Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Amri/Nita Jadi Harapan Indonesia, China Kuasai Wakil Terbanyak

    24 Agustus 2026

    Utang BI Melonjak, Asing Masuk SRBI, Cadev Tergerus Intervensi

    24 Agustus 2026

    Jogging Pagi di Benowo, Karyawati Muda Jadi Korban Begal Pemotor Misterius

    24 Agustus 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 24 Agustus 2026
    Trending
    • Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Amri/Nita Jadi Harapan Indonesia, China Kuasai Wakil Terbanyak
    • Utang BI Melonjak, Asing Masuk SRBI, Cadev Tergerus Intervensi
    • Jogging Pagi di Benowo, Karyawati Muda Jadi Korban Begal Pemotor Misterius
    • Pengamat: Pernyataan Trump Soal Sanksi Iran Hanya Omong Kosong
    • Colek Akun Giorgio Antonio, Nikita Mirzani Ingatkan Pacar Sarwendah Soal Utang dan Kasus Hukum
    • Kemarau El Nino Tingkatkan Bahaya Karhutla, Kemenhut Minta Izin Perketat Pencegahan
    • Hampir Menyerah, Fiersa Besari Berkibar di Puncak Kilimanjaro
    • Puncak Baterai Global 2026 Dorong Ekosistem Baterai Indonesia dan Percepatan Energi Baru
    • Throttle Land 2026 Siap Digelar, Hadiah dan Diskon Mengalir untuk Pecinta Motor
    • Rezeki Mengikuti Usaha, 7 Weton Ini Paling Gigih Hidup
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Daerah»Ponpes Al Falah Ploso Kediri Gelar Salat Ied Lebih Awal, Ribuan Santri Rayakan Lebaran Hari Ini

    Ponpes Al Falah Ploso Kediri Gelar Salat Ied Lebih Awal, Ribuan Santri Rayakan Lebaran Hari Ini

    adm_imradm_imr26 Maret 20268 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Salat Idulfitri di Pondok Pesantren Salafiyah Al Falah Ploso

    Ribuan santri dari Pondok Pesantren Salafiyah Al Falah Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, melaksanakan salat Idulfitri 1447 Hijriah pada Jumat (20/3/2026). Pelaksanaan ibadah tersebut berlangsung khidmat di halaman pondok pesantren sejak pagi hari. Salat Ied diikuti oleh santri putra, santri putri, serta masyarakat sekitar yang telah memadati area lokasi sejak sebelum pelaksanaan dimulai.

    Suasana kebersamaan tampak begitu terasa dalam momen hari raya tersebut. Meski pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan Idulfitri jatuh pada Sabtu (21/3) besok, Ponpes Al Falah Ploso tetap menggelar salat Id lebih awal sesuai dengan metode perhitungan yang digunakan di lingkungan pesantren.

    Pengasuh pondok, KH Abdurrahman Al Kautsar menjelaskan bahwa penentuan 1 Syawal di Ponpes Al Falah Ploso didasarkan pada metode hisab yang telah lama diterapkan oleh lembaga falakiyah pondok. “Jadi Ponpes Ploso menggunakan metode hisab sejak dahulu untuk menentukan Idulfitri karena di Ponpes Ploso mempunyai lembaga falakiyah yang dilakukan oleh para masyayikh dan pendahulu.”

    Ia menambahkan bahwa perbedaan dalam penentuan hari raya merupakan bagian dari khazanah keilmuan Islam yang telah diajarkan oleh para ulama terdahulu. “Dan memang para pendahulu kita dari dulu selalu menganggap bahwa perbedaan-perbedaan yang ada adalah sesuatu yang menunjukkan keluasan keilmuan kita,” jelasnya.

    Gus Kautsar berharap masyarakat dapat menyikapi perbedaan tersebut dengan bijak dan saling menghormati satu sama lain. “Saya harap semuanya saja menerima perbedaan ini dengan bijak. Tidak ada masalah. Semuanya ingin kebaikan,” imbuhnya.

    Usai pelaksanaan salat Id, para santri melanjutkan tradisi sungkeman dengan pengasuh pondok, KH Nurul Jazuli. Tradisi ini menjadi momen untuk saling bermaafan dan mempererat hubungan antara santri dan kiai.

