Persebaya Surabaya Kembali Tampil Dominan dengan Kemenangan 7-0 atas Semen Padang
Persebaya Surabaya berhasil mencatatkan kemenangan besar dalam pertandingan lanjutan Super League 2025/2026. Dalam laga yang berlangsung di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Jumat (15/5/2026), tim asuhan Bernardo Tavares menghancurkan Semen Padang dengan skor telak 7-0. Kemenangan ini tidak hanya memperbaiki posisi Persebaya di klasemen sementara, tetapi juga menunjukkan kekuatan dan efektivitas lini serang mereka.
Awal Pertandingan yang Membawa Persebaya Berada Di Atas Angin
Sejak awal pertandingan, Persebaya Surabaya tampil sangat agresif dengan intensitas tinggi. Mereka langsung menguasai jalannya pertandingan dan membuat Semen Padang kesulitan untuk keluar dari tekanan. Pemain-pemain Persebaya terlihat lebih siap secara fisik maupun strategis, sehingga memberikan tekanan berkelanjutan kepada lawan.
Perubahan Strategis Memunculkan Performa Terbaik
Setelah turun minum, pelatih Bernardo Tavares melakukan beberapa perubahan strategis. Salah satunya adalah memasukkan Koko Ari menggantikan Riyan Ardiansyah untuk meningkatkan agresivitas serangan dari sisi sayap. Perubahan tersebut segera membuahkan hasil pada menit ke-50 melalui gol Bruno Moreira.
Gol ini dimulai dari umpan terobosan Francisco Rivera dari tengah lapangan. Bruno Moreira kemudian menggiring bola masuk kotak penalti dan sukses melewati kiper Achmad Iqbal sebelum mencetak gol ketiga Persebaya. Skor 3-0 membuat Semen Padang semakin kewalahan dan kehilangan kepercayaan diri.
Kartu Merah Mengubah Keseimbangan Pertandingan
Pada menit ke-60, Semen Padang menerima pukulan berikutnya setelah Ade Kristiano menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran terhadap Bruno Moreira. Dengan jumlah pemain yang berkurang menjadi 10 orang, pertahanan tuan rumah semakin rapuh dan tidak mampu menghadapi tekanan bertubi-tubi dari Persebaya.
Empat menit berselang, Mihailo Perovic mencetak gol keempat Persebaya setelah memanfaatkan umpan matang Jefferson Silva. Gol ini memperkuat dominasi Green Force dan membuat Semen Padang semakin tertinggal.
Bruno Paraiba Menjadi Mesin Gol
Setelah unggul empat gol, Bernardo Tavares memasukkan Bruno Paraiba menggantikan Mihailo Perovic. Keputusan ini langsung membuahkan hasil pada menit ke-66 ketika Persebaya mendapat hadiah penalti setelah Bruno Moreira dijatuhkan di dalam kotak terlarang. Bruno Paraiba sukses menjalankan tugas sebagai algojo dan membawa skor menjadi 5-0.
Bruno Paraiba kembali mencetak gol pada menit ke-74 setelah memanfaatkan umpan silang Jefferson Silva. Dengan gol ini, Persebaya Surabaya unggul 6-0 dan semakin percaya diri dalam menguasai jalannya pertandingan.
Hattrick Bruno Paraiba Menutup Pesta Gol
Puncak dari kemenangan telak Persebaya Surabaya terjadi pada masa injury time menit 90+3. Bruno Paraiba mencetak hattrick lewat sundulan tajam setelah menerima umpan silang Milos Raickovic tanpa kawalan berarti di depan gawang. Gol ini memastikan kemenangan 7-0 untuk Persebaya Surabaya.
Performa Tim dan Peluang Finis di Papan Atas
Kemenangan ini menjadi kemenangan terbesar Persebaya Surabaya musim ini dan menunjukkan efektivitas lini serang mereka. Tambahan tiga poin membuat Persebaya Surabaya kini memiliki 55 poin dari 33 pertandingan. Mereka berhasil menyalip Dewa United FC dan naik ke posisi empat klasemen sementara Super League 2025/2026.
Persib Bandung dan Borneo Samarinda masih memimpin klasemen dengan masing-masing 75 poin. Persija Jakarta berada di posisi ketiga dengan 65 poin, sedangkan Persebaya Surabaya mulai mendekat dengan performa impresif dalam beberapa laga terakhir.
Kesiapan Tim di Fase Akhir Musim
Dengan satu pertandingan tersisa, peluang Persebaya Surabaya untuk mengunci posisi empat besar semakin terbuka lebar. Jika konsistensi ini terjaga, Green Force bisa menjadi salah satu tim paling berbahaya menjelang penutupan Super League 2025/2026.







