Erin Mantan Istri Andre Taulany Dituduh Lakukan Penganiayaan Terhadap ART
Erin, mantan istri dari komedian ternama Andre Taulany, kini tengah menghadapi masalah hukum yang cukup serius. Kali ini, ia diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang asisten rumah tangga (ART) di kediamannya. Isu ini mulai mencuat setelah akun Threads @niadamanik7 membagikan informasi dan foto tentang kejadian tersebut.
Kronologi Peristiwa
Menurut penjelasan Nia Damanik, agen penyalur ART yang menaungi korban, peristiwa penganiayaan terjadi ketika korban bernama Hera menelepon dalam kondisi ketakutan. Ia mengaku dipukul menggunakan sapu dan disuruh jongkok lalu ditendang di bagian kepala. Hal ini diduga dipicu oleh kesalahan kecil, yaitu Hera terlambat menutup jendela rumah.
“Kemarin itu kan jam 17.00 sore, saya ditelepon. Dia bilang begini, ‘Halo Kak, tolongin saya.’ Saya tanya, ‘Tolongin apa?’ Terus dia bilang, ‘Tolong jemput saya di sini.’ Saya tanya kenapa, terus dia bilang, ‘Saya di sini dipukul. Kepala saya dipukul pakai sapu’,” ujar Nia Damanik.
Sebelum mendatangi lokasi kejadian, Nia mengaku sempat menghubungi Andre Taulany untuk meminta izin. Namun, Andre menegaskan bahwa dirinya sudah tidak lagi memiliki hubungan dengan urusan rumah tangga di kediaman tersebut.

Situasi Memanas
Saat tiba di depan rumah Erin, Nia dan keluarganya justru diusir oleh petugas keamanan atas perintah pemilik rumah. Mereka kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polsek setempat. Di lokasi kejadian, Nia mendengar teriakan histeris dari dalam rumah yang meminta tolong karena diduga sedang dicekik dan dicakar saat berusaha keluar.
“Enggak tahunya di dalam itu sudah ‘tolong, tolong’ sudah teriak. Ternyata katanya dicekik dan dicakar. Terus kita bingung, ada pak polisi dia bilang ‘tutup pagarnya’,”
ujar Nia.
Penganiayaan Selama Satu Bulan
Rupanya, dugaan penganiayaan bukanlah hal baru bagi sang ART. Selama kurang lebih satu bulan bekerja di rumah Erin, korban disebut kerap menerima perlakuan kasar. Bukan hanya tindakan kasar, korban juga mengaku harus menghadapi bentakan hingga kata-kata menyakitkan yang disebut terjadi hampir setiap hari.
Yang lebih menyayat hati, kejadian itu disebut terjadi di depan Kenzy, putra kedua Andre Taulany. Saat itu, sang anak dikabarkan hanya bisa menyaksikan tanpa mampu berbuat banyak melihat perlakuan ibundanya.

Penjelasan Polisi
Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi, mengungkapkan bahwa korban mengaku mengalami kekerasan fisik. Laporan tersebut dibuat pada Selasa (28/4/2026), dengan dugaan penganiayaan terjadi di kediaman Erin pukul 15.00 WIB.
“Sementara itu, nanti perkembangannya kami sampaikan kembali.”
Joko menjelaskan, laporan tersebut masih dalam tahap awal sehingga kepolisian belum dapat menyampaikan kronologi secara rinci.
Erin Laporkan Balik Pencemaran Nama Baik
Didampingi tim kuasa hukum, Erin mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan untuk membantah tudingan penganiayaan tersebut, sekaligus melaporkan balik atas dugaan pencemaran nama baik. Erin menegaskan bahwa hubungan dengan para pekerja di rumahnya selama ini berjalan baik.
Ia menyatakan bahwa narasi yang viral di media sosial Threads tersebut tidak berdasar dan sangat menyudutkan posisinya. Erin menjelaskan bahwa ART yang melayangkan tuduhan tersebut merupakan pekerja baru yang masa kerjanya belum genap satu bulan.
Untuk memperkuat bantahannya, Erin mengklaim telah mengantongi sejumlah bukti kuat, termasuk rekaman pengawas dari kediamannya. “Semua sudah ada bukti-buktinya. CCTV yang di rumah, saksi-saksi, ART yang ada di rumah, security terutama,” bebernya.
Selain itu, pihak Polsek setempat dan perangkat lingkungan (RW) telah melakukan pengecekan langsung ke rumah dan tidak menemukan hal mencurigakan. “Tadi ada pihak dari Polsek, juga Pak RW, mengecek kebenarannya. Kalian juga bisa lihat, tidak ada yang aneh-aneh,” katanya.







