Film-Film Nyaman yang Bisa Dinikmati Saat Rileks
Criterion Collection dikenal sebagai perpustakaan film yang menyajikan karya-karya arthouse dengan kualitas tinggi. Meskipun genre yang dominan sering kali berkaitan dengan neorealisme, avant-garde, dan noir, ternyata Criterion juga memiliki koleksi film yang cocok untuk dinikmati sebagai hiburan santai. Film-film ini bisa menjadi pilihan ideal ketika seseorang ingin melepas penat atau mencari pengalaman menonton yang tidak terlalu berat.
Berikut adalah beberapa rekomendasi film nyaman dari koleksi Criterion:
1. Dogfight (1991)
Film romcom remaja ini menceritakan tentang Eddie, seorang tentara muda yang mendapatkan cuti 24 jam dan memutuskan untuk menghabiskannya bersama Rose, seorang perempuan lokal. Awalnya, Eddie hanya memanfaatkan Rose untuk taruhan dengan teman-temannya. Namun, setelah kejadian tersebut diketahui oleh Rose, Eddie meminta kesempatan untuk berkencan secara sungguhan. Koneksi antara keduanya pun terbentuk. Jika kamu suka film seperti Before Sunrise, maka Dogfight layak kamu tonton.
Genre: Romcom, Coming of Age
Pemain: Lili Taylor, River Phoenix
Sutradara: Nancy Savoca
2. Taste of Cherry (1997)

Film ini mungkin tidak sepenuhnya bisa dianggap sebagai comfort film, tetapi akhirnya memberikan sensasi melegakan. Ceritanya mengikuti seorang pria paruh baya yang melakukan perjalanan keliling kota Teheran untuk meminta bantuan dari orang-orang yang ia ajak naik mobilnya. Ia ingin mereka membantu dirinya dalam sebuah permintaan yang cukup aneh. Namun, permintaannya selalu ditolak sampai akhirnya ada satu orang yang bersedia mengamini permintaannya, membuat si tokoh ragu akan niatnya.
Genre: Drama, Road Trip
Pemain: Homayoun Ershadi, Abdolrahman Bagheri
Sutradara: Abbas Kiarostami
3. My Dinner with Andre (1981)

Film ini menghadirkan dialog yang seru antara dua sahabat lama, Andre dan Wallace, yang bertemu setelah lama tidak berjumpa. Mereka berdiskusi tentang pengalaman hidup masing-masing, termasuk penyesalan dan kritik terhadap satu sama lain. Sederhana namun penuh makna, film ini cocok ditonton sebelum tidur.
Genre: Drama, Komedi
Pemain: André Gregory, Wallace Shawn
Sutradara: Louis Malle
4. Local Hero (1983)

Film ini mengisahkan Mac, seorang karyawan perusahaan minyak Texas yang ditugaskan untuk survei di sebuah desa di Skotlandia. Tujuannya adalah memperoleh izin warga untuk menjual lahan mereka. Namun, prosesnya tidak mudah karena Mac harus mengenal dan mendapatkan kepercayaan penduduk desa. Film ini kocak dan penuh kritik terhadap kapitalisme serta kebijakan neoliberal.
Genre: Satir, Realisme
Pemain: Peter Riegert, Denis Lawson
Sutradara: Bill Forsyth
5. Old Joy (2006)

Film ini menceritakan perjalanan darat dua teman lama, Mark dan Kurt. Dulu, mereka sering melakukan perjalanan seperti ini bersama, tetapi sekarang Mark sudah menikah dan mulai menjauh. Ketika Kurt mengajaknya kembali, Mark merasa tidak cocok lagi. Namun, ia menerima ajakan tersebut, yang bisa jadi merupakan bentuk perpisahan atau rasa tak enak untuk menolak.
Genre: Drama, Road Trip
Pemain: Daniel London, Will Oldham
Sutradara: Kelly Reichardt
6. I Married A Witch (1942)

Jennifer, seorang keturunan penyihir, terbebas dari kutukan setelah insiden ganjil. Ia dan ayahnya hidup di era modern dan berniat membalas dendam kepada keturunan pemburu penyihir. Saat sedang meramu ramuan, Jennifer justru jatuh cinta pada pria yang seharusnya jadi musuhnya.
Genre: Romcom
Pemain: Veronica Lake, Fredric March
Sutradara: René Clair
7. Good Morning (1959)

Film ini berlatar Jepang setelah Perang Dunia II, saat televisi mulai masuk ke dalam kehidupan masyarakat. Anak-anak sering menumpang ke rumah tetangga untuk menonton TV, tetapi gosip jahat membuat ibu-ibu melarang mereka. Di sisi lain, para ayah enggan membeli TV karena alasan finansial dan khawatir budaya Jepang akan hilang.
Genre: Drama, Keluarga
Pemain: Masahiko Shimazu, Koji Shidara
Sutradara: Yasujiro Ozu
Ternyata, banyak film berkualitas yang ceritanya ringan dan mudah dipahami. Tidak semua film harus eksperimental atau avant-garde untuk bisa dinikmati sebagai hiburan murni. Pilihlah film yang sesuai dengan suasana hati dan kebutuhanmu.