    Selain itu, ratusan santri juga mengikuti tradisi kenduri bersama. Berbagai tumpeng yang telah disiapkan sebelumnya didoakan, kemudian disantap bersama sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan. Suasana haru dan hangat terlihat saat para jemaah saling bersalaman dan bermaaf-maafan sebagai tanda perayaan hari kemenangan umat Islam di lingkungan pesantren.

    Pihak pesantren sendiri memberikan kebebasan kepada para alumni dan masyarakat untuk mengikuti pelaksanaan salat Idulfitri sesuai dengan keputusan pemerintah, sehingga tetap menjaga kerukunan di tengah perbedaan.

    Metode Hisab dalam Penentuan Hari Raya

    Metode hisab yang digunakan oleh Ponpes Al Falah Ploso adalah salah satu cara tradisional dalam menentukan awal bulan Syawal. Metode ini didasarkan pada perhitungan astronomis dan ilmu falak yang telah diajarkan oleh para masyayikh dan pendahulu. Dalam konteks keagamaan, metode ini sering kali dipandang sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi dan ilmu pengetahuan yang telah lama berkembang di kalangan umat Islam.

    • Metode hisab melibatkan perhitungan posisi bulan dan matahari untuk menentukan awal bulan.
    • Pendekatan ini berbeda dengan metode rukyat yang mengandalkan pengamatan langsung.
    • Penggunaan metode hisab mencerminkan komitmen pesantren terhadap tradisi dan ilmu pengetahuan yang sudah ada sejak lama.

    Tradisi dan Kebersamaan di Lingkungan Pesantren

    Selain salat Id, pesantren juga memiliki berbagai tradisi yang menjadi bagian dari perayaan Idulfitri. Salah satunya adalah tradisi sungkeman yang dilakukan setelah salat. Tradisi ini tidak hanya sekadar ritual, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat ikatan antara santri dan pengasuh.

    • Sungkeman dilakukan sebagai bentuk permintaan maaf dan saling menguatkan hubungan.
    • Tradisi ini membuktikan bahwa pesantren tidak hanya fokus pada pendidikan agama, tetapi juga pada pembentukan karakter dan nilai-nilai kebersamaan.

    Selain itu, pesantren juga menyelenggarakan tradisi kenduri bersama. Berbagai tumpeng yang disiapkan sebelumnya dijadikan sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan. Momen ini menjadi ajang untuk mempererat hubungan antara santri, pengasuh, dan masyarakat sekitar.

    • Kenduri bersama biasanya diiringi doa dan dzikir.
    • Seluruh peserta berpartisipasi dalam prosesi doa dan makan bersama.
    • Tradisi ini mencerminkan semangat kebersamaan dan kesatuan dalam perayaan hari raya.

    Pentingnya Menghargai Perbedaan

    Perbedaan dalam penentuan hari raya bukanlah hal yang baru dalam dunia Islam. Setiap daerah dan komunitas memiliki metode dan pandangan yang berbeda-beda. Namun, penting bagi masyarakat untuk saling menghargai dan memahami perbedaan tersebut.

    • Perbedaan bisa menjadi sumber pembelajaran dan penguatan iman.
    • Menghargai perbedaan mencerminkan sikap toleransi dan kebijaksanaan.
    • Di lingkungan pesantren, perbedaan ini dianggap sebagai bagian dari khazanah keilmuan yang kaya dan beragam.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Jogging Pagi di Benowo, Karyawati Muda Jadi Korban Begal Pemotor Misterius

    By adm_imr24 Agustus 20260 Views

    Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge 2026: Guncang Sidoarjo dengan Balap dan Gaya Hidup

    By adm_imr23 Agustus 20260 Views

    Jagongan Petani Banyuwangi, Zulhas Siap Perjuangkan Aspirasi Mereka

    By adm_imr23 Agustus 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Amri/Nita Jadi Harapan Indonesia, China Kuasai Wakil Terbanyak

    24 Agustus 2026

    Utang BI Melonjak, Asing Masuk SRBI, Cadev Tergerus Intervensi

    24 Agustus 2026

    Jogging Pagi di Benowo, Karyawati Muda Jadi Korban Begal Pemotor Misterius

    24 Agustus 2026

    Pengamat: Pernyataan Trump Soal Sanksi Iran Hanya Omong Kosong

    24 Agustus 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?