Ringkasan Berita
Even If This Love Disappears Tonight adalah film romantis Korea yang sebelumnya tayang di negara asalnya, Jepang, pada 24 Desember 2025 lalu. Film ini kini telah dirilis di layanan streaming Netflix pada 3 Februari 2026, menarik perhatian banyak penonton.
Banyak penonton menyebut film ini mirip dengan film klasik seperti 50 First Dates. Namun, film ini memiliki sentuhan drama Korea yang lebih pilu dan menyentuh. Daya tariknya begitu kuat, hingga membuat banyak pengguna TikTok membagikan potongan-potongan adegan yang menyentuh, memicu rasa penasaran, sekaligus mengundang emosi. Cuplikan demi cuplikan itu menyebar cepat, membuat nama film ini semakin diperbincangkan.
Bagi kamu yang belum menonton dan mulai bertanya-tanya apa yang membuatnya begitu viral, berikut sederet fakta unik dari Even If This Love Disappears Tonight yang wajib kamu ketahui:
Tayang di Netflix
Even If This Love Disappears Tonight adalah film romantis Korea yang dirilis di Netflix pada 3 Februari 2026. Sebelumnya, film ini sudah tayang di negara asalnya, Jepang, pada 24 Desember 2025 lalu.
Film ini mendapat respons emosional kuat dari penonton, terutama karena premisnya yang menggabungkan cinta remaja dengan kondisi medis dan kehilangan ingatan unik. Banyak penonton menyebut film ini mirip dengan film klasik seperti 50 First Dates, namun dengan sentuhan drama Korea yang lebih pilu dan menyentuh.
Sinopsis Film Even If This Love Disappears Tonight
Sinopsis film Even If This Love Disappears Tonight menceritakan tentang kisah cinta yang tak biasa antara Kim Jae Won dan Han Seo Yoon, dua siswa SMA dengan kehidupan yang penuh tantangan.
Kim Jae Won adalah remaja dengan gagal jantung turunan, membuatnya sering merasa hidupnya tak pasti dan tanpa tujuan. Han Seo Yoon, di sisi lain, adalah gadis ceria yang menghadapi anterograde amnesia, kondisi ini membuatnya lupa semua ingatan setiap pagi.
Ketika mereka bertemu, hubungan berkembang dari teman biasa menjadi cinta, meskipun setiap hari keduanya harus memulai lagi dari awal akibat kondisi Seo Yoon. Tema film ini adalah tentang apakah cinta sejati bisa tetap tumbuh di tengah keterbatasan ingatan dan waktu yang tidak pasti.
Daftar Pemeran
Pemeran utama film ini adalah Choo Young Woo yang memerankan Kim Jae Won, seorang siswa SMA pendiam dan penuh luka batin. Choo Young Woo dikenal berkat beberapa proyek drama populer seperti Mercy for None dan The Trauma Code: Heroes on Call.
Lawan mainnya, Shin Si Ah, memerankan Han Seo Yoon, gadis penuh semangat yang tetap ceria meskipun hidup dengan ingatan yang hilang setiap hari. Pemeran pendukung termasuk Jo Yoo Jung sebagai Choi Ji Min, Jin Ho Eun sebagai Tae Hun, dan Jo Han Chul sebagai Kim Sang Hyeon yang masing-masing memberi warna sekaligus dinamika tambahan dalam kisah itu. Chemistry antara Young Woo dan Shin Si Ah menjadi sorotan utama karena kekuatan emosi yang mereka bawa ke layar terasa sangat nyata.
Hasil Adaptasi
Film ini disutradarai oleh Kim Hye Young, yang menangani proyek dengan penuh kepekaan terhadap tema romantis dan emosional. Cerita film merupakan adaptasi dari novel Jepang berjudul Konya, Sekai kara Kono Koi ga Kietemo karya Misaki Ichijo, yang sebelumnya juga sudah diadaptasi menjadi film Jepang berjudul Even If This Love Disappears from the World Tonight pada 2022.
Versi Korea ini membawa nuansa lokal dan karakter baru, sambil tetap mempertahankan esensi cerita tentang cinta yang terus tumbuh meski kenangan hilang. Soundtrack film juga dirancang dengan musik yang kuat secara emosional untuk mendukung narasi pilu.
Suguhkan Tema Emosional yang Mendalam
Even If This Love Disappears Tonight memiliki durasi sekitar 106 menit atau 1 jam 46 menit, durasi yang ideal untuk sebuah film romantis dengan tema emosional mendalam.
Visual film menggunakan palet warna lembut dan adegan yang dikomposisikan secara sinematik, meningkatkan nuansa haru dan intim dalam setiap momen hubungan kedua tokoh utama. Lokasi latar remaja SMA dan kota kecil memberi nuansa realistis dan mudah dipahami oleh penonton dari berbagai negara.
Pemeran dan adegan visual saling berpadu untuk menunjukkan kontradiksi antara kebahagiaan sederhana dan kelamnya kondisi kesehatan yang dihadapi karakter. Hal ini membuat keseluruhan pengalaman menonton terasa menyentuh dan penuh refleksi.







