Infomalangraya.com, JAKARTA – Pagi ini, kami hadirkan berita terpopuler sepanjang Jumat (10/4) yang mencakup berbagai isu penting. Mulai dari kabar gembira bagi guru PPPK paruh waktu hingga keluhan guru PPPK di Senayan. Selain itu, ada informasi mengenai peluang menjadi PNS bagi tenaga kesehatan di 41 rumah sakit dan juga dugaan upaya kudeta terhadap Presiden Prabowo Subianto. Simak selengkapnya!
Kabar Gembira untuk Guru PPPK Paruh Waktu
Sebuah kabar baik datang dari Wakil Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Sarjoko, M.M. Ia menyampaikan bahwa status guru dan tenaga kependidikan (tendik) yang diangkat sebagai PPPK paruh waktu akan tetap aman.
Sarjoko memastikan tidak ada guru atau tendik PPPK paruh waktu di lingkup Pemprov DKI Jakarta yang akan mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK). Hal ini memberi rasa aman bagi para pegawai yang bekerja dalam status PPPK paruh waktu.
Selain itu, kabar tentang gaji PPPK paruh waktu yang berasal dari APBD juga menjadi sorotan. Dengan sumber pendanaan dari APBD, penghasilan mereka diyakini akan stabil hingga tahun depan.
Guru PPPK Mengeluh di Senayan, Wakil Rakyat Beri Tanggapan
Forum Guru Banten (FGB) dan Asosiasi Psikologi Indonesia menyampaikan aspirasi kepada Komisi X DPR RI melalui Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) pada Selasa (7/4) di Senayan, Jakarta.
Mereka membahas beberapa isu terkait kesejahteraan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), termasuk masalah gaji. Anggota Komisi X DPR RI Juliyatmono mengakui pentingnya pemenuhan kesejahteraan guru, termasuk yang berstatus PPPK, sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional.
Dalam pertemuan tersebut, disampaikan harapan bahwa gaji ideal untuk guru PPPK adalah sebesar Rp 40 juta per bulan. Meski belum ada kepastian, aspirasi ini menunjukkan kebutuhan nyata dari para guru.
41 Rumah Sakit yang Nakes Non-ASN Bisa Jadi PNS
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menerbitkan surat nomor KP.01.01/D.I/2611/2026 tanggal 2 April 2026 yang ditujukan kepada 41 direktur utama rumah sakit. Surat ini menjelaskan bahwa tenaga kesehatan non-ASN atau honorer di rumah sakit tersebut memiliki peluang untuk diusulkan menjadi Calon PNS.
Syaratnya cukup sederhana: jika mereka sudah bekerja selama enam bulan, maka bisa diajukan sebagai calon PNS. Daftar nama 41 rumah sakit tersebut tercantum dalam lampiran surat. Ini menjadi angin segar bagi para nakes yang bekerja sebagai honorer.
Dugaan Upaya Kudeta Terhadap Presiden Prabowo
Direktur Eksekutif Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago menyatakan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto akan sulit dikudeta selama diterima oleh masyarakat dan memiliki program prorakyat serta berani menindak mafia tambang.
Pernyataan ini merespons ucapan Utusan Khusus Presiden RI Hashim Djojohadikusumo yang menyebut adanya upaya kudeta terhadap Prabowo. Pangi menegaskan bahwa tidak ada yang akan bisa mengkudeta Presiden, bahkan militer pun tidak mungkin melakukan hal tersebut.
Bupati Tulungagung Terjaring OTT KPK
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto mengonfirmasi kejadian tersebut.
“Benar,” ujar Fitroh saat dikonfirmasi, Jumat. Kejadian ini menunjukkan bahwa pemberantasan korupsi masih dilakukan secara aktif oleh lembaga anti-korupsi.







