir yang Masih Memprihatinkan

    Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi, mengungkapkan kekhawatiran terhadap lambannya penanganan pascabanjir bandang yang melanda wilayahnya. Hingga dua bulan setelah bencana, sejumlah masalah krusial dinilai belum tertangani secara maksimal. Ia menyebutkan bahwa tumpukan kayu dan material sisa banjir di Kecamatan Sawang hingga kini masih belum diangkut. Selain itu, pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak juga belum menunjukkan perkembangan signifikan.

    Pernyataan tersebut disampaikan Tarmizi saat ditemui di Kantor Bupati Aceh Utara, Sabtu (24/1/2026). Ia menyebut kondisi di sejumlah lokasi terdampak masih memprihatinkan karena penanganan sejauh ini hanya fokus pada pembersihan lumpur.

    “Tumpukan kayu masih belum tersentuh. Di Sawang keadaannya masih sama seperti hari pertama banjir. Bahkan di sekitar rumah saya juga masih dipenuhi kayu,” ujar Tarmizi.

    Selain persoalan material sisa banjir, Tarmizi juga mengaku khawatir terhadap penyelesaian pembangunan huntara. Menurutnya, sisa waktu menuju bulan Ramadan relatif terbatas untuk menyelesaikan seluruh unit hunian yang dibutuhkan warga.

    “Secara realistis, tidak semua huntara bisa difungsikan sebelum Ramadan. Namun kami terus berkoordinasi dengan BNPB agar prosesnya dapat dipercepat,” katanya. Meski demikian, ia menyebut pihak BNPB tetap optimistis sebagian huntara dapat selesai dan digunakan tepat waktu.

    Pemerintah daerah, lanjut Tarmizi, juga telah merampungkan pendataan korban, baik korban jiwa maupun kerusakan infrastruktur, dan menyerahkan seluruh data tersebut kepada BNPB sebagai dasar penanganan lanjutan.

    Tarmizi berharap seluruh bantuan bagi warga terdampak banjir dapat disalurkan sebelum Ramadan, sehingga masyarakat dapat segera kembali menjalani aktivitas normal. Diketahui, banjir bandang yang melanda Aceh Utara pada 26 November 2025 tercatat menewaskan 246 orang, sementara lima orang lainnya hingga kini masih dinyatakan hilang.

    Warga Masih Bertahan di Pengungsian

    RIBUAN warga di Kecamatan Langkahan dan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, hingga kini masih bertahan di lokasi pengungsian. Mereka belum dapat kembali ke rumah karena tidak mampu membersihkan endapan lumpur tebal yang masih memenuhi permukiman.

    Akibat kondisi tersebut, sebagian warga terpaksa bolak-balik dari tempat pengungsian ke rumah untuk melakukan pembersihan secara bertahap. Namun rumah-rumah tersebut belum layak huni sehingga warga kembali mengungsi. Padahal, banjir bandang besar yang melanda Aceh Utara telah terjadi hampir dua bulan lalu, tepatnya pada 26 November 2025.

    Berdasarkan informasi yang diperoleh Serambi, di Dusun Tanah Merah, Gampong Lubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, kondisi permukiman hingga kini masih dipenuhi lumpur setinggi sekitar satu meter. Endapan lumpur tersebut merupakan sisa banjir bandang yang belum sepenuhnya dapat dibersihkan secara mandiri oleh warga.

    Sejumlah keluarga memilih tetap mengungsi karena kondisi rumah belum memungkinkan untuk ditempati. Sementara itu, sebagian warga lainnya hanya kembali ke rumah untuk membersihkan lumpur, lalu kembali lagi ke pengungsian karena rumah masih lembap dan berlumpur.

    “Sudah hampir dua bulan banjir, sebagian warga masih tinggal di pengungsian. Baru dalam sepekan ini kami bisa membersihkan lumpur di dalam rumah,” ujar Ismail, warga Kecamatan Langkahan, kepada Infomalangraya.com, Minggu (25/1/2026).

    Ia mengatakan, proses pembersihan belum tuntas karena lumpur yang mengendap masih sangat tebal dan sudah mulai mengeras, sehingga membutuhkan waktu lama untuk dibersihkan.

    Menurut Ismail, keterbatasan tenaga, peralatan, serta kondisi fisik warga membuat pembersihan berjalan sangat lambat. Padahal, warga berharap dapat kembali menempati rumah sebelum memasuki bulan suci Ramadan. “Sebenarnya kami juga ingin pulang ke rumah, tapi kalau rumah masih penuh lumpur, kami juga tidak bisa masuk, jadi terpaksa bertahan dulu di tempat pengungsian,” ujarnya.

    Sementara itu, Abdullah, warga Dusun Bidari, Gampong Lubok Pusaka, mengatakan kondisi pascabanjir masih jauh dari normal. Selain banyak rumah rusak, warga juga masih mengalami keterbatasan akses listrik dan air bersih.

    Ia menyebutkan, jumlah rumah yang hilang mencapai sekitar 300 unit, sementara rumah dengan kategori rusak berat juga cukup banyak. Pemerintah pusat, katanya, telah menyiapkan bantuan hunian sementara bagi para korban banjir.

    “Alhamdulillah sudah ditangani pemerintah pusat. Kita berharap hunian sementara segera bisa ditempati sebelum Ramadan,” katanya.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Perang AS-Iran: Krisis Global atau Kekacauan Berlebihan?

    By adm_imr6 April 20261 Views

    Walikota Andi Harun Kritik Keterlambatan Penerbitan Surat Rekomendasi Pj Sekda di Pemprov Kaltim

    By adm_imr5 April 20262 Views

    Soal dan Jawaban B Indonesia Kelas 10 Halaman 126-128 Bab 5

    By adm_imr5 April 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Daftar saham paling terkonsentrasi di BEI: BREN, RLCO, DSSA, AGII

    6 April 2026

    Niat Sholat Tabah: Tulisan Arab, Latin, dan Artinya Lengkap

    6 April 2026

    Mengintip Prospek Saham Kendaraan Listrik ASII, VKTR, dan IMAS di Tengah Isu BBM

    6 April 2026

    Kru Kapal Nazila 05 yang Tenggelam di Perairan Utara Taliabu

    6 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?