Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    5 Ciri Khas Sutradara Legendaris yang Membuat Filmnya Tak Terlupakan

    22 Agustus 2026

    Iran Tantang Trump, Klaim California sebagai Wilayah Baru

    22 Agustus 2026

    Kekompakan BRILian di Semarak Kemerdekaan BRI Region 12 Surabaya

    22 Agustus 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 23 Agustus 2026
    Trending
    • 5 Ciri Khas Sutradara Legendaris yang Membuat Filmnya Tak Terlupakan
    • Iran Tantang Trump, Klaim California sebagai Wilayah Baru
    • Kekompakan BRILian di Semarak Kemerdekaan BRI Region 12 Surabaya
    • Ahli Ekonomi dan Hukum Usulkan Strategi Aset untuk Pembangunan Nasional
    • Kesaksian Petugas SDA Temukan Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok
    • Massa BEM UI Dihadang Aparat, Belum Bisa Tembus ke Bundaran HI: Kami Tetap Maju dan Bertahan
    • Ulasan Insidious: Keluar dari Kegelapan, Jumpscare Mengerikan dan Formula Baru
    • Perisai Pintar dan Papan Kompas: Inovasi Siswa Atasi Masalah Sekolah dengan Aman
    • Throttle Land 2026 Siap Hadir, Pecahkan Batas Genre Motor di Satu Festival
    • Opini: Akuntabilitas di Tengah Krisis Flores
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Daerah»Pemain Persebaya Terinfeksi Flu dan Diare, Bernardo Tavares Kehilangan Kepala Saat Lawan Bali United

    Pemain Persebaya Terinfeksi Flu dan Diare, Bernardo Tavares Kehilangan Kepala Saat Lawan Bali United

    adm_imradm_imr10 Februari 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kondisi Tim yang Tidak Ideal Menghadapi Bali United



    Persebaya Surabaya menghadapi tantangan berat menjelang laga penting melawan Bali United. Beberapa pemain terinfeksi flu dan diare, yang membuat persiapan tim menjadi tidak ideal. Laga ini akan digelar pada pekan ke-20 Super League 2025/2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (7/2/2026) malam.

    Kondisi ini menambah tekanan bagi pelatih dan pemain. Badai cedera, gangguan kesehatan, serta waktu pemulihan yang singkat memaksa tim pelatih bekerja ekstra keras untuk mempersiapkan strategi terbaik. Meskipun begitu, Persebaya Surabaya tetap memiliki modal positif dari pertemuan sebelumnya.

    Sejarah Pertandingan yang Menantang

    Laga melawan Bali United memiliki arti penting bagi Persebaya Surabaya. Selain mengejar poin penuh, pertandingan ini menjadi misi memutus tren negatif saat bermain di Gianyar. Kemenangan terakhir Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta tercatat pada musim 2018. Sejak saat itu, setiap kunjungan ke markas Bali United selalu berakhir dengan kekecewaan.

    Namun, Persebaya Surabaya membawa modal berharga dari putaran pertama musim ini. Kemenangan telak 5-2 memberi suntikan kepercayaan diri tersendiri. Dalam 14 pertemuan kedua tim, Persebaya Surabaya mencatatkan lima kemenangan, satu hasil imbang, dan delapan kekalahan. Statistik tersebut menunjukkan persaingan ketat yang kerap berjalan sengit hingga menit akhir.

    Di era Super League, Bali United unggul tipis dari Persebaya Surabaya. Dari 13 pertandingan, Bali United mengoleksi tujuh kemenangan, sedangkan Persebaya Surabaya meraih lima kemenangan, dengan satu laga berakhir imbang. Produktivitas gol kedua tim juga relatif berimbang. Bali United mencetak 23 gol, sementara Persebaya Surabaya mengemas 21 gol.

    Tanggung Jawab Pelatih dan Pemain

    Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, tak menutup mata terhadap fakta pahit tersebut. Ia menyadari laga di Gianyar selalu menjadi tantangan berat bagi timnya. “Saya tahu pertandingan terakhir Persebaya di sini selalu berakhir dengan kekalahan. Kami berharap besok bisa mengubah sejarah. Untuk itu, kami harus memainkan pertandingan yang sangat bagus,” ujar Tavares dalam sesi konferensi pers.

