Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    MMKSI tampilkan warisan dan inovasi di IIMS 2026

    10 Februari 2026

    Sejarah Geely: Dari Produsen Kulkas ke Industri Otomotif

    10 Februari 2026

    Pemain Persebaya Terinfeksi Flu dan Diare, Bernardo Tavares Kehilangan Kepala Saat Lawan Bali United

    10 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Selasa, 10 Februari 2026
    Trending
    • MMKSI tampilkan warisan dan inovasi di IIMS 2026
    • Sejarah Geely: Dari Produsen Kulkas ke Industri Otomotif
    • Pemain Persebaya Terinfeksi Flu dan Diare, Bernardo Tavares Kehilangan Kepala Saat Lawan Bali United
    • Nissan Percepat Ekspansi Teknologi e-POWER di Indonesia Melalui IIMS 2026
    • Ricky Fajrin Angkat Bicara! Kapten Bali United Beri Peringatan Penting Jelang Lawan Persebaya Surabaya
    • AEROX ALPHA Meluncur di IIMS 2026 dengan Desain Baru yang Berani
    • GWM Hadirkan Peserta Kuat Lawan Fortuner dan Pajero Sport, Mesin Diesel Turbo 2.400 cc dengan 9 Percepatan
    • Prediksi Bali United vs Persebaya: Rekor 12 Laga Green Force Terancam Rusak
    • Toyota resmi luncurkan New Veloz Hybrid EV di IIMS 2026, harga mulai Rp 305 juta di Aceh
    • Resmi! Bruno Paraiba Tak Ikut Lawan Bali United, Pilih Nonton Bareng Bonek di Joyoboyo
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Otomotif»5 Kebiasaan Pengemudi yang Merusak Aki Mobil

    5 Kebiasaan Pengemudi yang Merusak Aki Mobil

    adm_imradm_imr10 Februari 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Peran Penting Aki Mobil dalam Kenyamanan Berkendara

    Aki mobil sering kali dianggap sebagai komponen kecil yang tidak terlalu diperhatikan. Padahal, perannya sangat penting dalam menunjang kenyamanan dan keamanan berkendara. Tanpa aki yang sehat, mobil modern hampir mustahil dioperasikan dengan normal. Sayangnya, banyak pengemudi baru menyadari pentingnya aki saat mobil tiba-tiba mogok. Situasi ini sering terjadi di waktu yang tidak tepat dan lokasi yang merepotkan. Masalah aki pun akhirnya dianggap sebagai sesuatu yang merepotkan dan mahal.

    Sebagian besar kasus aki cepat tekor sebenarnya tidak terjadi begitu saja. Kebiasaan pengemudi sehari-hari sering menjadi penyebab utamanya. Banyak perilaku kecil yang terlihat sepele, tetapi berdampak besar dalam jangka panjang. Tanpa disadari, kebiasaan tersebut memperpendek usia aki secara perlahan. Mobil mungkin masih bisa menyala, tetapi performa kelistrikan mulai menurun. Jika dibiarkan, aki bisa benar-benar habis dan membuat mobil tidak bisa digunakan.

    1. Membiarkan Lampu dan Perangkat Listrik Menyala Saat Mesin Mati



    Lampu mobil yang dibiarkan menyala saat mesin mati menjadi penyebab klasik aki cepat tekor. Kebiasaan ini sering terjadi saat pengemudi berhenti sebentar dan merasa tidak masalah. Padahal, aki tetap bekerja memasok listrik meski mesin tidak menyala. Arus listrik terus mengalir tanpa adanya pengisian ulang dari alternator. Dalam waktu singkat, daya aki bisa terkuras cukup signifikan. Kondisi ini semakin berisiko jika dilakukan berulang kali.

    Perangkat lain seperti head unit, charger ponsel, atau lampu kabin juga memberi beban tambahan. Penggunaan aksesori listrik saat mesin mati mempercepat penurunan daya aki. Banyak pengemudi yang tidak menyadari bahwa aki memiliki kapasitas terbatas. Mobil modern dengan fitur elektronik yang banyak lebih rentan terhadap masalah ini. Kebiasaan kecil ini sering dianggap sepele, tetapi dampaknya cukup serius. Disiplin mematikan semua perangkat listrik sebelum turun dari mobil menjadi langkah penting.

    2. Terlalu Sering Melakukan Perjalanan Jarak Pendek



    Perjalanan jarak pendek sering dianggap aman bagi kondisi mobil. Kenyataannya, kebiasaan ini bisa berdampak buruk pada aki. Saat mesin menyala, aki membutuhkan waktu untuk terisi ulang secara optimal. Perjalanan singkat sering kali tidak cukup untuk mengembalikan daya aki. Akibatnya, aki terus bekerja tanpa pernah terisi penuh. Kondisi ini terjadi secara perlahan dan sulit disadari.

    Jika kebiasaan ini dilakukan setiap hari, aki akan mengalami penurunan performa lebih cepat. Mobil mungkin tetap bisa dinyalakan, tetapi daya aki semakin melemah. Situasi ini sering dialami oleh pengguna mobil di perkotaan. Macet dan jarak tempuh pendek menjadi kombinasi yang kurang ideal. Alternator tidak mendapat waktu cukup untuk bekerja maksimal. Dalam jangka panjang, usia aki pun menjadi jauh lebih pendek.

