Pantun sering digunakan sebagai pembuka acara karena kemampuannya dalam menciptakan suasana yang hidup dan menghibur. Dengan menyampaikan pantun di awal sambutan, seseorang dapat meningkatkan rasa percaya diri serta membantu mencairkan suasana. Hal ini membuat pantun menjadi pilihan populer bagi banyak orang untuk membuat penampilan lebih berkesan.
Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pantun merupakan puisi Melayu yang setiap baitnya terdiri dari empat baris dengan pola rima a-b-a-b. Setiap baris biasanya terdiri dari empat kata, di mana dua baris pertama berfungsi sebagai sampiran, sedangkan dua baris terakhir menjadi isi yang mengandung pesan utama.
Pantun untuk Pembuka Acara Lucu
Pantun untuk pembuka acara tidak hanya mampu membangun suasana yang menyenangkan, tetapi juga bisa memberikan kesan kreatif dan menarik. Berikut beberapa contoh pantun yang cocok digunakan sebagai pembuka acara:
-
Pergi ke pasar membeli pisin
Ke pasrnya bersama Rani
Selamat datang para hadirin
Mari kita mulai acara hari ini -
Jalan-jalan ke kota Blitar
Jangan lupa membeli roti
Kalau suasana mulai hambar
Tenang saja, saya siap menghibur nanti. -
Pergi ke kebun memetik mangga
Mangga manis jatuh ke tanah
Kalau saya salah kata
Mohon maaf jangan marah. -
Pergi memancing di tepi rawa
Dapat ikan kecil sekali
Daripada lama basa-basi saja
Langsung kita mulai acara ini -
Ke sekolah membawa buku
Buku tebal penuh cerita
Kalau sambutan terlalu kaku
Nanti saya selipkan sedikit tawa -
Ke pantai melihat ombak
Ombaknya tinggi bikin deg-degan
Kalau saya terlihat gugup mendadak
Itu karena hadirin terlalu menawan. -
Pergi ke sawah bertemu pani
Pergi ke laut untuk berselancar
Terima kasih sudah hadir di sini
Semoga acaranya berjalan lancar -
Naik becak ke kota lama
Becaknya mogok di tengah jalan
Meski pembuka sederhana
Semoga tetap memberi kesan. -
Ke dapur memasak nasi
Nasi hangat lauknya ikan
Mari kita mulai acara ini
Dengan hati penuh harapan -
Pergi ke mall membeli sepatu
Tidak lupa membeli gitar
Selamat datang bapak ibu
Semoga acara berjalan lancar -
Ke kebun memetik rambutan
Rambutan manis rasanya legit
Kalau ada sedikit kekurangan
Mohon dimaklumi sedikit -
Pagi hari melihat pelangi
Warnanya indah di langit biru
Terima kasih sudah datang kemari
Mari kita nikmati acara seru -
Ke warung bertemu Tini
Tidak lupa membeli gula
Mari kita buka acara ini
Dengan senyum yang penuh ceria -
Pergi ke pantai bermain pasir
Pagi hari pergi ke sawah
Para tamu yang sudah hadir
Mari kita mulai acara dengan bismillah -
Pergi ke pasar membeli duku
Duku manis rasanya legit
Kalau saya terlalu lucu
Mohon tetap serius sedikit. -
Ke pasar membeli kelapa
Kelapa muda airnya segar
Mari mulai acara kita
Dengan semangat yang terus membakar -
Pergi ke taman membawa buku
Buku cerita penuh warna
Kalau saya terlihat kaku
Maklum masih awal acara -
Naik motor ke rumah paman
Jalannya ramai penuh cerita
Selamat datang para undangan
Mari kita nikmati acara bersama -
Pergi ke kebun menanam bunga
Bunganya harum memikat hati
Walau pembukaan sederhana
Semoga tetap berkesan di hati. -
Pergi ke pantai melihat senja
Langit jingga indah sekali
Terima kasih atas kehadirannya
Mari kita mulai acara ini
Pantun untuk pembuka acara memiliki peran penting dalam menciptakan suasana yang hangat, menarik, dan penuh keceriaan sejak awal kegiatan dimulai. Dengan penggunaan kata-kata yang ringan, kreatif, dan diselipi humor, pantun mampu mencairkan suasana dan meningkatkan perhatian audiens.







