Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Harga BBM Pertamax Naik Lagi, 30 Maret 2026 di Tengah Ketegangan Iran-Amerika, Kalsel Terdampak

    2 April 2026

    Warga Surabaya Siap Gunakan Pembayaran Parkir Non Tunai Mulai April 2026 dengan Voucher

    2 April 2026

    6 risiko keuangan saat pensiun, persiapkan sejak awal!

    2 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Jumat, 3 April 2026
    Trending
    • Harga BBM Pertamax Naik Lagi, 30 Maret 2026 di Tengah Ketegangan Iran-Amerika, Kalsel Terdampak
    • Warga Surabaya Siap Gunakan Pembayaran Parkir Non Tunai Mulai April 2026 dengan Voucher
    • 6 risiko keuangan saat pensiun, persiapkan sejak awal!
    • Kronologi Pemukulan Siswa oleh Massa di Rejang Lebong, Bengkulu
    • Perbedaan Bahlil dan Purbaya soal pajak batu bara, berlaku April 2026?
    • Contoh ceramah halal bihalal sekolah pasca-Lebaran 2026
    • Apa Itu TBC? Jawaban Lengkapnya
    • Rasa Hungary di Surabaya, Kuliner Jembatan Budaya
    • Tiga Bintang Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria di FIFA Series 2026
    • Itinerary Kyoto Rp1,9 Juta: Jelajah Budaya & Foto Ala Geisha
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»Kiprah Mahasiswa Indonesia di Forum Global Tunisia, Juara Video

    Kiprah Mahasiswa Indonesia di Forum Global Tunisia, Juara Video

    adm_imradm_imr2 April 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kiprah Mahasiswa Indonesia di Forum Internasional

    Mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Tunisia kembali menorehkan prestasi di tingkat global dengan ambil bagian dalam kegiatan Rencontre des Étudiants Internationaux (Forum Mahasiswa Internasional). Acara ini diselenggarakan oleh Office des Œuvres Universitaires pour le Nord (OOUN) di Kelibia, Tunisia, pada 24–27 Maret 2026. Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 150 mahasiswa dari 18 negara.

    Tujuan utama dari forum ini adalah memperkuat dialog lintas budaya, mendorong pertukaran ilmu, serta meningkatkan integrasi antar mahasiswa internasional. Tema besar yang diangkat dalam forum ini mencakup pertukaran budaya, dialog peradaban, dan keterbukaan global. Indonesia diwakili oleh 10 mahasiswa yang tergabung dalam PPI Tunisia. Kehadiran mereka mencerminkan partisipasi aktif mahasiswa Indonesia dalam forum internasional.

    Pada hari pertama, suasana kebersamaan langsung terbangun melalui sesi perkenalan dan pertukaran budaya antar peserta. Setelah registrasi dan penempatan akomodasi, para peserta berkumpul untuk menampilkan keunikan budaya dari masing-masing negara. Delegasi Indonesia turut berpartisipasi dengan menampilkan seni bela diri silat yang dibawakan oleh Galih Kurniawan. Penampilan tersebut mendapatkan apresiasi dari peserta internasional karena keindahan gerakan dan keluwesan yang ditampilkan.

    Acara kemudian dilanjutkan dengan hiburan berupa pertunjukan musik dan tarian dari berbagai negara yang berlangsung meriah. Para peserta juga saling memperkenalkan musik khas negara mereka, sehingga tercipta suasana interaktif yang hangat dan penuh semangat kebersamaan.

    Pada hari kedua, peserta mengikuti kegiatan randonnée atau jalan santai di kawasan pegunungan El Haouaria yang dipadukan dengan pelatihan fotografi. Selain melatih kepekaan visual, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat interaksi antar peserta. Dalam kesempatan tersebut, panitia juga mengumumkan lomba video dokumenter terbaik yang akan dinilai sepanjang forum berlangsung.

