Teknik Masak yang Bisa Membuat Masakan Rumah Jadi Seperti di Restoran
Apakah Mama pernah penasaran dengan masakan di restoran yang rasanya begitu lezat? Dari daging yang lembut, ayam yang juicy hingga sayuran yang cerah dan segar. Ternyata, rahasianya ada di teknik masak yang sederhana dan bisa dicoba di rumah.
Teknik-teknik ini tidak memerlukan alat mahal, hanya membutuhkan pemahaman yang tepat. Berikut tiga teknik masak ala chef profesional yang bisa membantu Mama membuat masakan rumahan yang rasanya seperti di restoran bintang lima.
1. Teknik Velveting untuk Daging yang Lebih Empuk dan Juicy
Mama pasti pernah kesal saat membuat beef teriyaki atau tumis daging, tetapi dagingnya tidak empuk dan lembut. Jangan khawatir, ada solusinya!
Coba teknik velveting. Teknik ini bisa diibaratkan seperti spa untuk daging, agar teksturnya menjadi super lembut dan juicy sebelum dimasak.
Caranya sangat mudah. Siapkan daging sapi yang sudah dipotong, lalu tambahkan 1 sendok makan tepung maizena, 1 putih telur, 1 sendok teh baking soda, dan 1 sendok teh cuka makan ke dalam daging. Aduk semua hingga merata, lalu marinasi selama 20-30 menit. Setelah itu, celupkan daging ke dalam air panas atau minyak panas sebelum ditumis dengan bumbu.
Hasil dari teknik ini akan membuat daging lebih juicy saat dimakan dan bumbu meresap hingga ke dalam. Teknik ini cocok digunakan untuk berbagai olahan seperti beef teriyaki, Korean beef bulgogi, atau chicken kung pao.
2. Teknik Brining untuk Ayam yang Lebih Juicy

Jika anak Mama suka dengan olahan ayam yang tekstur dagingnya juicy dan lembut saat dimakan, cobalah teknik brining.
Rahasia chef bintang lima ini adalah dengan merendam ayam di air garam dan gula, sehingga rasanya meresap dan dagingnya tidak menyusut saat dimasak.
Untuk ayam potongan seperti sayap atau paha, siapkan larutan 500 ml air, 2 sendok makan garam, dan 1 sendok makan gula. Boleh tambahkan lada atau bawang putih geprek untuk aroma yang lebih wangi. Rendam ayam di kulkas selama 1 jam untuk ayam tanpa tulang dan 6 jam untuk ayam bertulang. Setelah itu, masak sesuai resep yang Mama inginkan.
Ayam yang dimasak dengan teknik ini akan memiliki rasa mirip seperti yang disajikan di restoran, baik itu ayam goreng, ayam panggang, atau chicken steak.
3. Teknik Blanching untuk Sayur yang Tetap Segar dan Bergizi

Terkadang kita bertanya-tanya bagaimana cara restoran menjaga warna dan kecerahan sayuran mereka. Jawabannya adalah teknik blanching.
Teknik ini bukan hanya untuk estetika, tetapi juga membuat sayur lebih renyah dan nutrisinya tetap terjaga. Caranya cukup mudah: rebus air hingga mendidih, lalu masukkan sayuran seperti brokoli, buncis, pokcoy, atau asparagus. Rebus selama 2-3 menit saja. Setelah itu, angkat dan segera masukkan ke mangkuk berisi air es agar proses pematangan berhenti.
Hasilnya, sayur tetap crunchy dan warna hijau yang cerah membuat makan jadi lebih lahap. Teknik ini cocok untuk Mama yang ingin menyajikan side dish atau olahan sayur seperti capcay.
Dengan menerapkan tiga teknik masak ala resto ini, Mama sudah bisa membawa sensasi makan di luar ke meja makan keluarga. Proses yang simpel dan bahan yang mudah didapat membuat masakan yang disajikan jadi lebih istimewa. Yuk, coba teknik masak ini bersama anak di rumah, Ma!






