Makanan yang Sering Diremehkan Tapi Justru Sangat Baik untuk Kesehatan
Banyak orang menganggap makanan sehat itu mahal dan sulit didapat. Padahal, ada banyak makanan sederhana yang sering diremehkan, tetapi memiliki manfaat luar biasa untuk tubuh. Bahkan beberapa di antaranya sangat mudah ditemukan di pasar tradisional di Indonesia. Berikut beberapa makanan yang sering dianggap “biasa saja”, padahal kandungan gizinya luar biasa.
1. Selada Air
Selada air adalah sayuran berdaun hijau dengan rasa pedas, yang kaya akan vitamin, mineral, antioksidan, dan serat. Para ahli menilai selada air sebagai sayuran yang sangat bermanfaat karena rendah kalori dan tinggi vitamin. Satu porsi selada air menyediakan lebih dari 100 persen jumlah vitamin K yang direkomendasikan setiap hari. Selada air juga kaya akan antioksidan yang dapat membantu mengurangi peradangan dan menurunkan risiko kanker tertentu, seperti kanker usus besar dan kulit.
2. Kacang Lentil

Lentil adalah biji kecil yang dapat dimakan dari keluarga polong-polongan. Polong-polongan kaya serat dan protein nabati yang bagus untuk kesehatan. Selain itu, juga mengandung vitamin B, magnesium, kalium, dan seng. Lentil merupakan pilihan sehat bagi mereka yang mengikuti diet vegetarian atau vegan, karena menyediakan sekitar 25% kebutuhan protein harian. Tak hanya itu, lentil juga kaya zat besi, nutrisi yang biasanya ditemukan dalam daging. Mengonsumsi kacang lentil secara rutin dapat memberikan sejumlah manfaat seperti meningkatkan pencernaan, menurunkan risiko sembelit, meningkatkan kesehatan usus, mengurangi risiko penyakit karonis seperti penyakit jantung dan diabetes tipe 2.
3. Kubis

Kubis adalah sayuran silangan yang termasuk dalam keluarga yang sama dengan kubis Brussel dan brokoli. Sayuran jenis ini sangat rendah kalori sekaligus menyediakan beberapa vitamin dan mineral. Kubis juga kaya akan serat, vitamin K, folat, dan merupakan sumber antioksidan yang baik untuk mencegah kerusakan sel dan mengurangi peradangan. Penelitian menunjukkan, mengonsumsi makanan kaya akan sayuran silangan seperti kubis dapat mengurangi kadar penanda inflamasi dalam darah.
4. Kacang Polong

Kacang polong sangat terjangkau, mudah disiapkan, dan kaya akan nutrisi sehat. Seperti kacang-kacangan lainnya, kacang polong kaya akan serat dan protein. Protein dalam kacang polong dan tanaman lain lebih mudah dicerna oleh sistem pencernaan daripada protein dari sumber hewani. Serat dalam kacang polong menambah volume tinja, sehingga memudahkan buang air besar.
5. Seledri

Seledri adalah sayuran yang sering diabaikan, padahal sayuran jenis ini kaya akan berbagai vitamin dan mineral. Sayuran jenis ini merupakan sumber yang baik dari beberapa antioksidan yang membantu mencegah kerusakan sel dan melindungi pembuluh darah dari peradangan. Beberapa antioksidan yang terdapat dalam seledri antara lain vitamin C, beta-karoten, dan flavonoid.
6. Buah Plum Kering

Prune adalah buah plum kering yang dikenal karena manfaatnya untuk kesehatan usus. Buah ini efektif untuk mengatasi sembelit, berkat kandungan seratnya yang tinggi. Buah prune memiliki efek pencahar karena mengandung sorbitol, yaitu alkohol gula yang mempercepat proses pencernaan. Mengatasi sembelit dengan buah prune dan jus prune dapat memperbaiki gejala kandung kemih yang terlalu aktif.
7. Kiwi

Buah kiwi kaya akan serat, vitamin, mineral, dan antioksidan. Meskipun bukan buah yang populer, kiwi memiliki rasa manis dan lezat dengan beberapa manfaat kesehatan. Kiwi mengandung karotenoid, antioksidan yang membantu melindungi dari penyakit jantung dan beberapa jenis kanker. Sebuah penelitian menemukan, mengonsumsi buah kiwi secara teratur dapat menurunkan tekanan darah secara signifikan. Tak hanya itu, mengonsumsi buah kiwi secara teratur juga dapat menurunkan kolesterol total dan trigliserida darah.
8. Jelai

Jelai adalah biji-bijian utuh kaya serat, mangan, dan selenium. Meskipun kurang populer dibandingkan dengan biji-bijian lainnya seperti oatmeal, jelai menawarkan beberapa manfaat kesehatan. Jelai mengandung beta-glukan, serat larut yang membentuk konsistensi seperti gel di saluran pencernaan. Hal ini dapat memperlambat pencernaan, mencegah lonjakan gula darah, dan meningkatkan penyerapan nutrisi. Seiring waktu, mengonsumsi makanan kaya serat larut dapat mengurangi rasa lapar dan mendukung berat badan yang sehat. Jenis serat ini juga dapat mengurangi risiko penyakit metabolik.
9. Sarden

Sarden adalah ikan kecil yang menawarkan banyak manfaat kesehatan. Ikan jenis ini kaya akan berbagai vitamin dan mineral, termasuk kalsium, protein, asam lemak omega-3, dan magnesium. Mengonsumsi makanan yang kaya akan asam lemak omega-3 dapat meningkatkan fungsi pembuluh darah dan mengurangi risiko penyakit jantung. Sebuah penelitian menemukan, orang yang mengonsumsi asam lemak omega-3 dalam jumlah tertinggi memiliki kemungkinan 15% lebih rendah meninggal karena penyakit jantung. Sarden juga membantu mengatur kadar gula darah. Penelitian lain menemukan, mengonsumsi sarden sekali seminggu dapat menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2.
10. Ikan Teri

Ikan teri adalah ikan kecil yang lezat dan populer dalam diet Mediterania, yaitu pola makan sehat yang dikaitkan dengan manfaat kesehatan jantung. Ikan teri mengandung selenium, asam lemak omega-3, dan antioksidan yang dapat mengurangi risiko kanker tertentu. Asam lemak omega-3 dalam ikan teri dapat meningkatkan kesehatan otak dan memperbaiki suasana hati. Penelitian menunjukkan, mengonsumsi makanan yang kaya akan asam lemak omega-3 dapat mengurangi risiko demensia dan penyakit Alzheimer.
Itulah beberapa makanan yang sering dianggap remeh tapi ternyata memiliki segudang manfaat. Dengan memperhatikan kandungan gizi dan manfaatnya, kita bisa menjadikan makanan sederhana sebagai bagian dari pola hidup sehat.







