Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Pendaftaran Kuliah di Al-Azhar Mesir 2026 via Kemenag RI Dibuka, Ini Persyaratan dan Cara Daftar

    28 April 2026

    Perkuat kemandirian fiskal, Tasikmalaya bekerja sama dengan Malang

    28 April 2026

    Autoimun: Ancaman Tersembunyi yang Menewaskan di Indonesia

    28 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Selasa, 28 April 2026
    Trending
    • Pendaftaran Kuliah di Al-Azhar Mesir 2026 via Kemenag RI Dibuka, Ini Persyaratan dan Cara Daftar
    • Perkuat kemandirian fiskal, Tasikmalaya bekerja sama dengan Malang
    • Autoimun: Ancaman Tersembunyi yang Menewaskan di Indonesia
    • 5 Tips Pilih Parfum Harum Sepanjang Hari
    • Tak Terlihat, Tak Terekam: Kekuasaan Sosial di Balik Angka JKA
    • Kejurkab Taekwondo Kediri 2026 Digelar, Cari Bibit Unggul
    • 4 Langkah Cepat Saat Overspend Tanpa Khawatir
    • Diduga Culik Siswa SD, Guru Honorer Sumedang Akui Kenal Korban di Aplikasi Hijau
    • Legenda Candi Keboireng: Harta Karun Tersembunyi Ngerong Pasuruan
    • Harga Pangan Solok Selatan April 2026: Beras dan Minyak Goreng Naik, Cabai Turun
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Daerah»Pembunuhan Kakek 4 Cucu di Surabaya: Saya Sakit Hati

    Pembunuhan Kakek 4 Cucu di Surabaya: Saya Sakit Hati

    adm_imradm_imr27 April 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Pelaku Penusukan di Surabaya Akui Motif Sakit Hati

    Seorang pria berinisial AR (45) alias Man, yang dikenal sebagai pelaku penusukan terhadap seorang kakek bernama MJ (59), mengakui tindakannya dalam sebuah video interogasi yang diunggah oleh akun Instagram @jatanrassurabaya. Kejadian tersebut terjadi di Jalan Pragoto II, Simokerto, Surabaya, pada Kamis (23/4/2026). Pelaku berhasil ditangkap oleh Tim Jatanras Polrestabes Surabaya dalam waktu kurang dari 1×24 jam setelah kejadian.

    Lokasi dan Waktu Kejadian

    Kejadian berlangsung di Jalan Pragoto II, Simokerto, Surabaya, pada hari Kamis tanggal 23 April 2026. Korban yang merupakan seorang kakek empat cucu, MJ (59), menjadi korban penusukan yang menyebabkan kematiannya.

    Penjelasan Pelaku tentang Luka Tusukan

    Dalam video interogasi tersebut, pelaku mengakui bahwa dirinya menusuk korban di tiga bagian tubuh, yaitu leher kiri, dada kanan, dan kepala. Ia bahkan memperagakan lokasi luka tusukan tersebut secara langsung saat diinterogasi. “Leher kiri, dada kanan, kepala, iya (ada 3 titik luka tusukan),” ujar pelaku dalam video tersebut.

    Tiga luka tusukan di tubuh korban:
    * Leher kiri
    * Dada kanan
    * Kepala

    Pelaku memperagakan langsung saat interogasi.

    Motif Penusukan: Rasa Sakit Hati

    Pelaku mengungkapkan bahwa tindakannya dilatarbelakangi oleh rasa sakit hati. Ia mengklaim bahwa korban diduga hendak melakukan tindakan tidak pantas terhadap anggota keluarganya. “Ya dia kurang ajar pak, dia mau tiduri anak saya… Saya sakit hati pak,” katanya.

