Perayaan World Taiji Day 2026 di Surabaya
World Taiji Day 2026 yang digelar di Surabaya berhasil menarik sekitar 800 peserta dari berbagai kota di Jawa Timur. Acara ini diselenggarakan di area terbuka depan Grand City Surabaya, pada hari Sabtu (25/4/2026). Kegiatan tahunan yang dilaksanakan setiap Sabtu terakhir bulan April ini diikuti oleh peserta dari 21 sasana taiji yang berasal dari Surabaya, Mojokerto, Malang, dan beberapa kota lainnya.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang kebersamaan bagi para praktisi taiji dan qigong, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong gaya hidup sehat di masyarakat. Wakil Ketua Pelaksana World Taiji Day 2026, Rudy Irsan, menjelaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah Indonesia Sehat 2045. Menurutnya, taiji sebagai salah satu inisiatif KORMI berperan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya olahraga.
Taiji adalah seni bela diri asal Tiongkok yang menekankan gerakan lambat, keselarasan tubuh, serta latihan pernapasan. Olahraga ini dikenal sebagai meditasi gerak yang mampu memberikan keseimbangan fisik dan mental. Rudy menyebutkan bahwa taiji dapat dilakukan oleh semua kalangan usia, termasuk anak-anak hingga lansia. Manfaatnya sangat luas, mulai dari kesehatan kulit hingga kebugaran tubuh secara keseluruhan.
Manfaat Kesehatan dan Tren Anak Muda
Meskipun sebelumnya identik dengan lansia, taiji kini mulai diminati generasi muda meski jumlahnya masih terbatas. Rudy mengatakan bahwa taiji melatih pernapasan dan ketenangan, serta bisa dilakukan oleh semua usia tanpa memerlukan alat khusus. Hal ini membuat taiji semakin populer di kalangan masyarakat umum.
Upaya untuk memperluas penyebaran taiji di Jawa Timur juga terus dilakukan. Ketua Bidang Asosiasi Dong Yue Taiji Quan Indonesia (ADYTI) Jawa Timur menambahkan bahwa pihaknya terus berupaya mengenalkan taiji ke berbagai daerah. Langkah yang dilakukan antara lain membuka lebih banyak sasana hingga ke pelosok, serta menggalakkan program olahraga sehat berbasis taiji.
Peserta Rasakan Manfaat Langsung
Salah satu peserta asal Malang, Sisiliana, mengaku rutin mengikuti latihan taiji dan merasakan langsung manfaatnya. Ia menyebutkan bahwa saat ini anak-anak wushu mulai diajarkan taichi di sasana-sasana. Menurutnya, ada daya tarik tersendiri dalam olahraga ini karena melibatkan senam basic beladiri. Ia juga menjelaskan bahwa taiji melibatkan pengolahan chi dan qigong pernapasan, yang memberikan manfaat besar bagi kesehatan.
Sisiliana menilai tren taiji saat ini semakin berkembang dan berpotensi menjadi gaya hidup sehat yang lebih luas di masyarakat. Ia menekankan bahwa ikut taichi membutuhkan niat kuat, tetapi jika dilakukan secara konsisten, akan memberikan hasil yang luar biasa.
Potensi Taiji di Masa Depan
Dengan semakin tingginya minat terhadap taiji, baik dari kalangan dewasa maupun generasi muda, potensi olahraga ini untuk menjadi bagian dari gaya hidup sehat di masyarakat semakin terbuka. Dalam acara World Taiji Day 2026 ini, para peserta tidak hanya sekadar berlatih, tetapi juga saling berbagi pengalaman dan mendukung keberlanjutan olahraga ini di Jawa Timur.







