Vitor Tinoco Diberi Izin Bergabung dengan Timnas Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026
Persik Kediri resmi memberikan izin kepada Vitor Tinoco untuk bergabung dengan tim kepelatihan Timnas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026. Keputusan ini menarik perhatian karena Vitor masih aktif sebagai asisten pelatih di kompetisi domestik. Manajemen Persik Kediri menilai bahwa kesempatan ini menjadi langkah positif yang dapat meningkatkan pengalaman internasional Vitor dalam dunia kepelatihan.
Manajer tim, M. Syahid Nur Ichsan, menjelaskan bahwa permohonan izin dari Vitor Tinoco disampaikan secara langsung beberapa waktu lalu. Menurut Syahid, manajemen segera mempertimbangkan permintaan tersebut karena dinilai memiliki manfaat bagi perkembangan karier Vitor. Ia mengatakan:
“Beberapa waktu lalu, coach Vitor menyampaikan dan meminta izin untuk sementara memperkuat tim kepelatihan.”
Syahid menambahkan bahwa Persik Kediri memberikan waktu khusus bagi Vitor Tinoco untuk fokus mendampingi Timnas Saint Kitts and Nevis selama berkiprah di FIFA Series 2026. Kesempatan ini dianggap sebagai nilai tambah bagi pengalaman internasional Vitor, yang dapat berdampak positif saat kembali ke Persik Kediri.
Penugasan ini bermula dari permintaan langsung pelatih kepala Saint Kitts and Nevis, Marcelo Serrano, yang memiliki kedekatan dengan Vitor Tinoco. Keduanya pernah bekerja sama dalam tim kepelatihan di Brasil, sehingga komunikasi dan kepercayaan sudah terbangun sejak lama. Marcelo Serrano menghubungi Vitor Tinoco secara langsung untuk meminta bantuan dalam menghadapi agenda FIFA Series 2026.
“Saya pernah bekerja dengan coach Marcelo Serrano di Timnas Brasil U15,” kata Vitor Tinoco menjelaskan hubungan profesional mereka. Ia menegaskan bahwa komunikasi tersebut menjadi awal keterlibatannya dalam tim kepelatihan Saint Kitts and Nevis.
“Dia hubungi saya dan minta bantuan saya untuk Timnas Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026,” jelas Vitor Tinoco.
Meski menerima tugas baru, Vitor Tinoco menegaskan bahwa dirinya tetap menjadi bagian dari Persik Kediri dan tidak meninggalkan klub. “Saya tetap di Persik, saya tidak keluar dari Persik,” tegasnya. Ia menjelaskan bahwa dirinya hanya meminta izin sementara untuk membantu kebutuhan tim nasional dalam ajang internasional tersebut.
“Tetapi saya minta izin untuk membantu coach Marcelo di sini,” ujar Vitor menambahkan penjelasannya.
Pengalaman panjang Vitor Tinoco di Indonesia menjadi salah satu alasan utama dirinya dipilih dalam tim kepelatihan Saint Kitts and Nevis. Pelatih berusia 43 tahun tersebut telah berkarier lebih dari sembilan tahun di Indonesia dan memahami dinamika sepak bola Asia. Sebelum bergabung dengan Persik Kediri, Vitor Tinoco juga sempat bekerja bersama PS Barito Putera dalam kompetisi nasional.
Pengalaman lintas klub dan jejaring internasional membuat Vitor Tinoco dinilai memiliki kompetensi yang dibutuhkan dalam FIFA Series 2026. Persik Kediri berharap pengalaman Vitor Tinoco di ajang tersebut dapat membawa dampak positif saat kembali memperkuat tim.
Manajemen Persik Kediri tetap memantau perkembangan Vitor Tinoco selama menjalankan tugas bersama tim nasional tersebut. Keikutsertaan Vitor Tinoco bersama Timnas Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026 menjadi momentum penting dalam kariernya. Persik Kediri menegaskan dukungan penuh terhadap langkah Vitor Tinoco selama tetap menjaga komitmen profesional dengan klub.






