Persiapan Jemaah Haji Kota Pontianak Tahun 2026 Memasuki Tahap Akhir
Persiapan keberangkatan Jemaah Haji Kota Pontianak tahun 2026 disebut telah mendekati tahap akhir. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kota Pontianak, Muslimin, memastikan seluruh proses berjalan lancar menjelang keberangkatan kloter 14 yang dijadwalkan pada 5 Mei mendatang.
“Berkaitan update persiapan Jemaah Haji, insyaAllah sudah mendekati 100 persen lah. Kita menunggu keberangkatannya ini kloter 14 di tanggal 5. Jadi kita tetap memesankan kepada jemaah yang pertama jaga kesehatan, yang terpenting itu kesehatan,” ujarnya saat diwawancarai Infomalangraya.com, di Ruang Kerjanya Kantor Kemenag di Jl Zainuddin, Pontianak Kota, Kamis 23 April 2026.
Ia menjelaskan, seluruh materi manasik haji telah diberikan kepada jemaah. Saat ini, fokus utama diarahkan pada kesiapan fisik mengingat kondisi cuaca di Tanah Suci yang masih panas.
“Menjelang hari H ini berkaitan materi sudah kita sampaikan ketika manasik. Nah sekarang ini titik beratnya kepada kesehatan,” tambahnya.
Muslimin berharap kondisi kesehatan yang prima dapat mendukung kelancaran ibadah para jemaah sejak keberangkatan hingga pelaksanaan haji.
“Harapan kita dengan sehat yang mantap, jemaah bisa melaksanakan mulai berangkat di tanggal 5 nanti sampai tanggal 8 khusus Kota Pontianak,” ucapnya.
Ia juga memastikan tidak ada kendala berarti selama proses persiapan, termasuk dalam hal administrasi.
“Alhamdulillah untuk Kota Pontianak dari awal sampai menjelang keberangkatan jemaah haji ke Batam kemudian ke Tanah Haram tidak ada rintangan. Alhamdulillah lancar semua ya, termasuk administrasinya paspor, kita selesai semua,” jelasnya.
Untuk memastikan kelancaran teknis, Muslimin dijadwalkan berangkat lebih awal ke Batam guna mengoordinasikan dokumen perjalanan dan distribusi koper jemaah.
“Sampai sebelum batas jetlane-nya kita sudah selesai semua. InsyaAllah tanggal 3 saya sudah berangkat ke Batam untuk mengkondisikan paspor dan koper jemaah semua,” katanya.
Terkait kondisi di Tanah Suci, ia mengingatkan jemaah agar mengatur aktivitas guna menghindari paparan panas berlebih.
“Sementara untuk cuaca sama, dalam kondisi tetap panas, belum ada perubahan cuaca. Makanya sekarang kita pesankan kepada jemaah fisik lah,” tuturnya.
Ia juga mengatur jadwal aktivitas jemaah agar lebih aman.
“Dari jam 2 malam sudah bangun, jam 3 turun. Nanti pulangnya habis salat duha. Nah zuhur istirahat di hotel, nanti menjelang asar berangkat lagi, nanti pulangnya malam habis isya,” paparnya.
Jumlah Jemaah Haji Kota Pontianak tahun ini tercatat sebanyak 1.508 orang dan seluruhnya dipastikan siap berangkat.
“Sekarang jumlah jemaah kita di Kota Pontianak di angka 1.508. Alhamdulillah semuanya bisa berangkat semuanya,” ungkapnya.
Ia menambahkan, skema keberangkatan juga telah disiapkan secara rinci, termasuk pengangkutan koper dan titik kumpul jemaah.
“Nanti sebelum berangkat kita sudah bikin alurnya. Nanti pergerakan koper itu ke Asrama Haji H-1,” jelasnya.
Jemaah asal Pontianak tidak akan menginap di Asrama Haji, melainkan langsung menuju bandara setelah prosesi pelepasan.
“Berangkat nanti minimal 2 jam sebelum keberangkatan acara dan kita sudah mengarahkan jemaah berkumpul di Asrama Haji Kota Pontianak. Kemudian diadakan pelepasan, baru kita ngiring naik bus menuju Bandara Supadio untuk diberangkatkan ke Batam,” katanya.
Sebagai upaya spiritual, pihaknya juga akan menggelar doa bersama menjelang keberangkatan.
“InsyaAllah di tanggal 2 nanti kami akan mengadakan istigosah kubrah, yakni zikir akbar istilahnya. Kita berharap kepada Allah semua apa yang menjadi hajat jemaah dan niat jemaah itu akan dijabah oleh Allah,” pungkasnya.







