Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Pengorbanan Arya Khan: Jual Dua Mobil untuk Biaya Pengobatan Anak Tiri di Singapura

    26 April 2026

    Tak Diskors, 9 Siswa Penghina Guru Dikirim ke Barak Militer

    26 April 2026

    Contoh Khutbah Jumat Akhir Syawal 17 April 2026 dalam Bahasa Sunda, Download PDF di Sini

    26 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 26 April 2026
    Trending
    • Pengorbanan Arya Khan: Jual Dua Mobil untuk Biaya Pengobatan Anak Tiri di Singapura
    • Tak Diskors, 9 Siswa Penghina Guru Dikirim ke Barak Militer
    • Contoh Khutbah Jumat Akhir Syawal 17 April 2026 dalam Bahasa Sunda, Download PDF di Sini
    • Penggelapan Rp28 M Gereja Aek Nabara: BNI Akui, Uang Kembali Pekan Ini
    • Ratusan Warga Surabaya Ikuti Pelatihan BHD PPNI, Siap Jadi Penolong Darurat
    • Wali Kota Depok Minta Maaf di HUT ke-27, Janjikan Pendidikan Gratis dan Pengelolaan Sampah Modern
    • Kades Sampurno Dibacok 10 Orang Karena Intonasi Suara, Kini Pilih Maafkan Pelaku
    • Harga Daging Kota Malang Melonjak Rp150 Ribu per Kg Jelang Iduladha 2026
    • Inovasi roti rendah kalori di tengah tren diet sehat, cek disini!
    • Jadwal Terbaru KM Dorolonda Hingga 28 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Pendidikan»Tak Diskors, 9 Siswa Penghina Guru Dikirim ke Barak Militer

    Tak Diskors, 9 Siswa Penghina Guru Dikirim ke Barak Militer

    adm_imradm_imr26 April 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Sembilan Siswa SMAN di Purwakarta Diberi Hukuman Kerja Sosial dan Program Pembinaan

    Sembilan siswa dari salah satu Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) di Purwakarta yang viral karena mengejek guru, kini mendapatkan sanksi berupa kerja sosial membersihkan sekolah selama tiga bulan. Selain itu, mereka juga akan mengikuti program pembinaan khusus di barak militer pada bulan Juni mendatang.

    Langkah ini dilakukan sebagai bentuk sanksi edukatif yang diharapkan mampu memberikan perubahan positif dalam karakter para siswa. Keputusan ini didukung penuh oleh orang tua siswa, yang percaya bahwa pendidikan karakter yang lebih keras namun terukur dapat membantu siswa belajar tanggung jawab dan disiplin.

    Pemimpin Daerah Berinteraksi Langsung dengan Siswa

    Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melakukan kunjungan ke sekolah tersebut untuk melihat langsung kondisi para siswa setelah kasus mengejek guru tersebut viral. Ia memastikan bahwa siswa-siswi tersebut mendapatkan perlakuan yang tepat dan tidak hanya diberi hukuman biasa, tetapi juga pembinaan yang lebih mendidik.

    Sebelumnya, ada rencana untuk menjatuhkan sanksi skorsing kepada sembilan siswa tersebut. Namun, pihak sekolah memutuskan untuk tidak melakukan hal itu. Keputusan ini diambil setelah pertimbangan dari Dedi Mulyadi, yang menyarankan bentuk pembinaan yang lebih efektif.

    Aktivitas Siswa Setelah Diberi Hukuman

    Para siswa kini wajib membersihkan area sekolah setiap hari selama tiga bulan berturut-turut. Selain itu, mereka juga mendapatkan pembinaan akhlak dan penguatan jati diri dari guru Bimbingan Konseling (BK). Dalam kunjungan tersebut, Dedi Mulyadi menyaksikan bagaimana para siswa sedang melakukan ibadah, termasuk membaca Al-Qur’an dan Al-Kitab.

    Guru BK menjelaskan bahwa dari sembilan siswa tersebut, delapan di antaranya adalah muslim, sedangkan satu orang non-muslim. Dari total 9 siswa, terdapat tiga laki-laki dan enam perempuan.

    Asal Usul Siswa dan Kondisi Keluarga

    Dedi Mulyadi juga bertanya tentang asal usul para siswa tersebut. Pihak sekolah menjelaskan bahwa sembilan murid tersebut berasal dari jalur masuk yang berbeda-beda, seperti zonasi, prestasi, dan afirmasi. Selain itu, ia juga bertanya tentang kondisi keluarga dari tiap anak.

    Menurut guru BK, para siswa berasal dari keluarga yang utuh, harmonis, dan memiliki ekonomi menengah ke atas. Tidak ada masalah psikologi, keluarga, atau ekonomi yang menjadi penyebab perilaku mereka. Bahkan, orang tua dari para siswa mengungkapkan rasa syukur terhadap hukuman yang diberikan.

    Respons Orang Tua dan Proses Pembinaan

    Dedi Mulyadi bertanya tentang respons orang tua terhadap hukuman yang diberikan. Menurut guru BK, orang tua tidak menunjukkan ketidakpuasan, justru merasa bersyukur karena hukuman ini dianggap sebagai cara untuk membentuk kebiasaan yang baik bagi anak-anak.

    “Mereka sangat bersyukur karena bisa membentuk kebiasaan yang baik,” ujar guru BK. Sementara itu, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa hukuman kerja sosial dan pembinaan di barak militer merupakan cara terbaik untuk mengubah sikap para siswa.

    Kondisi Terkini Siswa

    Menurut guru BK, saat ini para siswa sudah mulai beradaptasi dengan hukuman yang diberikan. Awalnya, mereka sempat merasa syok dan terpuruk, tetapi sekarang mereka sudah kuat dan siap menghadapi kembali lingkungan sekolah.

    “Mereka sekarang happy, alhamdulillah,” kata guru BK. Dedi Mulyadi menambahkan bahwa siswa-siswi ini harus dibina agar perilaku yang tidak baik dapat berubah menjadi lebih baik.

    Rencana Pembinaan di Barak Militer

    Selain kerja sosial, para siswa akan mengikuti program pembinaan khusus di barak militer pada bulan Juni mendatang. Program ini akan diikuti bersama dengan ketua OSIS yang saat ini sedang menjalani pembinaan.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Kemah Siswa Tetap Efektif dalam Pembentukan Karakter Anak

    By adm_imr25 April 20260 Views

    UIN Saizu tingkatkan kapasitas media UKM melalui FGD sosial media

    By adm_imr25 April 20268 Views

    Bu Atun Dapat 25 Juta dari Kang Dedi Setelah Dihina Siswa

    By adm_imr25 April 20263 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Pengorbanan Arya Khan: Jual Dua Mobil untuk Biaya Pengobatan Anak Tiri di Singapura

    26 April 2026

    Tak Diskors, 9 Siswa Penghina Guru Dikirim ke Barak Militer

    26 April 2026

    Contoh Khutbah Jumat Akhir Syawal 17 April 2026 dalam Bahasa Sunda, Download PDF di Sini

    26 April 2026

    Penggelapan Rp28 M Gereja Aek Nabara: BNI Akui, Uang Kembali Pekan Ini

    26 April 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Karcis Masuk Pantai Pasir Panjang Disorot, Transparansi Retribusi Dipertanyakan

    7 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?