Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Hasil Akhir Final FIFA 2026: Indonesia Juara Kedua Setelah Kalahkan Bulgaria 0-1

    6 April 2026

    Daftar saham paling terkonsentrasi di BEI: BREN, RLCO, DSSA, AGII

    6 April 2026

    Niat Sholat Tabah: Tulisan Arab, Latin, dan Artinya Lengkap

    6 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 6 April 2026
    Trending
    • Hasil Akhir Final FIFA 2026: Indonesia Juara Kedua Setelah Kalahkan Bulgaria 0-1
    • Daftar saham paling terkonsentrasi di BEI: BREN, RLCO, DSSA, AGII
    • Niat Sholat Tabah: Tulisan Arab, Latin, dan Artinya Lengkap
    • Mengintip Prospek Saham Kendaraan Listrik ASII, VKTR, dan IMAS di Tengah Isu BBM
    • Kru Kapal Nazila 05 yang Tenggelam di Perairan Utara Taliabu
    • Tekan BBM Tanpa WFH, DPRD Sidoarjo Dorong Transportasi Umum untuk ASN
    • Pencarian Bocah Hilang di DAM Colo Karanganyar, Relawan Sisir 4 Titik Air
    • Mensos Sosialisasi Digitalisasi Bansos di Kabupaten Malang untuk Data yang Lebih Akurat
    • 7 cara meningkatkan kesehatan usus, jangan lewatkan
    • Drama Ikan Lele Mentah MBG
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kuliner»Warga Toboali Basel Bingung Anaknya Terus Diberi Menu MBG Kacang-kacangan

    Warga Toboali Basel Bingung Anaknya Terus Diberi Menu MBG Kacang-kacangan

    adm_imradm_imr17 Maret 20263 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Program Makan Bergizi Gratis di Bangka Selatan Dikritik

    Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bangka Selatan kini tengah menjadi sorotan setelah ditemukan adanya masalah dalam pemberian menu makanan yang tidak sesuai dengan usia balita. Hal ini menimbulkan kekhawatiran dari warga terutama para orang tua yang merasa bahwa program tersebut belum sepenuhnya mempertimbangkan kebutuhan gizi anak-anak.

    Keluhan Warga Terhadap Menu Makanan

    Salah satu keluhan datang dari Udi, seorang warga Kelurahan Toboali, yang menyatakan bahwa paket makanan untuk anak laki-lakinya yang baru berusia 10 bulan mengandung menu kering seperti kacang polong, kacang telur, dan kacang koro. Kondisi ini dinilai tidak sesuai karena bayi tersebut belum memiliki gigi yang cukup untuk mengunyah makanan keras.

    Udi mengungkapkan bahwa meskipun ada beberapa kali menu yang lebih relevan seperti puding, telur, dan buah, dominasi makanan kering tetap menjadi perhatian serius. Ia meminta agar SPPG melakukan evaluasi menyeluruh agar distribusi menu kedepannya disesuaikan dengan profil usia penerima manfaat.

    Kritik Serupa dari Warga Lain

    Irna, seorang warga Kecamatan Pulau Besar, juga menyampaikan kritik terhadap komposisi menu kering yang diberikan kepada anak usia sekolah menengah atas. Meskipun paket makanan memiliki variasi seperti keripik tempe dan telur, ia merasa standar kecukupan gizi untuk mendukung produktivitas siswa tetap perlu ditinjau ulang secara transparan.

    Tanggapan dari Dinas Kesehatan

    Menanggapi gejolak di masyarakat, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Bangka Selatan mulai melakukan langkah-langkah peninjauan serius. Kepala Dinas Kesehatan Bangka Selatan, dr Agus Pranawa, mengonfirmasi bahwa meski menu telah mengacu pada rekomendasi ahli gizi, terdapat celah dalam teknis pemberian di lapangan.

    Agus Pranawa menjelaskan bahwa meskipun menunya sesuai dengan rekomendasi ahli gizi, masih ada beberapa menu yang berada di bawah Angka Kecukupan Gizi (AKG). Penyajian makanan yang monoton tanpa kuah atau sayur dinilai menyulitkan peserta didik tingkat PAUD hingga sekolah dasar untuk mengonsumsi paket nutrisi tersebut.

    Masalah Pemberian Protein Nabati

    Pihak dinas secara khusus menyoroti kekeliruan pemberian protein nabati berupa kacang-kacangan keras untuk balita yang secara fisik belum mampu mengonsumsinya. Agus Pranawa menegaskan bahwa meskipun secara gizi benar dan mengandung protein, pemberian tersebut salah karena tidak sesuai dengan usia anak.

    Peringatan Terkait Kualitas Pengemasan

    Pemerintah daerah juga mewanti-wanti seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menjamin kualitas pengemasan agar tidak ada lagi temuan makanan yang tidak matang atau berjamur. Kejadian makanan tidak layak konsumsi dipandang dapat merusak citra program, terutama dengan adanya pengawasan ketat dari masyarakat melalui media sosial saat ini.

    Komitmen Dinas Kesehatan

    Dinkes Bangka Selatan menyatakan komitmennya untuk mendampingi SPPG dalam menyusun komposisi menu yang tetap bergizi di tengah fluktuasi harga bahan pangan pokok. Komunikasi terbuka antara pengelola program dengan ahli gizi di setiap puskesmas diharapkan menjadi solusi agar kejadian salah sasaran menu tidak terulang kembali.

    Setiap SPPG jangan takut berdiskusi dengan kami terkait menu program MBG, ujar Agus Pranawa.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Drama Ikan Lele Mentah MBG

    By adm_imr6 April 20261 Views

    Kronologi Siswa SMK Bangka Pusing dan Mual Usai Makan Burger MBG, Roti Berjamur

    By adm_imr5 April 20263 Views

    7 Makanan yang Membantu Embrio Menempel di Rahim

    By adm_imr5 April 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Hasil Akhir Final FIFA 2026: Indonesia Juara Kedua Setelah Kalahkan Bulgaria 0-1

    6 April 2026

    Daftar saham paling terkonsentrasi di BEI: BREN, RLCO, DSSA, AGII

    6 April 2026

    Niat Sholat Tabah: Tulisan Arab, Latin, dan Artinya Lengkap

    6 April 2026

    Mengintip Prospek Saham Kendaraan Listrik ASII, VKTR, dan IMAS di Tengah Isu BBM

    6 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?