Perjalanan Karier Kangen Band yang Diangkat ke Layar Lebar
Kangen Band, sebuah band yang telah berdiri sejak tahun 2005, kini tengah menghadapi momen penting dalam kariernya. Film layar lebar dengan judul Mencari Yolanda akan menceritakan lika-liku perjalanan mereka dari awal terbentuk hingga menjadi salah satu band populer di Indonesia.
Awal Mula dan Kesuksesan
Sejak pertama kali dibentuk, Kangen Band telah menciptakan banyak lagu pop melayu yang sangat dikenal oleh para penggemarnya. Lagu-lagu seperti Yolanda, Doy, dan Cinta Sampai Mati membuat mereka bersaing dengan band-band besar lainnya seperti Peterpan, Ungu, dan Nidji. Meski memiliki basis penggemar yang luas, kariernya tidak selalu mulus. Beberapa anggota sempat terlibat dalam masalah hukum, tetapi kini mereka kembali aktif dan tampil di berbagai panggung.
Tawaran Film yang Datang di Waktu yang Tepat
Andika Mahesa, vokalis Kangen Band, mengungkapkan bahwa tawaran untuk membuat film ini datang pada saat yang tepat. Setelah sekian lama fokus pada pembuatan album dan aransemen musik, mereka akhirnya menerima tawaran tersebut. Menurut Andika, keputusan ini juga didorong oleh keinginan untuk mencoba hal baru dan memanfaatkan momen kebersamaan yang kini lebih solid.
“Kita sebenarnya sudah sering ditawarin, tapi selalu terbentur waktu. Sekarang kita sudah sering ketemu, sering ngobrol, jadi ya kita coba saja,” ujar Andika.
Ide Film yang Berawal dari Lirik Lagu
Dodhy Hardiyanto, gitaris Kangen Band, menjelaskan bahwa ide film Mencari Yolanda lahir dari obrolan antara grup musik dan tim kreatif. Cerita film ini akan dikembangkan dari lirik lagu yang kemudian diperkaya dengan pengalaman nyata mereka. Ia menilai fenomena lagu “Yolanda” yang masih bertahan hingga sekarang menjadi alasan kuat untuk mengangkatnya ke layar lebar.
Proyek Kolaborasi yang Menjanjikan
Film Mencari Yolanda resmi diumumkan setelah penandatanganan kerja sama antara Adglow Pictures, Radepa Studio, dan Kangen Band. Produser Adglow Pictures, Aji Fauzi, menyampaikan bahwa film ini merupakan proses pemindahan karya dari lagu ke medium film yang lebih luas.
“Ini juga jadi ruang untuk menjawab rasa penasaran publik, apakah sosok Yolanda itu benar-benar ada atau hanya simbol dalam cerita,” ujarnya.
Produser Radepa Studio, Avesina Soebli, menambahkan bahwa film ini tidak hanya berfokus pada sosok Yolanda, tetapi juga akan mengangkat perjalanan karier Kangen Band dari awal terbentuk di Lampung hingga menembus industri musik nasional.
Konsep Drama Komedi yang Menghibur
Film ini direncanakan mengambil latar di Jakarta dan Lampung sebagai tanah kelahiran Kangen Band. Dengan konsep drama komedi, film ini diharapkan mampu menghadirkan nostalgia sekaligus cerita segar yang menghibur.
Saat ini, proyek masih dalam tahap pengembangan cerita sebelum masuk ke proses produksi. Kangen Band berharap film ini bisa menjadi jembatan untuk kembali mendekatkan diri dengan para penggemar sekaligus merayakan perjalanan panjang mereka di industri musik Tanah Air.
Kembalinya Kangen Band ke Panggung
Pada hari ketiga gelaran Synchronize Fest 2025, Kangen Band tampil lengkap dengan formasi penuh. Andika Mahesa mengungkapkan bahwa momen ini menjadi ajang kebangkitan bagi Kangen Band.
“Salam sejarah untuk kita semua. Terima kasih Synchronize, karena lewat acara ini Kangen Band bisa kembali lagi, dan insyaallah nggak akan bubar lagi,” kata Andika di atas panggung.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para penggemar yang tetap setia mendukung Kangen Band. Band yang berdiri sejak 2005 itu memang sempat vakum hingga bubar, bahkan Andika pernah digantikan posisinya sebagai vokalis.
“Menurut kami, kalian adalah orang-orang bersejarah bagi Kangen Band, baik yang di belakang maupun di depan panggung. Tanpa kalian, Kangen Band bukan siapa-siapa,” ujar Andika.
Dalam penampilannya, Kangen Band membawakan sejumlah lagu hits seperti Doy, Pujaan Hati, Wanita, Cinta Sampai Mati, dan Yolanda. Sementara itu, Dodhy Hardiyanto berharap Kangen Band tetap solid dan tak lagi mengalami perpisahan.
“Mudah-mudahan kehadiran kita di sini bisa menghibur semua, ini pertama kalinya kita gabung lagi,” ujar Dodhy.







