Persebaya Surabaya berhasil mengakhiri kutukan panjang di kandang Semen Padang FC setelah mengalahkan lawan dengan skor telak 7-0 dalam pertandingan pekan ke-33 Super League 2025/2026 di Stadion H. Agus Salim, Jumat (15/5/2026). Kemenangan ini menjadi yang terbesar bagi Persebaya sepanjang musim ini. Meski meraih hasil positif, gelandang muda Toni Firmansyah menekankan pentingnya menjaga sikap rendah hati dan fokus pada peningkatan performa sebelum laga berikutnya.
Performa Luar Biasa Persebaya Surabaya
Persebaya Surabaya tampil sangat dominan dalam pertandingan melawan Semen Padang FC. Tim Green Force langsung menunjukkan agresivitas sejak menit awal hingga akhir pertandingan. Mereka berhasil mencetak tujuh gol tanpa balas di hadapan publik tuan rumah.
Tiga gol dicetak oleh Bruno Paraiba melalui hattrick, dua gol dari Francisco Rivera, serta satu gol masing-masing oleh Catur Pamungkas dan Bruno Moreira. Hasil ini menjadi kemenangan pertama Persebaya Surabaya di Padang sejak terakhir kali menang pada tahun 2015.
Penilaian Toni Firmansyah atas Kemenangan Ini
Toni Firmansyah menilai bahwa kemenangan besar ini tidak diraih secara mudah. Menurut pemain berusia 20 tahun tersebut, seluruh pemain harus bekerja keras sejak awal laga untuk menjaga intensitas permainan.
“Kami bersyukur bisa meraih kemenangan di Padang. Pertandingan sebenarnya cukup sulit, tetapi kami bekerja keras sejak menit awal dan bermain agresif hingga bisa unggul,” ujarnya dalam sesi konferensi pers.
Ia juga menyebut kekompakan tim sebagai kunci utama kemenangan. Toni menilai bahwa semua elemen tim memiliki kontribusi penting dalam menjaga performa stabil sepanjang pertandingan.
“Ini berkat kerja keras semua pemain, pelatih, dan staf. Kami tetap fokus sepanjang pertandingan dan bisa menjaga clean sheet,” jelasnya.
Kemenangan Bersejarah yang Akhiri Rekor Buruk
Kemenangan telak atas Semen Padang FC terasa sangat emosional bagi Persebaya Surabaya. Selama bertahun-tahun, Green Force selalu kesulitan mencuri kemenangan saat bermain di tanah Minang.
Sebelum laga ini, Persebaya Surabaya terakhir kali menang di Padang pada 2015. Karena itu, kemenangan dengan skor mencolok 7-0 menjadi catatan penting dalam perjalanan Green Force musim ini.
Dominasi Green Force terlihat sejak babak pertama. Kombinasi serangan cepat dan permainan agresif membuat lini belakang Semen Padang FC kesulitan mengantisipasi tekanan demi tekanan yang datang sepanjang laga.
Selain tajam di lini depan, Persebaya Surabaya juga tampil disiplin dalam bertahan. Mereka berhasil menjaga clean sheet hingga pertandingan berakhir, sesuatu yang mendapat apresiasi langsung dari Toni Firmansyah.
Meskipun Semen Padang FC sudah dipastikan terdegradasi dari Super League musim depan, Toni tetap meminta rekan-rekannya menghormati perjuangan lawan. Ia tidak ingin kemenangan besar membuat Green Force larut dalam euforia berlebihan.
Ingatan Toni Firmansyah untuk Tetap Rendah Hati
Di tengah suasana kemenangan besar, Toni Firmansyah justru memilih mengingatkan tim untuk tetap membumi. Ia menilai Persebaya Surabaya masih memiliki banyak hal yang harus diperbaiki sebelum menatap pertandingan terakhir musim ini.
Menurut Toni, kemenangan telak bukan alasan untuk cepat puas. Green Force masih harus menjaga fokus agar mampu menutup musim dengan hasil maksimal saat menghadapi Persik Kediri.
“Kami harus tetap rendah hati dan bekerja keras lagi untuk pertandingan selanjutnya, terutama saat bermain di kandang nanti melawan Persik Kediri,” ucapnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan kedewasaan Toni Firmansyah meski usianya masih muda. Ia memahami konsistensi menjadi faktor penting untuk menjaga performa Persebaya Surabaya tetap stabil di papan atas.
Toni juga secara terbuka mengungkap beberapa evaluasi yang masih harus dibenahi Green Force. Ia menyoroti kesalahan passing dan kontrol bola yang dinilai masih muncul di beberapa momen pertandingan.
“Kami masih punya beberapa catatan evaluasi, seperti salah passing dan kontrol bola. Itu yang harus kami perbaiki untuk pertandingan berikutnya,” pungkasnya.
Statistik Toni Firmansyah Bersama Persebaya Surabaya Musim Ini
Musim 2025/2026 menjadi periode penting bagi perkembangan Toni Firmansyah bersama Persebaya Surabaya. Gelandang muda asal Surabaya tersebut mulai mendapat kepercayaan besar untuk tampil reguler di lini tengah Green Force.
Sepanjang musim ini, Toni sudah mencatatkan 27 pertandingan bersama Persebaya Surabaya di Super League 2025/2026. Ia juga menyumbangkan satu assist dengan total menit bermain mencapai 1.815 menit.
Selain itu, Toni tercatat menerima sembilan kartu kuning sepanjang musim berjalan. Statistik tersebut menunjukkan perannya yang cukup aktif dalam membantu keseimbangan permainan Green Force di lini tengah.
Meski masih berusia 20 tahun, Toni mulai berkembang menjadi salah satu pemain penting dalam skuad Persebaya Surabaya. Ketekunan dan mentalitas rendah hati yang ditunjukkannya setelah kemenangan besar di Padang menjadi sinyal positif untuk masa depan Green Force.
Kemenangan 7-0 atas Semen Padang FC memang menjadi pencapaian spesial bagi Persebaya Surabaya. Namun, pesan Toni Firmansyah memperlihatkan Green Force tak ingin cepat puas dan tetap bertekad menutup musim dengan hasil terbaik.







