Profil Dato Low Tuck Kwong, Pengusaha Batu Bara yang Beli Lukisan Kuda SBY Rp 6,5 Miliar
Dato Low Tuck Kwong adalah seorang pengusaha batu bara yang terkenal dengan kekayaannya dan juga pembelian lukisan kuda karya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) senilai Rp 6,5 miliar. Ia tidak hanya dikenal sebagai pengusaha sukses, tetapi juga masuk dalam daftar orang terkaya di Indonesia.
Latar Belakang Karier
Lahir pada 17 April 1948 di Singapura, Dato Low Tuck Kwong memulai karier dari usaha konstruksi milik keluarganya. Pada awal 1970-an, ia pindah ke Indonesia dan mulai mengembangkan bisnisnya. Pada akhir 1990-an, ia mengakuisisi tambang pertamanya melalui PT Gunungbayan Pratamacoal, yang kemudian berkembang menjadi cikal bakal perusahaan tambang batu bara terbesar di Indonesia, PT Bayan Resources Tbk.
Perusahaan tersebut kini dikenal sebagai produsen batu bara berskala besar dengan jaringan ekspor yang menjangkau berbagai negara. Tahun 2008, Bayan Resources resmi melantai di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham BYAN.
Bisnis yang Menguntungkan
Selain bisnis tambang batu bara, Dato Low Tuck Kwong juga memiliki kepemilikan di sejumlah perusahaan lain. Ia mengendalikan Metis Energy, sebuah perusahaan energi terbarukan berbasis Singapura. Selain itu, ia juga memiliki kepemilikan di The Farrer Park Company dan Samindo Resources.
Masuk Daftar Orang Terkaya Indonesia
Dalam beberapa tahun terakhir, Dato Low Tuck Kwong konsisten menempati posisi atas dalam daftar orang terkaya Indonesia versi Forbes Real Time Billionaires. Berdasarkan daftar majalah Forbes pada akhir 2025, ia berada di peringkat kedua sebagai orang terkaya di Indonesia.
Kekayaannya ditaksir mencapai sekitar 23,7 miliar dollar AS, berada di bawah Prajogo Pangestu yang memimpin daftar, serta melampaui Robert Budi Hartono dan Michael Hartono. Selain mengandalkan bisnis pertambangan, Low juga melakukan diversifikasi usaha di bidang energi dan investasi.
Aktivitas Sosial dan Filantropi
Di luar dunia usaha, Dato Low Tuck Kwong dikenal aktif dalam aktivitas sosial dan filantropi. Ia memberikan dukungan bagi sektor pendidikan dan aksi kemanusiaan. Lukisan karya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang ia menangkan dalam lelang disebut akan dimanfaatkan untuk kegiatan sosial.
Dalam pengumuman lelang tersebut, dana sebesar Rp 6,5 miliar akan dialokasikan untuk program sosial, khususnya bantuan kemanusiaan bagi masyarakat kurang mampu.
Pembelian Lukisan Kuda SBY
Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), melepas lukisan bertema kuda api karyanya melalui lelang dalam acara peringatan Imlek Demokrat 2026. Karya tersebut akhirnya terjual seharga Rp 6,5 miliar kepada pengusaha Low Tuck Kwong.
Lukisan ini dibuka dari harga Rp200 juta. Perlahan, harganya naik menjadi Rp300 juta, Rp500 juta, Rp700 juta, Rp1 miliar, Rp4,8 miliar, Rp5 miliar, Rp5,5 miliar, Rp6 miliar, dan ditutup pada angka Rp6,5 miliar.
Hasil lelang lukisan akan digunakan untuk bantuan kemanusiaan, terutama bagi masyarakat Tionghoa. Dato Low Tuck Kwong, yang dikenal sebagai salah satu pengusaha terkaya di Indonesia, kini menjadi sorotan setelah membeli lukisan tersebut.







