Puasa Tarwiyah dan Arafah di Bulan Dzulhijjah: Niat, Jadwal, dan Keutamaannya
Bulan Dzulhijjah adalah salah satu bulan yang penuh makna bagi umat Muslim. Di dalamnya terdapat beberapa hari yang disunnahkan untuk berpuasa, termasuk puasa Tarwiyah dan Arafah. Berikut penjelasan lengkap mengenai niat, jadwal, serta keutamaan puasa tersebut.
Keutamaan Puasa di 10 Hari Pertama Dzulhijjah
Dalam tradisi Islam, 10 hari pertama bulan Dzulhijjah dianjurkan untuk berpuasa. Dalil tentang keutamaan ini berasal dari hadis yang diriwayatkan oleh Hunaidah bin Khalid, dari istrinya, beberapa istri Nabi Muhammad SAW. Dalam hadis tersebut disebutkan bahwa Rasulullah biasa berpuasa pada sembilan hari awal Dzulhijjah, hari ‘Asyura (10 Muharram), dan tiga hari setiap bulannya, yaitu awal bulan di hari Senin dan Kamis.
Salah satu sahabat yang mempraktikkan puasa selama sembilan hari awal Dzulhijjah adalah Ibnu ‘Umar. Ulama seperti Al-Hasan Al-Bashri, Ibnu Sirin, dan Qatadah juga menyebutkan keutamaan berpuasa pada hari-hari tersebut. Pendapat ini menjadi mayoritas ulama dalam masalah ini.
Puasa Tarwiyah dan Arafah
Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah, atau sehari sebelum puasa Arafah. Sementara itu, puasa Arafah dilakukan pada tanggal 9 Dzulhijjah, yaitu sehari sebelum Idul Adha. Kedua puasa ini memiliki keutamaan besar dalam agama Islam.
Menurut Buku Amalan Awal Dzulhijjah hingga Hari Tasyrik yang ditulis oleh Muhammad Abduh Tuasikal, puasa Dzulhijjah dapat dilakukan dari tanggal 1 sampai 9 Dzulhijjah. Lebih utama lagi jika dilakukan pada hari Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah).
Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026
Jika merujuk pada perkiraan kalender Hijriah 1447 H, maka:
- Puasa Tarwiyah akan jatuh pada tanggal 8 Dzulhijjah 1447 H, yaitu Senin, 25 Mei 2026
- Puasa Arafah akan jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah 1447 H, yaitu Selasa, 26 Mei 2026
- Hari Raya Idul Adha akan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026
Menggabungkan Niat Puasa Tarwiyah dengan Puasa Sunnah Lainnya
Dalam Islam, menggabungkan niat beberapa ibadah sunnah pada waktu yang sama diperbolehkan, termasuk puasa Tarwiyah dengan puasa sunnah lainnya. Sebagian ulama menjelaskan bahwa seseorang boleh menggabungkan niat puasa Tarwiyah dengan puasa Senin-Kamis atau puasa ayyamul bidh apabila waktunya bertepatan.
Menurut para ulama, puasa sunnah diperbolehkan digabung selama niatnya jelas dan sesuai dengan tata cara syariatnya. Mazhab Syafi’i dan Hanafi menyatakan bahwa hukum menggabungkan puasa sunnah dalam satu ibadah diperbolehkan, asalkan tidak bertentangan dengan syariat.
Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah
Puasa di 10 hari pertama Dzulhijjah memiliki keutamaan besar dalam Islam. Puasa Arafah, khususnya bagi yang tidak sedang berhaji, memiliki keutamaan dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Sementara itu, puasa Tarwiyah menjadi bagian dari rangkaian ibadah sunnah yang dianjurkan sebelum Hari Arafah dan Idul Adha.
Dalam tradisi ibadah haji, hari Tarwiyah merupakan momen persiapan para jemaah sebelum melaksanakan wukuf di Padang Arafah. Orang yang berpuasa pada hari Tarwiyah akan memperoleh pahala seperti kesabaran Nabi Ayub AS.
Bacaan Niat Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah
Berikut bacaan niat puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah:
Niat Puasa Dzulhijjah:
Nawaitu shouma syahri dzil hijjah sunnatan lillahi ta’ala
Artinya: “Saya niat puasa bulan Zulhijjah, Sunah karena Allah ta’ala.”Niat Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah):
Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala
Artinya: “Saya niat puasa sunah Tarwiyah karena Allah Ta’ala.”Niat Puasa Arafah (9 Dzulhijjah):
Nawaitu shouma arafata sunnatan lillahi ta’ala
Artinya: “Saya niat puasa Arafah, Sunah karena Allah ta’ala.”
Jadwal Puasa Dzulhijjah 2026/1447 H
Berdasarkan kalender Hijriah 1447 H, berikut tanggal-tanggal yang dianjurkan untuk melaksanakan puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah 2026:
- Senin, 18 Mei 2026 (Puasa Dzulhijjah hari ke-1)
- Selasa, 19 Mei 2026 (Puasa Dzulhijjah hari ke-2)
- Rabu, 20 Mei 2026 (Puasa Dzulhijjah hari ke-3)
- Kamis, 21 Mei 2026 (Puasa Dzulhijjah hari ke-4)
- Jumat, 22 Mei 2026 (Puasa Dzulhijjah hari ke-5)
- Sabtu, 23 Mei 2026 (Puasa Dzulhijjah hari ke-6)
- Minggu, 24 Mei 2026 (Puasa Dzulhijjah hari ke-7)
- Senin, 25 Mei 2026 (Puasa Tarwiyah hari ke-8)
- Selasa, 26 Mei 2026 (Puasa Arafah hari ke-9)
- Rabu, 27 Mei 2026 (10 Dzulhijjah 1447 H, diharamkan puasa di saat Idul Adha 2026)