    3. Jarang Memanaskan atau Menggunakan Mobil



    Mobil yang jarang digunakan bukan berarti bebas dari masalah. Justru, aki sangat bergantung pada penggunaan rutin untuk menjaga dayanya. Saat mobil terlalu lama diam, aki tetap mengalami pelepasan daya alami. Proses ini dikenal sebagai self-discharge dan terjadi meski semua perangkat dimatikan. Tanpa pengisian ulang, daya aki akan terus menurun. Kondisi ini sering terjadi pada mobil cadangan atau kendaraan jarang dipakai.

    Pemilik mobil sering kaget saat kendaraan tiba-tiba tidak bisa distarter. Aki yang terlihat baik ternyata sudah kehilangan sebagian besar dayanya. Kebiasaan membiarkan mobil tidak digunakan dalam waktu lama mempercepat kerusakan aki. Memanaskan mobil secara rutin membantu menjaga kondisi aki tetap stabil. Aktivitas ini memberi kesempatan alternator mengisi ulang daya. Perawatan sederhana ini sering diabaikan padahal sangat penting.

    4. Menggunakan Aksesori Tambahan Tanpa Perhitungan



    Aksesori tambahan memang bisa meningkatkan kenyamanan dan tampilan mobil. Namun, penggunaan aksesori kelistrikan perlu diperhitungkan dengan matang. Audio berdaya besar, lampu tambahan, dan berbagai perangkat elektronik memberi beban ekstra pada aki. Jika tidak diimbangi sistem kelistrikan yang memadai, aki akan bekerja lebih keras. Kondisi ini membuat daya aki cepat terkuras. Masalah sering muncul tanpa disadari oleh pemilik mobil.

    Pemasangan aksesori tanpa perhitungan teknis juga berisiko merusak sistem kelistrikan. Banyak pengemudi hanya fokus pada fungsi tanpa memikirkan dampaknya. Beban listrik berlebih mempersingkat usia aki secara signifikan. Alternator bisa kewalahan memenuhi kebutuhan daya. Akibatnya, aki menjadi korban utama. Konsultasi dengan teknisi sebelum menambah aksesori menjadi langkah bijak yang sering diabaikan.

    5. Mengabaikan Perawatan dan Kondisi Aki



    Aki sering dianggap sebagai komponen yang tidak memerlukan perhatian khusus. Padahal, perawatan rutin sangat berpengaruh pada usia pakainya. Kondisi terminal aki yang kotor atau berkarat menghambat aliran listrik. Hambatan ini membuat aki bekerja lebih keras dari seharusnya. Tegangan menjadi tidak stabil dan memicu masalah kelistrikan. Situasi ini sering luput dari perhatian pengemudi.

    Pemeriksaan rutin kondisi aki membantu mendeteksi masalah sejak dini. Air aki yang berkurang atau aki yang mulai melemah bisa segera ditangani. Banyak pengemudi baru mengganti aki saat sudah benar-benar rusak. Kebiasaan ini membuat risiko mogok di jalan semakin besar. Perawatan sederhana bisa mencegah pengeluaran besar di kemudian hari. Kepedulian kecil memberi dampak besar bagi kesehatan aki.

    Kesimpulan

    Aki mobil memang tidak selalu terlihat perannya dalam keseharian. Namun, komponen ini menjadi jantung dari sistem kelistrikan kendaraan. Kebiasaan buruk pengemudi sering menjadi penyebab utama aki cepat tekor. Masalah ini sebenarnya bisa dicegah jika pengemudi lebih sadar. Perilaku kecil yang konsisten memberi pengaruh besar dalam jangka panjang. Kesadaran menjadi kunci utama menjaga performa aki.

    Lima kebiasaan di atas sering dilakukan tanpa disadari oleh banyak pengemudi. Mengubah kebiasaan memang tidak selalu mudah, tetapi sangat mungkin dilakukan. Perawatan aki tidak selalu membutuhkan biaya besar. Perhatian dan disiplin justru menjadi faktor terpenting. Mobil yang sehat berawal dari kebiasaan pengemudi yang baik. Perjalanan pun menjadi lebih tenang tanpa khawatir mobil tiba-tiba mogok.

    Cara Mendeteksi Kerusakan Kaki-kaki Mobil Melalui Getaran di Setir

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    MMKSI tampilkan warisan dan inovasi di IIMS 2026

    By adm_imr10 Februari 20260 Views

    Sejarah Geely: Dari Produsen Kulkas ke Industri Otomotif

    By adm_imr10 Februari 20260 Views

    Nissan Percepat Ekspansi Teknologi e-POWER di Indonesia Melalui IIMS 2026

    By adm_imr10 Februari 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    MMKSI tampilkan warisan dan inovasi di IIMS 2026

    10 Februari 2026

    Sejarah Geely: Dari Produsen Kulkas ke Industri Otomotif

    10 Februari 2026

    Pemain Persebaya Terinfeksi Flu dan Diare, Bernardo Tavares Kehilangan Kepala Saat Lawan Bali United

    10 Februari 2026

    Nissan Percepat Ekspansi Teknologi e-POWER di Indonesia Melalui IIMS 2026

    10 Februari 2026
    Berita Populer

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    Kabupaten Malang 6 Februari 2026

    Kabupaten Malang– Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang menggeledah Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten…

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026

    Kabar Transfer: AC Milan Beralih dari Vlahovic ke Striker Nomor 9

    9 Februari 2026

    Unduh Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026, Lengkap Muhammadiyah dan Kemenag

    8 Februari 2026
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?