Sholat Sunnah Tahajud: Keutamaan dan Doa Setelahnya
Sholat Sunnah Tahajud adalah salah satu sholat yang sangat dianjurkan dalam agama Islam. Sholat ini dilakukan di malam hari, setelah sholat Isya hingga terbit fajar. Dalam praktiknya, sholat Tahajud bisa dilakukan minimal dua rakaat atau sebanyak-banyaknya sesuai kemampuan.
Waktu Terbaik untuk Sholat Tahajud
Menurut penjelasan Ustaz Abdul Somad, waktu terbaik untuk melaksanakan sholat Tahajud adalah sepertiga malam pertama. Ia menjelaskan bahwa malam dihitung dari tenggelamnya matahari hingga terbitnya fajar, yaitu sekitar 12 jam. Dengan membagi waktu tersebut menjadi tiga bagian, maka sepertiga malam pertama berlangsung sekitar jam 1 hingga jam 2. Namun, sholat Tahajud juga bisa dilakukan di waktu lain, meskipun tidak memiliki keistimewaan seperti sepertiga malam pertama.
Doa Setelah Sholat Tahajud
Setelah menyelesaikan sholat Tahajud, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa dan dzikir sebagai bentuk pengakuan akan kebesaran Allah SWT. Berikut beberapa amalan yang dianjurkan:
1. Zikir
Setelah salam sholat Tahajud, disunahkan membaca wirid, tasbih, tahmid, takbir, sholawat, dan istigfar. Beberapa contoh zikir antara lain:
- Tasbih: Subhanallah (سبحان الله), artinya Maha Suci Allah.
- Tahmid: Alhamdulillah (الحمد لله), artinya Segala Puji Bagi Allah.
- Takbir: Allahu Akbar (الله أكبر), artinya Allah Maha Besar.
- Istighfar pendek: Astaghfirullah, artinya aku mohon ampun kepada Allah.
Selain itu, dapat ditambahkan dengan sayyidul istighfar, yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari:
“Allahumma Anta Rabbi, la ilaha illa Anta khalaqtani, wa ana ‘abduka, wa ana ala ahdika wawa’dika mastatha’tu, audzubka min syarrima shana’tu, abu’u laka bini’matika alayya wa abu’u laka bi dzanbi, faghfirli, fa innahu la yaghfirudzunuba illa Anta.”
Artinya: Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang berhak diibadahi selain Engkau. Engkau telah menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku menetapi perjanjian-Mu dan janji-Mu sesuai dengan kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku, aku mengakui dosaku kepada-Mu dan aku akui nikmat-Mu kepadaku, maka ampunilah aku. Sebab tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain-Mu.
2. Doa
Setelah sholat Tahajud, dibolehkan untuk membaca doa tertentu. Jika sholat dilakukan pada sepertiga malam pertama atau kedua, seseorang dapat berbaring kembali dan membaca ayat kursi, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas. Sedangkan jika sholat dilakukan pada sepertiga malam ketiga, maka dianjurkan untuk memperbanyak zikir dan doa sambil menunggu adzan Subuh.
Berikut doa yang bisa dibaca:
“Allâhumma rabbana lakal hamdu. Anta qayyimus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu anta malikus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu anta nûrus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu antal haq. Wa wa‘dukal haq. Wa liqâ’uka haq. Wa qauluka haq. Wal jannatu haq. Wan nâru haq. Wan nabiyyûna haq. Wa Muhammadun shallallâhu alaihi wasallama haq. Was sâ‘atu haq.”
Artinya: “Ya Allah, Tuhan kami, segala puji bagi-Mu, Engkau penegak langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau penguasa langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau cahaya langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau Maha Benar. Janji-Mu benar. Pertemuan dengan-Mu kelak itu benar. Firman-Mu benar adanya. Surga itu nyata. Neraka pun demikian. Para nabi itu benar. Demikian pula Nabi Muhammad SAW itu benar. Hari Kiamat itu benar.”
Doa ini bisa ditutup dengan:
“Rabbana atina fiddunya hasanah wa fil akhirat hasanah, waqina adzabannar.”
Artinya: Ya Allah, berikanlah kepada Kami kebaikan di dunia, berikan pula kebaikan di akhirat dan lindungilah Kami dari siksa neraka. (QS. Al-Baqarah : 201).






