Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Syawal 1447 H: Bolehkah Puasa Sunnah di Hari Sabtu? Ini Penjelasannya

    2 April 2026

    46 Tautan Pengumuman Hasil SNBP 2026

    2 April 2026

    Pembaruan terkini kondisi korban kecelakaan odong-odong Mojokerto, masih lemah dan kritis

    2 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Kamis, 2 April 2026
    Trending
    • Syawal 1447 H: Bolehkah Puasa Sunnah di Hari Sabtu? Ini Penjelasannya
    • 46 Tautan Pengumuman Hasil SNBP 2026
    • Pembaruan terkini kondisi korban kecelakaan odong-odong Mojokerto, masih lemah dan kritis
    • Desa BRILiaN Tompobulu: Kekuatan Lokal dan Digitalisasi untuk Ekonomi Berkelanjutan
    • Pembatasan Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun Diimplementasikan, Komdigi Minta Platform Patuh
    • Pencuri Tas yang Ditangkap di Batulicin Mengakui Perbuatannya
    • Infeksi Kandung Kemih vs Saluran Kemih: Perbedaannya
    • Mengenal Wajah Baru Museum Chocolate Kingdom di Bangunjiwo Bantul
    • BCS Serbu PSS Sleman Pasca Imbang Lawan Kendal Tornado: Evaluasi Kritis 2 Posisi Penting dan Sebut Dua Nama
    • Jadwal Kapal Nggapulu 2026: Tujuan Surabaya, Jakarta, Makassar, Bitung
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Politik»Usulan Hentikan Program MBG Akibat Perang Iran, Ini Prof Telisa Aulia

    Usulan Hentikan Program MBG Akibat Perang Iran, Ini Prof Telisa Aulia

    adm_imradm_imr2 April 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Pengelolaan Anggaran dan Kebijakan Energi di Tengah Krisis Global

    Telisa Aulia Falianty, seorang akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, menyoroti pentingnya realokasi anggaran pemerintah untuk memperkuat stabilitas sektor energi nasional, khususnya terkait subsidi bahan bakar minyak (BBM). Ia mengusulkan agar pemerintah mempertimbangkan pengalihan dana dari program-program besar yang saat ini menyerap anggaran signifikan, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), ke kebutuhan energi sementara.

    “Program prioritas yang ada, yang besar-besar, itu memang harus lebih dikaji mana yang lebih bisa direalokasi. Walaupun tidak semua, mungkin sepuluh persennya saja yang direalokasi. Artinya tidak mengganggu kepada tujuan prioritas nasional,” ujarnya.

    Subsidi BBM menjadi opsi terakhir dalam menjaga kesehatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Telisa menekankan bahwa pemerintah perlu mencari solusi kompromi agar kebijakan fiskal tetap berjalan seimbang tanpa membebani salah satu sektor secara berlebihan.

    “Jadi harus ketemu win-win-nya. Soalnya kalau yang ini nggak mau ngalah, itu nggak mau ngalah, ya susah juga kan, sedangkan kita tetap harus menyelamatkan APBN kita,” katanya.

    Kebijakan WFH sebagai Solusi Efektif

    Selain soal subsidi, Telisa juga menyoroti rencana pemerintah yang akan menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) untuk menekan konsumsi BBM. Ia menilai kebijakan tersebut berpotensi efektif, namun harus disertai pengawasan yang ketat.

    “Harus ada pengawasan (kebijakan WFH tersebut),” kata dia. Menurutnya, tanpa pengawasan yang jelas, kebijakan WFH justru berisiko tidak mencapai tujuan. Masyarakat bisa saja memanfaatkan waktu bekerja dari rumah untuk bepergian, sehingga konsumsi BBM tidak berkurang.

    “Karena bisa jadi (karena) WFH ada possibility liburan, wisata, jalan-jalan sama aja tidak hemat BBM,” ucap dia.