    Pada malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan malam kebangsaan yang tahun ini menampilkan Mali sebagai negara representatif. Berbagai pertunjukan budaya ditampilkan, mulai dari peragaan busana tradisional seperti Bogolan, Bazin, dan Waxi, hingga tarian khas seperti Balani dan Takamba, serta pertunjukan drama budaya. Suasana menjadi semakin khidmat saat seluruh peserta bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Mali.

    Dalam sesi tersebut, perwakilan Mali juga memaparkan sejarah peradaban negaranya sebagai pusat kebudayaan Afrika Barat sejak masa Mansa Musa dan kejayaan Tombouctou, serta menyoroti peran Sungai Niger dan tradisi griot dalam menjaga identitas dan solidaritas bangsa.

    Memasuki hari ketiga, kegiatan ditutup dengan pameran budaya yang menampilkan identitas masing-masing negara peserta, termasuk pakaian tradisional, kuliner, dan simbol budaya lainnya. Pada kesempatan ini, mahasiswa Indonesia menampilkan kekayaan budaya Nusantara melalui kombinasi busana adat kebaya, batik, dan pakaian Melayu Riau, yang kemudian dilengkapi dengan pertunjukan seni bela diri silat. Penampilan tersebut berhasil menarik perhatian dan meningkatkan antusiasme pengunjung.

    Rangkaian acara mencapai puncaknya pada sesi penutupan yang diisi dengan pertunjukan seni, pemutaran film dokumenter, serta pembagian sertifikat kepada seluruh peserta. Pada momen ini juga diumumkan pemenang lomba video dokumenter terbaik yang telah dinilai selama kegiatan berlangsung. Perwakilan Indonesia berhasil meraih Juara Terbaik Kedua dalam kategori video, sebuah prestasi yang semakin menegaskan kreativitas dan kualitas mahasiswa Indonesia di tingkat internasional.

    Kegiatan ini turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Kantor Pelayanan Universitas untuk Wilayah Utara, Abdul Raouf bin Faqih. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi terselenggaranya forum yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai latar belakang budaya. “Program ini diharapkan dapat direplikasi di berbagai wilayah di Tunisia, mengingat manfaatnya dalam memperkuat keberagaman dan pertukaran budaya,” ujarnya.

    Sementara itu, salah satu perwakilan mahasiswa Indonesia, Muhammad Dakhlan Gazali, menyatakan bahwa keikutsertaan dalam forum ini menjadi pengalaman berharga dalam memperluas perspektif global. “Forum ini bukan hanya ajang pertukaran budaya, tetapi juga ruang untuk membangun pemahaman lintas peradaban serta memperkuat solidaritas antar mahasiswa dunia. Kami bangga bisa membawa identitas Indonesia sekaligus meraih prestasi di forum internasional ini,” ungkapnya.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun jaringan yang semakin kuat antar mahasiswa internasional serta meningkatnya kesadaran akan pentingnya kolaborasi global dalam menghadapi berbagai tantangan dunia.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Kembali ke Gaza, GPCI Minta Dukungan dan Perlindungan Pemerintah

    By adm_imr2 April 20261 Views

    Perang AS-Israel vs Iran, Kepala Intel Turki Bocorkan Ancaman Mengerikan bagi Dunia

    By adm_imr2 April 20266 Views

    Alasan Iran: Usulan Damai Trump Hanya Sepihak, Kedaulatan Teheran di Selat Hormuz Dibahas

    By adm_imr2 April 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Harga BBM Pertamax Naik Lagi, 30 Maret 2026 di Tengah Ketegangan Iran-Amerika, Kalsel Terdampak

    2 April 2026

    Warga Surabaya Siap Gunakan Pembayaran Parkir Non Tunai Mulai April 2026 dengan Voucher

    2 April 2026

    6 risiko keuangan saat pensiun, persiapkan sejak awal!

    2 April 2026

    Kronologi Pemukulan Siswa oleh Massa di Rejang Lebong, Bengkulu

    2 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?