Sejarah dan Peran Palang Merah Internasional
Hari Palang Merah Internasional jatuh pada tanggal 8 Mei, yang juga bertepatan dengan hari kelahiran Henry Dunant, penerima penghargaan Nobel Perdamaian. Siapa sebenarnya Henry Dunant? Ia dikenal sebagai Bapak Palang Merah karena menjadi pendiri Komite Internasional Palang Merah, lembaga pendiri Gerakan Palang Merah, dan Bulan Sabit Merah Internasional. Organisasi-organisasi ini memiliki peran penting dalam melindungi kehidupan masyarakat, termasuk dalam hal kesehatan, serta menjamin perlindungan tanpa diskriminasi.
Palang Merah Internasional memiliki peran vital bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang tinggal di wilayah yang tidak aman. Untuk memahami lebih dalam tentang sejarah dan kontribusi organisasi ini, berikut penjelasannya.
Sejarah Palang Merah Internasional
Perjalanan Hari Palang Merah Internasional dimulai dari peristiwa tahun 1859 saat terjadi perang antara pasukan Italia dan Prancis melawan Austria. Di tengah perjalanan menuju Kaisar Prancis, Henry Dunant menyaksikan para prajurit yang terluka parah. Ia kemudian mengumpulkan masyarakat untuk membantu merawat mereka serta membuat pos-pos dapur umum dan rumah sakit.
Peristiwa ini kemudian dituangkan ke dalam buku berjudul Kenangan dari Solverino. Buku tersebut mendapatkan popularitas di Eropa, dan dalamnya, Henry menyatakan keinginannya untuk mendirikan Palang Merah Internasional. Seorang pejabat penting membaca bukunya dan tertarik dengan gagasan tersebut. Akhirnya, sebuah komite yang saat ini dikenal sebagai Komite Internasional Palang Merah (ICRC) terbentuk. Selain itu, Henry juga mengusulkan lambang palang merah sebagai tanda untuk tenaga medis dan obat-obatan.
Tujuan Diperingatinya Hari Palang Merah Internasional

Hari Palang Merah Internasional awalnya dirayakan sejak tahun 1948. Tujuan dari peringatan ini adalah untuk memberikan apresiasi atas kontribusi besar para relawan kepada masyarakat di berbagai belahan dunia. Pada tahun 2021, Palang Merah Internasional merayakan perjalanan panjang mereka dalam menjalankan misi kemanusiaan selama puluhan tahun. Dalam waktu tersebut, mereka berhasil meraih berbagai penghargaan Nobel.
Kontribusi Besar Lainnya dari Bapak Palang Merah

Henry Dunant tidak hanya berkontribusi dalam mendirikan Palang Merah Internasional, tetapi juga mengusulkan gagasan lain. Dalam bukunya, ia mengajukan ide tentang perundingan internasional yang bertujuan melindungi masyarakat, prajurit, dan relawan di daerah perang. Gagasan ini melahirkan Konvensi Jenewa, aturan yang berkaitan dengan perlakuan kemanusiaan bagi korban perang. Konvensi ini terus berkembang dan menjadi dasar perlindungan ketika terjadi peperangan.
Palang Merah Internasional Masa Kini

Resiko dan tanggung jawab yang diemban oleh relawan tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk bergabung dengan Palang Merah Internasional. Jumlah relawan terus bertambah, mencapai jutaan, dan mayoritas di antaranya adalah masyarakat muda. Hari Palang Merah Internasional menjadi momen spesial bagi mereka.
FAQ Seputar Hari Palang Merah Sedunia
Mengapa tanggal 8 Mei dipilih sebagai Hari Palang Merah Sedunia?
Tanggal 8 Mei dipilih karena merupakan hari kelahiran Jean Henri Dunant, pendiri Komite Internasional Palang Merah (ICRC). Henry Dunant adalah aktivis sosial asal Swiss yang memelopori gerakan kemanusiaan ini setelah menyaksikan penderitaan luar biasa para prajurit yang terluka di Pertempuran Solferino pada tahun 1859.
Apa peristiwa yang menginspirasi lahirnya gerakan Palang Merah?
Gerakan ini terinspirasi dari pengalaman Henry Dunant saat melihat dampak Pertempuran Solferino di Italia. Ia melihat ribuan prajurit dibiarkan tanpa pertolongan medis. Dunant kemudian menulis buku berjudul A Memory of Solferino, yang mengusulkan pembentukan kelompok bantuan sukarela yang netral untuk merawat korban perang.
Kapan peringatan Hari Palang Merah Sedunia pertama kali dirayakan?
Peringatan ini pertama kali dirayakan secara resmi pada 8 Mei 1948. Awalnya, nama resminya adalah International Red Cross Day, namun seiring berjalannya waktu dan pengakuan terhadap gerakan Bulan Sabit Merah, namanya berubah menjadi World Red Cross and Red Crescent Day pada tahun 1984.
Apa prinsip utama yang dijalankan oleh gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah?
Gerakan ini dijalankan berdasarkan Tujuh Prinsip Dasar, yaitu:
* Kemanusiaan (Humanity)
* Kesamaan (Impartiality)
* Kenetralan (Neutrality)
* Kemandirian (Independence)
* Kesukarelaan (Voluntary Service)
* Kesatuan (Unity)
* Kesemestaan (Universality)
Prinsip-prinsip ini memastikan bahwa bantuan diberikan kepada siapa pun yang membutuhkan tanpa memandang latar belakang politik, ras, atau agama.






