Pemeriksaan Pandji Pragiwaksono Terkait Special Show Mens Rea
Komika Pandji Pragiwaksono diperiksa di Polda Metro Jaya selama delapan jam terkait lima laporan dan satu aduan atas special show Mens Rea. Ia menjawab 63 pertanyaan yang diajukan oleh penyidik, didampingi kuasa hukumnya, Haris Azhar. Proses pemeriksaan berlangsung lancar, dan Pandji menegaskan bahwa dirinya tidak pernah bermaksud untuk menistakan agama.
Pandji menyatakan bahwa ia siap mengikuti proses hukum secara kooperatif dan membuka peluang untuk berdiskusi dengan para pelapor. Menurutnya, diskusi adalah cara terbaik untuk meluruskan kesalahpahaman yang muncul jika sebuah karya seni dianggap menyinggung pihak lain.
Proses Pemeriksaan Berlangsung Lancar
Pandji Pragiwaksono hadir di Polda Metro Jaya pada Jumat (6/2/2026) bersama Haris Azhar untuk memberikan klarifikasi atas tudingan bahwa acara Mens Rea menyinggung sejumlah pihak. Pemeriksaan berlangsung sekitar delapan jam, dan Pandji menyebut bahwa ia berusaha menjawab semua pertanyaan penyidik dengan sebaik mungkin.
Menurut Haris Azhar, proses pemeriksaan telah selesai, dan Pandji menjawab 63 pertanyaan yang diajukan. Ia mengatakan bahwa proses berjalan lancar, meskipun tidak bisa disebut “seru” karena memang merupakan proses hukum yang serius.
Buka Peluang Diskusi dengan Pelapor
Pandji Pragiwaksono menyampaikan bahwa ia terbuka untuk berdiskusi dengan para pelapor. Ia menilai bahwa diskusi dapat menjadi jalan untuk memperjelas maksud dari materi yang dibawakan dalam Mens Rea. Ia juga mengaku kelelahan setelah menjalani pemeriksaan selama delapan jam, tetapi tetap bersikap kooperatif.
Penegasan Tidak Ada Penistaan Agama
Sebagian besar laporan terhadap Mens Rea adalah soal dugaan penistaan agama. Namun, Pandji Pragiwaksono merasa bahwa dirinya dan materi stand up comedy Mens Rea tidak pernah bermaksud untuk menistakan salah satu agama. Ia menegaskan bahwa proses pemeriksaan berjalan lancar, dan semua pertanyaan sudah terjawab.
Viralnya Mens Rea di Netflix
Mens Rea adalah pertunjukan stand up comedy spesial komika Pandji Pragiwaksono yang tayang di Netflix sejak 27 Desember 2025. Acara ini menjadi viral dan berhasil menduduki peringkat pertama kategori TV Shows di Netflix. Materi yang dibawakan Pandji dinilai kocak dan berani, dengan topik-topik yang mengkritik isu sosial dan politik pasca Pemilu 2024.
Dalam Mens Rea, Pandji menghadirkan sudut pandang observasional yang tajam, lugas, dan berani. Ia mengkritik kekacauan dinamika politik setelah Pemilu 2024, serta perilaku dan sikap pejabat publik. Beberapa figur berpengaruh seperti Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Presiden Prabowo Subianto, dan Raffi Ahmad turut disentuh secara terbuka.
Kritik Politik Melalui Komedi Satir
Topik-topik yang diangkat dalam Mens Rea dipandang selaras dengan realitas demokrasi di Indonesia saat ini. Seluruh gagasan tersebut dikemas dalam bentuk komedi satire yang cerdas. Sajian humornya tidak sekadar memancing tawa, tetapi juga merangsang penonton untuk berpikir kritis.
Sebelumnya, Mens Rea telah dipentaskan dalam rangkaian tur ke 10 kota di Indonesia sepanjang tahun 2025. Puncak acara digelar di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, pada 30 Agustus 2025. Acara itu memecahkan rekor sebagai pertunjukan komedi terbesar di Asia Tenggara dengan 10.000 penonton.
Tujuan Edukasi Politik Melalui Komedi
Dalam konferensi pers pada April 2025, Pandji Pragiwaksono menegaskan bahwa Mens Rea dimaksudkan sebagai sarana edukasi politik melalui komedi. Ia ingin membuat orang lebih mengerti bahwa kita sebagai pelaku demokrasi seharusnya lebih pintar dan mawas diri.







