Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Oknum di Lingkungan Ponpes Kota Malang Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Sejumlah Santri, Polisi Masih Dalami Kasus

    28 Juli 2026

    PPK Dishub Jatim Akui Sulit Verifikasi SKP Penyedia Secara Nasional, Sebut Seluruh OPD Hadapi Kendala Serupa

    23 Juli 2026

    Protes Piala Soeratin 2026: Calon Peserta di Malang Keberatan Biaya Pendaftaran Rp3,25 Juta

    13 Juli 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Selasa, 28 Juli 2026
    Trending
    • Oknum di Lingkungan Ponpes Kota Malang Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Sejumlah Santri, Polisi Masih Dalami Kasus
    • PPK Dishub Jatim Akui Sulit Verifikasi SKP Penyedia Secara Nasional, Sebut Seluruh OPD Hadapi Kendala Serupa
    • Protes Piala Soeratin 2026: Calon Peserta di Malang Keberatan Biaya Pendaftaran Rp3,25 Juta
    • PWI Bulungan raih 22 medali, finis ketiga Porwada II Kaltara 2026
    • Daya Ledak Tinggi! Ini Alasan Madura United Incar Gali Freitas dari Persebaya Surabaya
    • Harga saham BACH melonjak di BEI, ARA siap bertahan jika naik ke level ini
    • Karina Ranau Memaafkan Terduga Pelaku, Tapi Minta Proses Hukum Berlanjut
    • Qari Kaltim Juara Dunia di Malaysia, Bukti Peningkatan Pesat Pembinaan Al-Qur’an
    • Orang yang Suka Sendirian Punya 6 Hobi yang Membuat Mereka Bahagia
    • Manfaat Kopi Pagi: Rekomendasi Tempat Nongkrong di Kendari
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Politik»8 Fakta Menarik Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Iran yang Dikabarkan Meninggal

    8 Fakta Menarik Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Iran yang Dikabarkan Meninggal

    adm_imradm_imr5 Maret 20266 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Latar Belakang dan Peran Ayatollah Ali Khamenei dalam Sejarah Iran

    Ayatollah Ali Khamenei adalah tokoh penting dalam sejarah Iran yang memegang peran kunci sebagai pemimpin tertinggi negara tersebut. Ia lahir pada tahun 1939 dari keluarga ulama di Mashhad, tempat ia tumbuh dalam lingkungan sederhana. Keluarganya memiliki keturunan Nabi Muhammad SAW, yang menjadi dasar legitimasi keislaman mereka. Ayahnya, Javad Khamenei, adalah seorang ulama yang dikenal taat dan menjauhi kemewahan. Dari situ, Ayatollah Ali Khamenei belajar untuk hidup sederhana dan menghormati nilai-nilai agama.

    Pengaruh Ayatollah Ruhollah Khomeini terhadap Khamenei

    Sebagai seorang ulama muda, Khamenei mendapat pengaruh besar dari Ayatollah Ruhollah Khomeini, guru dan tokoh utama Revolusi Iran. Pendidikan agama yang ia terima di madrasah membentuk semangat politik dan spiritualnya. Di bawah bimbingan Khomeini, Khamenei aktif dalam gerakan revolusioner yang bertujuan menggulingkan pemerintahan Syah. Meski awalnya tidak banyak yang menyangka bahwa ia akan menjadi pemimpin tertinggi, Khamenei akhirnya menjadi presiden Iran selama dua periode meski jabatan itu bersifat seremonial.

    Kehidupan dan Karakteristik Khamenei

    Khamenei dikenal sebagai sosok yang sederhana dan rendah hati. Bahkan saat menjadi pemimpin tertinggi, ia tetap menjaga gaya hidup sederhana. Ia tidak suka kemewahan dan lebih memilih hidup apa adanya. Hal ini mencerminkan pengaruh ayahnya yang juga hidup sederhana. Selain itu, Khamenei pernah menjadi korban upaya pembunuhan yang nyaris menewaskannya. Pada tahun 1981, sebuah bom meledak saat ia berpidato di masjid Teheran, menyebabkan luka parah pada tangannya dan paru-paru.

    Suksesi dan Revisi Konstitusional

    Setelah wafatnya Ayatollah Ruhollah Khomeini pada tahun 1989, Khamenei diangkat sebagai pemimpin tertinggi Iran. Namun, proses suksesi ini memerlukan revisi konstitusional karena ada keraguan tentang kelayakannya. Pemimpin tertinggi harus menjadi ayatollah agung, sedangkan Khamenei hanya seorang ulama. Untuk mengatasi hal ini, syarat-syarat konstitusi dilonggarkan dan dukungan dari politisi Iran seperti Ali Akbar Hashemi Rafsanjani memberikan legitimasi bagi Khamenei.

    Hubungan dengan Garda Revolusi Iran (IRGC)

    Sejak diangkat menjadi pemimpin tertinggi, Khamenei didukung oleh IRGC, yang merupakan kekuatan militer dan politik utama di Iran. Meski awalnya ada ketidakpercayaan dari para anggota IRGC, Khamenei berhasil menegosiasikan kesepakatan yang memperkuat posisinya. Dengan janji-janji seperti hak dalam urusan politik dan ekonomi, IRGC akhirnya mendukung kepemimpinan Khamenei.

    Kehidupan Politik dan Isu-isu Terkini

    Selama masa kepemimpinannya, pemerintahan Khamenei sering dihadapkan pada protes dan kritik. Salah satunya adalah protes besar-besaran setelah meninggalnya Mahsa Amini, seorang perempuan yang viral di media sosial. Meskipun demikian, Khamenei tetap memegang kendali atas politik luar negeri, militer, dan ideologi negara.

    Masa Depan Iran Setelah Khamenei

    Jika kabar wafatnya Khamenei benar, maka akan ada mekanisme khusus dalam konstitusi Iran untuk mengisi kekosongan. Presiden Iran, kepala lembaga peradilan, dan seorang ulama akan membentuk dewan sementara. Selain itu, Ali Larijani, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional, juga akan terlibat dalam proses transisi kekuasaan. Kekosongan ini akan menimbulkan pertanyaan besar tentang arah politik Iran di masa depan.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Dokter Tifa Menunggu Jokowi di Sidang, Ingin Bertanya Soal 907 Dokumen

    By adm_imr12 Juli 20262 Views

    Dody Hanggodo, Menteri PU Dugaan Bawa Keluarga ke Amerika Pakai APBN Dibantah Sekjen

    By adm_imr12 Juli 20263 Views

    Penasihat Hukum Nadiem Buka Alasan Laporkan 4 Hakim ke Komisi Yudisial

    By adm_imr12 Juli 20265 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Oknum di Lingkungan Ponpes Kota Malang Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Sejumlah Santri, Polisi Masih Dalami Kasus

    28 Juli 2026

    PPK Dishub Jatim Akui Sulit Verifikasi SKP Penyedia Secara Nasional, Sebut Seluruh OPD Hadapi Kendala Serupa

    23 Juli 2026

    Protes Piala Soeratin 2026: Calon Peserta di Malang Keberatan Biaya Pendaftaran Rp3,25 Juta

    13 Juli 2026

    PWI Bulungan raih 22 medali, finis ketiga Porwada II Kaltara 2026

    12 Juli 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?