    Tekad untuk menulis cerita baru menjadi pesan utama yang disampaikan pelatih asal Portugal itu. Ia menuntut fokus, disiplin, dan performa maksimal dari seluruh pemain yang diturunkan. Namun, kondisi tim yang tidak sepenuhnya bugar menjadi ganjalan serius. Tavares mengakui persiapan Persebaya Surabaya terbilang timpang dibanding Bali United.

    “Kami memiliki dua hari pemulihan lebih sedikit dibanding Bali. Kami mencoba memulihkan pemain dari pertandingan terakhir, tetapi sayangnya beberapa pemain masih mengalami cedera,” tuturnya. Masalah tak berhenti pada cedera semata. Sejumlah pemain juga dilaporkan terserang flu dan diare jelang keberangkatan ke Bali.

    “Ada juga yang terkena flu dan diare. Kita lihat besok pagi bagaimana kondisi mereka untuk bisa bermain,” lanjut Tavares. Situasi tersebut membuat komposisi tim berpotensi berubah hingga menit terakhir. Tim pelatih harus menyiapkan beberapa skenario agar keseimbangan permainan tetap terjaga.

    Faktor Mental dan Strategi

    Di sisi lain, mental pemain menjadi aspek yang tak kalah penting. Tekanan bermain di kandang lawan dengan riwayat hasil buruk bisa memengaruhi kepercayaan diri jika tak dikelola dengan baik. Persebaya Surabaya pun dituntut bermain cerdas dan efisien sepanjang pertandingan. Kesalahan kecil berpotensi berujung fatal menghadapi Bali United yang dikenal solid saat tampil di kandang.

    Kondisi fisik pemain menjadi sorotan utama jelang laga ini. Intensitas permainan kemungkinan disesuaikan dengan situasi kebugaran skuad yang tersedia. Meski diterpa badai, semangat Persebaya Surabaya untuk bangkit tak surut. Kemenangan di putaran pertama menjadi bukti Bali United bukan lawan yang tak bisa ditaklukkan.

    Dukungan moral dari Bonek dan Bonita juga menjadi energi tambahan. Harapan besar disematkan agar Persebaya Surabaya mampu tampil berani meski dalam keterbatasan. Laga ini bukan sekadar soal tiga poin. Pertandingan di Gianyar menjadi ajang pembuktian karakter dan mental juang Green Force.

    Jika mampu mencuri kemenangan, Persebaya Surabaya tak hanya memutus kutukan panjang. Hasil positif juga bisa menjadi titik balik penting dalam perjalanan musim ini. Sebaliknya, kekalahan akan memperpanjang catatan kelam di Pulau Dewata. Kondisi itulah yang membuat laga ini terasa semakin krusial.

    Dengan segala keterbatasan yang ada, Persebaya Surabaya tetap membawa tekad besar. Di tengah badai flu dan diare, Green Force berharap sejarah baru bisa ditulis di Gianyar.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Kekompakan BRILian di Semarak Kemerdekaan BRI Region 12 Surabaya

    By adm_imr22 Agustus 20260 Views

    Cuaca Surabaya 21 Agustus 2026: Cerah Berawan, Suhu Mencapai 31 Derajat

    By adm_imr22 Agustus 20260 Views

    158 Sekolah di Tulungagung Belum Miliki Kepala Tetap, Proses Pengisian Tertunda

    By adm_imr22 Agustus 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    5 Ciri Khas Sutradara Legendaris yang Membuat Filmnya Tak Terlupakan

    22 Agustus 2026

    Iran Tantang Trump, Klaim California sebagai Wilayah Baru

    22 Agustus 2026

    Kekompakan BRILian di Semarak Kemerdekaan BRI Region 12 Surabaya

    22 Agustus 2026

    Ahli Ekonomi dan Hukum Usulkan Strategi Aset untuk Pembangunan Nasional

    22 Agustus 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?