Kebutuhan Dasar di Iran Dinilai Sangat Murah
Pemuda Indonesia yang tinggal di Iran memberikan informasi menarik mengenai biaya air, listrik, dan gas di negara tersebut. Meskipun Iran sedang dalam kondisi perang, tarif untuk kebutuhan dasar ini terbilang sangat murah. Total biaya yang dikeluarkan untuk tiga kebutuhan pokok tersebut tidak sampai Rp 50 ribu per bulan.
Dalam sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram Himpunan Pelajar Iran, seorang pemuda asal Indonesia menjelaskan bahwa harga-harga tersebut tidak mengalami kenaikan meskipun situasi politik sedang tidak stabil. Netizen di Indonesia merasa terkejut dan kagum dengan betapa murahnya tarif kebutuhan pokok di Iran.
Biaya Air, Listrik, dan Gas di Iran
Pemuda tersebut memulai penjelasannya dengan mengunjungi salah satu rumah pelajar Indonesia yang tinggal di sana. Ia kemudian bertanya kepada teman sejawatnya mengenai biaya tagihan air, listrik, dan gas.
“Berapa sih harga tagihan listrik per bulannya, harga air per bulannya, dan gas. Per bulan itu di sini berapa?” tanyanya.
Narasumber menjelaskan bahwa sistem pembayaran kebutuhan dasar seperti listrik dilakukan setiap dua hingga tiga bulan sekali. Setiap kali waktu pembayaran tiba, ia menerima pesan SMS dari pemerintah yang berisi nominal tagihan dan link untuk pembayaran.
“Kita kalau di sini, tiap dua bulan atau tiga bulan sekali itu dapat SMS langsung dari pemerintah atau dari pusat untuk urusan tagihan gas, air, dan listrik,” ungkapnya.
Ia kemudian menunjukkan contoh SMS tagihan yang diterimanya. “Ini contoh SMS tagihan yang kita dapat di Iran, ini link buat bayar. Jadi masuk langsung kita bayar online.”
Rincian Tagihan
Tagihan air di Iran sebesar 185 ribu Tuman per bulan, yang setara dengan sekitar Rp 20 ribu per bulan. Dengan demikian, biaya air per bulannya hanya sekitar Rp 10 ribu.
Sementara itu, tagihan listrik per dua bulan adalah 83 ribu Tuman, yang setara dengan Rp 10 ribu per dua bulan atau sekitar Rp 5 ribu per bulan.
Untuk gas, biasanya tagihan diberikan setiap tiga bulan sekali. Salah satu keluarga Indonesia yang tinggal di sana menyebutkan bahwa tagihan gas mereka sebesar 600 ribu Tuman per tiga bulan, atau sekitar Rp 66 ribu rupiah per tiga bulan. Dengan demikian, biaya gas per bulannya sekitar Rp 22 ribu.
Sistem Listrik dan Gas di Iran
Pemuda tersebut juga menjelaskan perbedaan sistem listrik antara Indonesia dan Iran. Menurutnya, selama tinggal di Iran, ia tidak pernah mengalami listrik jeglek atau aliran listrik terputus otomatis meskipun menggunakan banyak perangkat elektronik secara bersamaan.
“Listrik di sini juga unik, kalau di Indonesia kita nyalakan AC, kulkas, mesin cuci secara bersamaan itu bakal jeglek. Tapi kalau di sini nggak. Ketika kita nyalain semua itu, kulkas, AC, mesin cuci, rice cooker, setrikaan dihidupin bareng-bareng nggak mati meskipun watt-nya tinggi-tinggi,” ungkapnya.
Selain itu, kebutuhan gas di Iran tidak lagi menggunakan tabung seperti di Indonesia. Iran menggunakan sistem pipa tanam untuk menyuplai kebutuhan gas harian bagi warganya.
Total Biaya Bulanan
Jika ditotal, biaya air, listrik, dan gas di Iran per bulan adalah sekitar Rp 10 ribu + Rp 5 ribu + Rp 22 ribu = total Rp 37 ribu. Angka ini tergolong sangat murah dibandingkan biaya hidup di negara lain.
Pujian Netizen
Mendengar fakta ini, netizen di Indonesia ramai-ramai memuji betapa murahnya harga kebutuhan dasar harian di Iran.
Beberapa komentar netizen antara lain:
- “Gini nih Kalo sumber alam dimanfaatkan dengan benar.”
- “Menangesss 5500 watt di sini 2 jutaan per bulan..”
- “MasyaAllah tabarakallah, murah banget biaya hidup basic di Iran.”







