Infomalangraya.com, JAKARTA – Pagi ini, kami hadirkan berita terpopuler sepanjang Jumat (6/2) yang menarik perhatian masyarakat. Berita tersebut mencakup kasus kematian anak di NTT, bocoran operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Depok, serta pengakuan Mulyono setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Simak penjelasan lengkapnya berikut ini:
1. Pengakuan Mulyono Setelah Ditangkap KPK
Mulyono, Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mengakui kesalahannya setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait pengajuan restitusi pajak. Ia menyatakan bahwa dirinya menerima uang sebagai imbalan, meskipun ia memastikan bahwa proses restitusi pajak yang dilakukannya sesuai dengan aturan dan prosedur.
Ia mengatakan:
“Ya, saya menerima janji hadiah uang. Itu saya salah.”
Pernyataan ini disampaikan Mulyono saat ia masuk ke mobil tahanan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Kamis (5/2/2026) malam. Meski mengakui kesalahan, ia tetap meyakini bahwa pekerjaannya selama ini telah sesuai dengan prosedur yang berlaku.
2. Kasus Korupsi di Lingkungan Kemenkeu, Awalnya dari Impor Barang KW
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan kasus dugaan korupsi yang melibatkan beberapa pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), yang kini dipimpin oleh Purbaya Yudhi Sadewa. Dugaan korupsi ini bermula dari PT Blueray Cargo (BR), yang ingin agar barang impor KW (tiruan) tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Menurut Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu, pihak PT BR ingin agar barang-barang yang dibawanya tidak dilakukan pemeriksaan ketat oleh Bea Cukai. Hal ini memungkinkan barang ilegal untuk mudah masuk tanpa terdeteksi.
3. Bos PT Blueray Menghilang Saat OTT KPK
Dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), KPK menetapkan enam orang sebagai tersangka. Namun, hanya lima orang yang berhasil ditahan. Salah satu tersangka lainnya, yakni pemilik PT Blueray John Field, kabur saat operasi dilakukan.
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan bahwa John Field melarikan diri saat tim KPK sedang melakukan tangkap tangan. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana bisa ada satu tersangka yang lolos dari penahanan.
4. Bocoran OTT KPK di Kota Depok Terkait Sengketa Lahan
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Depok, Jawa Barat. OTT ini berkaitan dengan sengketa lahan antara masyarakat dan badan usaha yang berada di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Dalam operasi ini, KPK menangkap Ketua Pengadilan Negeri Depok I Wayan Eka Mariarta dan Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan. Selain itu, pihak PT Karabha Digdaya (KRB) yang bersengketa soal lahan juga ditangkap.
5. Insiden Bunuh Diri Anak di NTT, Bukan Hanya Soal Alat Tulis
Insiden tragis seorang siswa SD berusia sepuluh tahun di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang mengakhiri hidupnya karena tidak mampu membeli buku dan pena seharga Rp 10.000, mendapat perhatian dari pakar psikologi forensik Reza Indragiri Amriel.
Reza menyampaikan analisisnya melalui keterangan tertulis. Menurutnya, fenomena seperti ini bukanlah hal baru. Ia sudah menulis tentang bunuh diri anak-anak sejak 23 tahun lalu, termasuk dalam tulisan “Ajari Ayah ya, Nak” yang terbit pada tahun 2014.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa banyak anak yang bahkan tidak bisa bersekolah akibat kesulitan ekonomi. Masalah ini menjadi isu yang sering kali diabaikan oleh masyarakat luas.







