Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Mantan Manajer Kecewa dengan Perubahan Sikap Sarwendah di Tengah Konflik dengan Ruben

    10 Juni 2026

    Awal pertemuan Dandi dan nenek 63 tahun di Tulungagung, nikah dengan mahar 200 ribu, kades terkejut

    10 Juni 2026

    Bagaimana NFP Mempengaruhi Harga Emas? 4 Dampak Penting yang Perlu Kamu Ketahui

    10 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Rabu, 10 Juni 2026
    Trending
    • Mantan Manajer Kecewa dengan Perubahan Sikap Sarwendah di Tengah Konflik dengan Ruben
    • Awal pertemuan Dandi dan nenek 63 tahun di Tulungagung, nikah dengan mahar 200 ribu, kades terkejut
    • Bagaimana NFP Mempengaruhi Harga Emas? 4 Dampak Penting yang Perlu Kamu Ketahui
    • Widya ASN Korban Jambret Meninggal Setelah Koma Empat Hari
    • 27 Ide Aktivitas Tahun Baru Islam 1448 H yang Islami dan Edukatif
    • Jika Pernah Berpura-pura Sakit, Mungkin Anda Miliki 9 Kepribadian Ini Menurut Psikologi
    • Gelar Haji, Simbol Kekuasaan, dan Strata Sosial
    • Pemkab Sanggau Lakukan Evaluasi Peraturan Daerah 2026
    • Jadwal Kapal Pelni Balikpapan Juni 2026: Rute & Harga Tiket Lengkap
    • 5 cara membuat lampion dari botol bekas, sederhana dan hemat
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Hiburan»Wall Street Naik Senin (30/3), Perhatian pada Konflik Timur Tengah

    Wall Street Naik Senin (30/3), Perhatian pada Konflik Timur Tengah

    adm_imradm_imr4 April 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



    Pada hari Senin (30/3/2026), indeks utama Wall Street dibuka dengan kenaikan yang signifikan, setelah mengalami penurunan pada sesi sebelumnya. Kenaikan ini terjadi di tengah situasi geopolitik yang memanas di Timur Tengah, khususnya setelah komentar dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tentang pembicaraan dengan Iran.

    Dow Jones Industrial Average naik sebesar 116,4 poin atau 0,26% menjadi 45.283,06 pada pembukaan. Sementara itu, Indeks S&P 500 meningkat 34,5 poin atau 0,54% menjadi 6.403,37, dan Nasdaq Composite melonjak 147,9 poin atau 0,71% menjadi 21.096,24. Kenaikan ini menunjukkan adanya optimisme di pasar modal, meskipun situasi politik tetap memicu ketidakpastian.

    Trump menyatakan bahwa AS sedang melakukan diskusi serius dengan “rezim yang lebih masuk akal” untuk mengakhiri perang. Namun, ia juga memberikan peringatan bahwa jika Selat Hormuz ditutup, AS akan menghadapi risiko serangan terhadap sumur minyak dan pembangkit listrik Iran. Perkembangan ini muncul setelah milisi Houthi yang didukung Iran di Yaman terlibat dalam konflik, serta penambahan pasukan AS di kawasan tersebut, yang berpotensi memperburuk eskalasi.

    Pakistan, sebagai mediator, menyatakan bahwa “perundingan bermakna” dapat dilakukan dalam beberapa hari mendatang. Hal ini memberikan harapan bagi para investor bahwa konflik bisa segera mereda. Di sisi lain, harga minyak terus naik, sehingga saham energi seperti Exxon Mobil dan Chevron menguat lebih dari 1% di perdagangan pra-pasar.

    Sam Stovall, chief investment strategist di CFRA Research, menyatakan bahwa Indeks S&P 500 masih turun kurang dari 10% sejak perang dimulai. Menurutnya, investor terpengaruh lebih sedikit oleh penutupan Selat Hormuz daripada yang diharapkan. Ia menambahkan bahwa kenaikan hari ini kemungkinan lebih bersifat technical bounce, karena banyak sektor dan sub-industri berada dalam kondisi oversold.

    Pada Jumat lalu, indeks utama Wall Street menutup minggu kelima berturut-turut di zona merah. Dow Jones mengonfirmasi bahwa indeks ini berada di wilayah koreksi setelah menutup lebih dari 10% di bawah rekor tertingginya. Nasdaq dan Russell 2000 juga berada di wilayah koreksi sejak perang dimulai, sementara S&P 500 hanya sekitar 1% dari ambang koreksi.

    Morgan Stanley, sebuah rumah broker ternama, menurunkan peringkat ekuitas global menjadi “equal weight” dari “overweight”. Meski demikian, aliran dana ke saham dan obligasi AS telah melampaui wilayah lain sejak konflik dimulai, menunjukkan bahwa pasar AS mungkin kembali menjadi safe haven bagi investor.

    Investor akan memantau komentar dari Ketua The Fed Jerome Powell dan Presiden New York Fed John Williams yang dijadwalkan berbicara kemudian hari ini. Data pasar tenaga kerja, termasuk angka nonfarm payrolls bulan Maret, juga akan dirilis minggu ini dan diharapkan memberikan wawasan lebih lanjut tentang kondisi ekonomi.

    Lonjakan harga minyak akibat konflik Iran telah memicu kekhawatiran inflasi, sehingga pelaku pasar uang mulai menghapus asumsi pelonggaran suku bunga The Fed tahun ini, dibandingkan dua kali pemangkasan sebelumnya sebelum perang dimulai, menurut CME Group’s FedWatch Tool.

    Di sektor saham lainnya:
    * Saham Sysco turun 8,3% pre-market setelah mengumumkan akuisisi pemasok katering Jetro Restaurant Depot senilai US$29 miliar, termasuk utang.
    * Saham produsen aluminium naik, seiring harga logam ini mencapai level tertinggi empat tahun. Alcoa dan Century Aluminum masing-masing naik 10,5% dan 12,8%.

    Pasar AS akan tutup pada Jumat mendatang untuk peringatan Good Friday.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    5 cara membuat lampion dari botol bekas, sederhana dan hemat

    By adm_imr10 Juni 20260 Views

    5 Populer Regional: Pasien Tusuk Perawat Klinik Gigi, Eks Artis Terlibat Sindikat Penipuan Cinta

    By adm_imr9 Juni 20261 Views

    Kata Dandhy Laksono Usai Dilaporkan Mama Sinta Soal Film Pesta Babi

    By adm_imr9 Juni 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Mantan Manajer Kecewa dengan Perubahan Sikap Sarwendah di Tengah Konflik dengan Ruben

    10 Juni 2026

    Awal pertemuan Dandi dan nenek 63 tahun di Tulungagung, nikah dengan mahar 200 ribu, kades terkejut

    10 Juni 2026

    Bagaimana NFP Mempengaruhi Harga Emas? 4 Dampak Penting yang Perlu Kamu Ketahui

    10 Juni 2026

    Widya ASN Korban Jambret Meninggal Setelah Koma Empat Hari

    10 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?