Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Akhirnya Terungkap Kondisi Balita Terlindas Mobil MBG, SPPG Beri Penjelasan

    13 April 2026

    Bupati Tulungagung Ditangkap KPK, 16 Orang Diamankan

    13 April 2026

    Cara Unik Aldi Taher Jual Burger, Ide Strategi Dagang Datang dari Al-Qur’an

    13 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 13 April 2026
    Trending
    • Akhirnya Terungkap Kondisi Balita Terlindas Mobil MBG, SPPG Beri Penjelasan
    • Bupati Tulungagung Ditangkap KPK, 16 Orang Diamankan
    • Cara Unik Aldi Taher Jual Burger, Ide Strategi Dagang Datang dari Al-Qur’an
    • DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan Efektif
    • Malam Pertama Pasangan Sesama Jenis di Malang, Intan Ungkap Janji Rey Operasi Kelamin
    • 45 Soal SKI Kelas 7 Kurikulum Merdeka 2026
    • BFLF ajak ASN Donorkan Darah, Stok Menipis Pasca-Lebaran di Banda Aceh
    • 7 Resep Minuman Cokelat Sederhana untuk Dibuat di Rumah
    • 60 Soal Ujian Biologi Kelas 12 2026 dan Jawaban ASAJ, US SMA MA
    • BGN Buat DPR Bingung: Mengapa Beli Motor Listrik Rp50 Juta, Padahal Banyak yang Rp20 Juta?
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Ekonomi»WIKA Bangun Tol Layang Ancol-Pluit Senilai Rp 5 T, Selesaikan Akhir 2026

    WIKA Bangun Tol Layang Ancol-Pluit Senilai Rp 5 T, Selesaikan Akhir 2026

    adm_imradm_imr12 April 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



    Proyek infrastruktur besar yang sedang dikerjakan oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), salah satu emiten konstruksi BUMN, adalah jalan tol layang Ancol Timur–Pluit atau dikenal sebagai Harbour Road II. Proyek ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp 5,02 triliun dan dijalankan bersama dengan PT Girder Indonesia menggunakan skema design and build. Proyek ini ditargetkan selesai pada 31 Desember 2026, dengan progres pembangunan saat ini mencapai 32,31%.

    Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito, menyatakan bahwa proyek ini merupakan solusi strategis untuk mengatasi kemacetan serta meningkatkan konektivitas di kawasan Jakarta Utara. Jalan tol layang ini memiliki panjang sekitar 9,7 kilometer, menghubungkan kawasan Ancol Timur hingga Pluit, serta melintasi beberapa titik vital seperti Pelabuhan Tanjung Priok dan Jalan RE Martadinata.

    “Harbour Road II menjadi bukti kapabilitas WIKA dalam menawarkan solusi infrastruktur modern di tengah kompleksitas kawasan urban,” ujar Agung BW dalam pernyataannya di Jakarta, Senin (6/4).

    Salah satu keunggulan utama dari proyek ini adalah desain dan metode konstruksinya. Jalan tol layang ini mengusung struktur bertingkat dengan ketinggian sekitar 38 meter di atas permukaan tanah. Selain itu, proyek ini menggunakan teknologi segmented box girder dengan lebar hingga 14,3 meter, termasuk kategori terlebar tanpa ribs. Teknologi ini memberikan efisiensi sekaligus kekuatan struktur yang optimal.

    Tidak hanya itu, Harbour Road II juga memiliki bentang steel box girder terpanjang tanpa shoring hingga 70 meter. Proyek ini dibangun secara end-to-end elevated atau di atas permukaan tanah di tengah keterbatasan ruang, berdampingan dengan jalan tol eksisting, jalur kereta api, sungai, hingga kawasan permukiman dan bangunan yang sudah ada.

    “Jalan tol ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan dalam mengurangi kemacetan, meningkatkan efisiensi logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan pesisir utara Jakarta,” kata Agung.

    Selain fokus pada proyek Harbour Road II, WIKA juga menghadapi tantangan dalam kinerja keuangannya. Berdasarkan laporan keuangan tahunan 2025, WIKA mencatatkan rugi bersih sebesar Rp 9,70 triliun, naik 329,20% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 2,26 triliun. Penurunan pendapatan perusahaan menjadi Rp 13,32 triliun dari Rp 19,24 triliun secara tahunan menjadi salah satu penyebab penurunan kinerja keuangan.

    Beban pokok pendapatan turun menjadi Rp 12,19 triliun dari Rp 17,72 triliun, sementara beban lain-lain melonjak menjadi Rp 6,37 triliun dari Rp 3,73 triliun. Rugi ventura bersama juga meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi Rp 1,44 triliun dari Rp 606,66 miliar.

    Akibatnya, rugi sebelum pajak WIKA melebar menjadi Rp 10,12 triliun dari Rp 2,46 triliun. Meskipun menghadapi tekanan tersebut, WIKA berhasil mencatatkan kontrak baru sebesar Rp 17,46 triliun dengan total kontrak berjalan mencapai Rp 50,52 triliun.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Cara Unik Aldi Taher Jual Burger, Ide Strategi Dagang Datang dari Al-Qur’an

    By adm_imr13 April 20260 Views

    OJK ajak lembaga keuangan waspada risiko geopolitik global

    By adm_imr12 April 20260 Views

    Hari Nelayan Nasional 2026: Waka MPR Soroti Ekonomi Biru dan Ketahanan Pangan

    By adm_imr12 April 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Akhirnya Terungkap Kondisi Balita Terlindas Mobil MBG, SPPG Beri Penjelasan

    13 April 2026

    Bupati Tulungagung Ditangkap KPK, 16 Orang Diamankan

    13 April 2026

    Cara Unik Aldi Taher Jual Burger, Ide Strategi Dagang Datang dari Al-Qur’an

    13 April 2026

    DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan Efektif

    13 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Karcis Masuk Pantai Pasir Panjang Disorot, Transparansi Retribusi Dipertanyakan

    7 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?