Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*
    Seni Mendengar Aktif Demi Merawat Kehangatan Komunikasi Keluarga Indonesia di Rumah

    Seni Mendengar Aktif Demi Merawat Kehangatan Komunikasi Keluarga Indonesia di Rumah

    11 September 2026
    Menemu Kedamaian Lewat Goresan Pena: Mengapa Journaling Efektif Memulihkan Kesehatan Mental

    Menemu Kedamaian Lewat Goresan Pena: Mengapa Journaling Efektif Memulihkan Kesehatan Mental

    11 September 2026
    Strategi Mengatur Keuangan Bulanan Agar Gaji Tidak Sekadar Numpang Lewat Setiap Bulan

    Strategi Mengatur Keuangan Bulanan Agar Gaji Tidak Sekadar Numpang Lewat Setiap Bulan

    11 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sabtu, 12 September 2026
    Trending
    • Seni Mendengar Aktif Demi Merawat Kehangatan Komunikasi Keluarga Indonesia di Rumah
    • Menemu Kedamaian Lewat Goresan Pena: Mengapa Journaling Efektif Memulihkan Kesehatan Mental
    • Strategi Mengatur Keuangan Bulanan Agar Gaji Tidak Sekadar Numpang Lewat Setiap Bulan
    • Mengatasi Mata Lelah Akibat Layar Laptop Tanpa Harus Mengorbankan Produktivitas Kerja
    • Strategi Taktis Menjaga Kerahasiaan Rekam Jejak Digital Tanpa Harus Mengorbankan Kenyamanan Berinternet
    • Seni Menata Waktu Tanpa Mengorbankan Kesehatan Mental dan Kebahagiaan Diri
    • Panduan Praktis Perawatan Kulit Pemula Tanpa Perlu Tahapan Rumit dan Biaya Mahal
    • Panduan Cermat Memilih Bahan Pangan Segar Berkualitas di Pasar Tradisional Langganan Anda
    • Siasat Menjaga Benteng Pertahanan Tubuh Saat Cuaca Pancaroba Mulai Menerjang Kota
    • Menjelajah Manfaat Digital Detox bagi Kesehatan Mental dan Ketenangan Jiwa Pekerja
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kuliner»5 Sepatu Tradisional dari Berbagai Dunia

    5 Sepatu Tradisional dari Berbagai Dunia

    adm_imradm_imr10 Juli 20265 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Sejarah Alas Kaki Tradisional dari Berbagai Belahan Dunia

    Orang purba ternyata sudah menciptakan alas kaki sejak jaman dulu. Bukti bahwa manusia memakai sepatu berasal dari sekitar 7.000 SM ketika orang mulai menggunakan sandal untuk melindungi kaki mereka dari medan yang kasar. Dari waktu ke waktu, alas kaki telah berevolusi untuk melayani banyak tujuan, termasuk melindungi kaki dari bahaya, melindungi kaki dan pergelangan kaki selama aktivitas berat, serta sebagai penunjang fashion atau seni budaya. Banyak alas kaki tradisional yang berasal dari berbagai belahan dunia, seperti:

    1. Klompen dari Belanda



      Klompen adalah jenis alas kaki unik yang terbuat dari kayu dan sejenis bakiak. Klompen diukir dari kayu solid yang memberikan perlindungan kaki pemakainya dari menjatuhkan benda berat di kaki mereka atau menumpahkan bahan kimia berbahaya. Awalnya, klompen digunakan oleh petani, tukang kebun, dan berbagai profesi lain yang bekerja di ladang berlumpur atau industri. Bentuk yang menyerupai bakiak memudahkan klompen untuk dicuci. Sementara sifat kayu yang kokoh membuat mereka aman untuk dipakai di lingkungan yang memiliki kemungkinan besar terhujam benda berat atau tajam yang jatuh di kaki. Hingga hari ini klompen masih digunakan oleh sebagian petani di Belanda. Namun, kini klompen lebih banyak dijual sebagai oleh-oleh dan hiasan.

    2. Mokasin dari Amerika Utara

      Mocassins adalah jenis alas kaki sederhana yang terbuat dari kulit lembu. Mokasin pada dasarnya adalah sandal yang terbuat dari kulit dengan sol fleksibel yang lembut dan bagian atas yang sering memiliki desain yang terbuat dari manik-manik atau bordir. Mokasin adalah jenis alas kaki tradisional yang dikenakan oleh suku asli Amerika Utara. Kebanyakan dipakai oleh pemburu, pedagang, dan profesi lain yang banyak menghabiskan waktu di luar ruangan. Awalnya, desain sepatu ini memiliki pola dekoratif yang dibordir di atasnya. Tiap suku memiliki desain unik tersendiri yang ditujukan untuk mengidentifikasi asal suku orang yang mengenakannya. Kalau kamu pernah main game android The Trails, kamu akan menemui item sepatu mokasin sebagai salah satu item yang dapat kita buat setelah kita berhasil mengumpulkan beberapa kulit hewan dan bahan lainnya.

