Enam Amalan Sunnah yang Dianjurkan Dilakukan di Hari Jumat
Hari Jumat memiliki keistimewaan tersendiri bagi umat Islam. Di hari ini, berbagai amalan sunnah dapat dilakukan untuk mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Berikut adalah enam amalan sunnah yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW dan memiliki nilai ibadah yang sangat tinggi.
1. Membaca Surah Al-Kahfi
Salah satu amalan yang sangat dianjurkan pada malam atau hari Jumat adalah membaca Surah Al-Kahfi. Dalam hadits dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, disebutkan bahwa barangsiapa yang membaca Surah Al-Kahfi pada malam Jumat akan disinari cahaya antara dirinya dan Kabah. Selain itu, jika dibaca pada hari Jumat, ia akan disinari cahaya di antara dua Jumat.
Hadits ini diriwayatkan oleh Ad-Darimi dan dinilai sahih oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’, no. 6471. Dengan membaca Surah Al-Kahfi, umat Islam tidak hanya memperkuat imannya tetapi juga mendapatkan pahala yang besar.
2. Membaca Surah As-Sajdah dan Surah Al-Insan dalam Shalat Subuh
Dalam shalat Subuh pada hari Jumat, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa membaca Surah As-Sajdah pada rakaat pertama dan Surah Al-Insan pada rakaat kedua. Hadits ini diriwayatkan oleh Muslim dengan nomor 880. Dengan melakukan hal ini, umat Islam mengikuti sunnah Nabi dan memperoleh pahala yang lebih besar.
3. Bersih-bersih Diri pada Hari Jumat
Pada hari Jumat, umat Islam dianjurkan untuk menjaga kebersihan diri. Hal ini termasuk memotong kuku, mencukur rambut, serta menggunakan alat bersiwak. Menurut Imam Nawawi rahimahullah, para ulama mazhab Syafiiyah menegaskan bahwa memotong kuku dan mencukur rambut di hari Jumat adalah dianjurkan. Beberapa ulama seperti Imam Ahmad bin Hanbal menyatakan bahwa waktu terbaik untuk memotong kuku adalah sebelum matahari tergelincir, namun ada pendapat lain yang menyatakan bahwa waktu bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

4. Banyak Bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW
Rasulullah SAW bersabda bahwa umatnya harus memperbanyak shalawat kepada beliau setiap hari Jumat. Dalam hadits dari Abu Umamah Al-Bahily radhiyallahu ‘anhu, Nabi SAW berkata:
“Perbanyaklah shalawat kepadaku pada setiap Jum’at. Karena shalawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap Jum’at. Barangsiapa yang banyak bershalawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti.” (HR. Al-Baihaqi).
Dengan membaca shalawat, umat Islam tidak hanya menghormati Nabi SAW tetapi juga mendapatkan keberkahan dan pahala yang besar.
5. Melakukan Shalat Dhuha
Shalat Dhuha merupakan amalan sunnah yang sangat dianjurkan. Dalam hadits dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu, Nabi SAW bersabda bahwa setiap ruas tulang tubuh seseorang memiliki sedekah. Dengan melakukan dua rakaat shalat Dhuha, seseorang dapat mencukupi semua bentuk sedekah tersebut. Ini menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk beribadah dan mendapatkan pahala yang berlimpah.
6. Perbanyak Sedekah
Hari Jumat adalah hari istimewa untuk beramal baik, terutama dalam bentuk sedekah. Rasulullah SAW bersabda bahwa pahala sedekah berlipat ganda pada hari Jumat. Sedekah tidak hanya berupa uang, tetapi juga bisa berupa perbuatan baik seperti menyuruh kepada kebaikan, melarang kemungkaran, atau bahkan berhubungan badan dengan pasangan. Dengan memperbanyak sedekah, umat Islam dapat meningkatkan pahala dan keberkahan dalam hidupnya.
Dengan melakukan enam amalan sunnah ini, umat Islam dapat memaksimalkan manfaat dari hari Jumat dan mendapatkan pahala yang berlipat ganda.