    Motif sakit hati terkait dugaan pelecehan keluarga.
    * Pelaku emosi hingga nekat menusuk
    * Dugaan korban ingin melakukan tindakan tidak pantas terhadap anggota keluarga

    Kabur ke Madura Usai Kejadian

    Setelah melakukan penusukan, pelaku langsung melarikan diri dari Surabaya. Ia sempat pulang ke rumah untuk berkemas sebelum kabur ke wilayah Kabupaten Sampang, Madura. “Setelah aku menikam korban, saya kabur ke rumah, berkemas, lalu kabur lagi ke Madura,” ungkapnya.

    Pelaku kabur usai kejadian.
    * Sempat berkemas di rumah
    * Bersembunyi di Sampang, Madura

    Catatan Kepolisian Terhadap Pelaku

    Dari catatan kepolisian, AR bukanlah pelaku baru. Ia diketahui merupakan residivis kasus narkotika dan baru bebas pada tahun 2023. Selain itu, namanya juga pernah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kasus penadahan motor curian. Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk pakaian yang digunakan pelaku serta pisau yang diduga menjadi alat penusukan.

    Pelaku residivis narkotika.
    * Pernah masuk DPO penadahan.
    * Barang bukti pisau dan pakaian diamankan.

    Penangkapan dalam Waktu Singkat

    Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Edy Herwiyanto memastikan pelaku berhasil ditangkap dalam waktu cepat. “Alhamdulillah sudah tertangkap dalam waktu 1 x 24 jam. Berkat doa dan bantuan masyarakat,” ujarnya.

    Pelaku ditangkap dalam waktu kurang dari 24 jam.
    * Tim Jatanras bergerak cepat.
    * Peran masyarakat membantu pengungkapan.

    Pengenalan Pelaku oleh Warga Sekitar

    Menurut keterangan keluarga korban, Iwan (34), pelaku dikenal sebagai teman tongkrongan korban dan kerap datang ke lingkungan tersebut. Warga sekitar juga mengenal pelaku dengan panggilan “Man”, meski tidak banyak yang mengetahui identitas lengkapnya. “Orang di sini banyak kenal, ya sama si Man itu. Karena sering ke sini juga mainnya,” ujar Iwan.

    Pelaku dikenal warga sekitar.
    * Sering bergaul dengan korban.
    * Identitas lengkap tidak banyak diketahui.

    Saksi yang Sempat Berpapasan dengan Pelaku

    Iwan mengaku sempat berpapasan dengan pelaku pada pagi hari sebelum kejadian, saat dirinya berada di depan rumah. Namun, saat itu ia belum mengetahui bahwa pelaku baru saja terlibat cekcok dengan korban. Ia baru mengetahui kejadian setelah mendengar teriakan istrinya yang mendapat kabar korban terkapar dengan luka tusuk. “Saya berpapasan. Tapi saya enggak tahu kalau habis itu,” ungkapnya.

    Saksi sempat bertemu pelaku.
    * Tidak tahu terjadi penusukan.
    * Baru sadar setelah korban ditemukan.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Kejurkab Taekwondo Kediri 2026 Digelar, Cari Bibit Unggul

    By adm_imr28 April 20261 Views

    Hari Taiji Dunia 2026 Surabaya Dihiasi 800 Peserta: Kini Digemari Generasi Muda

    By adm_imr28 April 20262 Views

    Fakta Mengejutkan Suami Bakar Istri dan Diri Sendiri di Banyuwangi, Sering Terjadi Perkelahian

    By adm_imr28 April 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Pendaftaran Kuliah di Al-Azhar Mesir 2026 via Kemenag RI Dibuka, Ini Persyaratan dan Cara Daftar

    28 April 2026

    Perkuat kemandirian fiskal, Tasikmalaya bekerja sama dengan Malang

    28 April 2026

    Autoimun: Ancaman Tersembunyi yang Menewaskan di Indonesia

    28 April 2026

    5 Tips Pilih Parfum Harum Sepanjang Hari

    28 April 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Karcis Masuk Pantai Pasir Panjang Disorot, Transparansi Retribusi Dipertanyakan

    7 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?