    3. Geta dari Jepang

      Geta adalah bentuk sandal jepit yang terbuat dari sepotong kayu solid untuk bagian alas. Dua potong kayu yang ditinggikan di bawah solnya dan tali berbentuk v yang terbuat dari kain untuk menahan jari kaki merupakan ciri dari alas kaki ini. Geta biasanya dikenakan dengan pakaian tradisional Jepang lainnya seperti kimono. Geta awalnya dipakai untuk menjaga kaki dan pakaian tradisional Jepang tetap terangkat dari tanah sehingga menjaganya tetap bersih. Dasar kayu yang ditinggikan dan kedap memungkinkan kaki untuk tetap berada jauh di atas tanah.

    4. Jutti dari India

      Jutti adalah bentuk alas kaki yang menyerupai sandal dan dipakai di India Utara dan daerah sekitarnya. Jutti merupakan sepatu berpotongan rendah yang secara tradisional terbuat dari kulit dengan desain bordir yang rumit. Dulu, sulaman dibuat dari benang emas dan perak asli. Sepatu ini membiarkan bagian atas kaki terbuka dan hanya menutupi tumit dan jari kaki dengan bibir melengkung dan bordir tebal. Jutti awalnya dipakai oleh orang-orang kaya di India Utara, termasuk para raja dan penguasa. Hingga kini, Jutti masih diminati dan berkembang sesuai mode fashion terkini.

    5. Sepatu Kulit Pohon dari Eropa Utara

      Sepatu kulit pohon adalah sepatu sederhana yang terbuat dari kulit pohon linden atau pohon birch. Sepatu ini pada dasarnya adalah keranjang yang terbuat dari serat kayu agar sesuai dengan bentuk kaki. Sepatu kulit pohon bukanlah sepatu yang tahan lama, tetapi sangat murah dan mudah dibuat. Karena mereka terbuat dari kayu dan sangat murah untuk diproduksi, sepatu ini utamanya dipakai oleh orang-orang miskin di kawasan hutan di Eropa Utara. Daya tahannya yang buruk bikin sepatu pohon mulai usang belakangan. Tetapi, kamu masih bisa menemukannya di toko-toko suvenir di seluruh Eropa Utara dan Rusia.

    Itu tadi sederet alas kaki tradisional yang unik dari berbagai belahan dunia. Sepertinya, semuanya cocok kalau digunakan di Indonesia, ya?

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Panduan Cermat Memilih Bahan Pangan Segar Berkualitas di Pasar Tradisional Langganan Anda

    Panduan Cermat Memilih Bahan Pangan Segar Berkualitas di Pasar Tradisional Langganan Anda

    By adm_imr10 September 20260 Views
    Gaya Makanan Sehat Berbasis Mikro-Nutrisi Lokal Menjadi Gaya Hidup Baru Anak Muda Indonesia

    Gaya Makanan Sehat Berbasis Mikro-Nutrisi Lokal Menjadi Gaya Hidup Baru Anak Muda Indonesia

    By adm_imr9 September 20261 Views
    Rahasia Memilih Bahan Makanan Segar di Pasar Tradisional untuk Masakan Lezat

    Rahasia Memilih Bahan Makanan Segar di Pasar Tradisional untuk Masakan Lezat

    By adm_imr8 September 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru
    Seni Mendengar Aktif Demi Merawat Kehangatan Komunikasi Keluarga Indonesia di Rumah

    Seni Mendengar Aktif Demi Merawat Kehangatan Komunikasi Keluarga Indonesia di Rumah

    11 September 2026
    Menemu Kedamaian Lewat Goresan Pena: Mengapa Journaling Efektif Memulihkan Kesehatan Mental

    Menemu Kedamaian Lewat Goresan Pena: Mengapa Journaling Efektif Memulihkan Kesehatan Mental

    11 September 2026
    Strategi Mengatur Keuangan Bulanan Agar Gaji Tidak Sekadar Numpang Lewat Setiap Bulan

    Strategi Mengatur Keuangan Bulanan Agar Gaji Tidak Sekadar Numpang Lewat Setiap Bulan

    11 September 2026
    Mengatasi Mata Lelah Akibat Layar Laptop Tanpa Harus Mengorbankan Produktivitas Kerja

    Mengatasi Mata Lelah Akibat Layar Laptop Tanpa Harus Mengorbankan Produktivitas Kerja

    11 September 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?