    Tekanan Global: Penutupan Selat Hormuz Picu Kenaikan Harga BBM

    Kekhawatiran terhadap energi semakin meningkat seiring memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah. Penutupan jalur distribusi minyak dunia di Selat Hormuz oleh Iran berpotensi memicu krisis energi global. Sejumlah negara di Asia Tenggara telah merespons kondisi tersebut dengan menaikkan harga BBM.

    Negara seperti Singapura, Vietnam, Kamboja, dan Filipina mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Pemerintah Kamboja bahkan telah menaikkan harga BBM hingga 10 persen menjadi USD1,05 per liter. Sementara itu, Vietnam, Laos, dan Filipina mencatat lonjakan harga di kisaran 6 hingga 8 persen, seiring fluktuasi harga minyak global.

    Pergerakan harga ini sangat dipengaruhi oleh indikator Mean of Platts Singapore (MOPS), yang menjadi acuan utama harga bahan bakar di kawasan Asia.

    Indonesia Pilih Tahan Harga, Siapkan Skema Penghematan Energi

    Di tengah tekanan global tersebut, pemerintah Indonesia hingga kini belum mengambil langkah menaikkan harga BBM. Sebagai alternatif, pemerintah tengah menyiapkan kebijakan penghematan energi, salah satunya melalui penerapan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

    Kebijakan ini direncanakan berlaku satu hari dalam sepekan, dengan kemungkinan diperluas ke sektor swasta. WFH disebut-sebut mampu menekan konsumsi BBM hingga 20 persen, meskipun efektivitasnya masih menjadi perdebatan. Langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka pendek untuk mengurangi konsumsi energi tanpa harus langsung membebani masyarakat melalui kenaikan harga BBM.

    Profil Prof. Dr. Telisa Aulia Falianty

    Prof. Dr. Telisa Aulia Falianty, S.E., M.E. merupakan akademisi dan ekonom Indonesia yang dikenal sebagai pakar di bidang ekonomi moneter dan keuangan internasional. Ia adalah Guru Besar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, dengan fokus kajian pada ekonomi moneter, stabilitas sistem keuangan, keuangan internasional, serta kebijakan makroekonomi.

    Dalam karier akademiknya, Telisa aktif melakukan penelitian dan menulis berbagai publikasi ilmiah yang membahas isu ekonomi nasional maupun global, termasuk pertumbuhan ekonomi inklusif, ketimpangan ekonomi, energi berkelanjutan, inovasi, dan pembangunan ekonomi jangka panjang.

    Sebagai akademisi, Telisa Aulia Falianty juga berkontribusi dalam pengembangan kebijakan ekonomi melalui kajian dan analisis terhadap kondisi ekonomi Indonesia, termasuk stabilitas sektor keuangan, kebijakan moneter, serta tantangan ekonomi di era digitalisasi dan globalisasi. Ia juga dikenal aktif menyampaikan pandangan ekonomi di ruang publik, terutama terkait stabilitas ekonomi nasional, industri keuangan, dan kebijakan ekonomi makro.

    Melalui pemikiran, penelitian, dan kontribusinya di bidang ekonomi, ia menjadi salah satu ekonom Indonesia yang berperan dalam pengembangan ilmu ekonomi sekaligus memberikan masukan kebijakan bagi pembangunan ekonomi nasional.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Kasus Amsal Sitepu yang Rugikan Negara Rp202 Juta – Ini Kronologinya

    By adm_imr2 April 20261 Views

    Curhat Reza Arap untuk Lula Lahfah, Izin Move On: Egoku Hancur

    By adm_imr2 April 20262 Views

    Demo No Kings Guncang AS, 8 Juta Demonstran Menentang Trump di Tengah Perang Iran

    By adm_imr2 April 20263 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Syawal 1447 H: Bolehkah Puasa Sunnah di Hari Sabtu? Ini Penjelasannya

    2 April 2026

    46 Tautan Pengumuman Hasil SNBP 2026

    2 April 2026

    Pembaruan terkini kondisi korban kecelakaan odong-odong Mojokerto, masih lemah dan kritis

    2 April 2026

    Desa BRILiaN Tompobulu: Kekuatan Lokal dan Digitalisasi untuk Ekonomi Berkelanjutan

    2 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?